Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap
Bab 102


__ADS_3

Aagghhh....


Aldi mengerang melepaskan bibit kecebong di dalam sana, setelah itu dia jatuh terkulai di atas tubuh sang istri dengan nafas memburu.


"Terimakasih sayang" ucap Aldi, sehabis mengarungi surga dunia itu.


"Hm... Iya, tapi abang minggir, berat tau" ucap sang istri mengoceh.


Aldi terkekeh dan turun dari tubuh sang istri dan mengambil selimut untuk menutupi tubuh mereka.


"Ternyata gini rasanya ya dek" tanya Aldi.


"Gini gimana?" tanya Aisyah.


"Bikin nagih, pengen lagi dan lagi" kekeh Aldi.


Aisyah melotot tak percaya dengan ucapan sang suami.


Puk....


Satu pukulan mendarat sempurna di dada bidang Aldi itu.


"Itu abang, Ais mah ngak sakit" cemberut sang istri.


Aldi terkekeh, dan menarik sang istri ke dalam pelukannya.


"Itu karena adek baru pertama kali, nanti klau sudah sering pasti minta duluan" goda Aldi.


"Ncek... ngeselin" cemberut Aisyah.


Aldi terkekeh mendengar ocehan sang istri.


Aldi mengelus rambut lembab sang istri.


"Eehhh... kok malah tidur sih?!" kekeh Aldi.


Cup....


Satu kecupan mendarat di dari sang istri.


"Tidur lah sayang..." ucap Aldi dan dia ikut tidur memeluk sang istri.

__ADS_1


"Abang...." panggil Aisyah saat Aldi lagi melanglang buana dalam mimpi.


"Bang...." dia menggoyang goyang bahu Aldi.


"Hm...." jawab Aldi masih dengan mata tertutup.


"Abang ih..." kesal Aisyah.


"Hee.... apa sayang ucap Aldi kaget, saat istri cantiknya itu mencubit gemes pipi Aldi.


"Kenapa sayang... mau apa?" tanya Aldi serak.


"Mau ke kamar mandi, mau pipis, mau jalan takut... perih" oceh sang istri.


Aldi terkekeh dan lansung duduk.


"Mau di gendong?" tanya Aldi.


"Hm..." angguk Aisyah.


Aldi menyingkap selimut, menampakan tubuh toples mereka. Ada rasa ingin menggauli sang istri lagi, tapi Aldi masih waras, istri cantiknya itu masih ke sakitan, jadi lah Aldi menahan ke inginannya.


Aldi menggendong tubuh toples itu ke kamar mandi dan mendudukannya di closed.


"Sudah sayang?" tanya Aldi.


"Sudah"


"Lansung mandi ya?" ucap Aldi dan di anggukin oleh Aisyah.


Aldi lansung menganggakat tubuh Aisyah ke dalam bathtup.


"Berendam di sini ya....biar ilang sakitnya?!" ucap Aldi lembut.


Di anggukin oleh sang istri. Dan Aldi sendiri memilih mandi di bawah sower.


Dia keluar lebih dulu, dan merapikan tempat tidur yang sudah seperti di hantam ****** beliung itu.


Dia tersenyum melihat darah yang sudah kering di sepray itu, senyum bangganya tak lepas dari wajahnya.


Aldi lansung membuka sepray itu dan mengganti dengan yang baru.

__ADS_1


Ceklek....


Aisyah keluar dari dalam kamar mandi dengan jubah mandi dan rambut yang di gulung ke atas dengan jalan yang agak mengangkang.


Aldi tersenyum melihatnya.


"Sini sayang... baju adek sudah abang siapkan" ucap Aldi.


Aisyah lansung berjalan ke arah sang suami.


"Mana bang?" tanya Aisyah.


Aldi memberikan pakaian ke tangan sang istri.


"Adek mau makan di sini apa di luar?"


"Pengen di luar sih..." ucap Aira.


"Ya sudah... pake celana panjang ya!?"


dan di anggukin oleh Aisyah.


Cup...


"Wangi banget sih istri abang ini..." puji Aldi.


"Iya dong... kan habis mandi" sahut Aisyah sambil mengeringkan rambutnya di meja rias.


Aldi berjalan dan mendekat.


"Sini abang keringkan sayang" ucap Aldi.


Aisyah lansung menyerahkan handuknya sama Aldi.


Saat melihat ke lehernya Aisyah lansung melotot ada dua tanda cinta di buat sang suami di sana, biasanya Aldi memang suka membuat karya, tapi di tempat tertutup, namun kali ini dia buat di tempat terbuka bukan hanya satu tapi dua.


"Abang... kok bikinnya si sini sih...?" tanya Aisyah.


"Biar orang tau sayang... klau gadis cantik nan manis ini sudah ada yang punya, biar cowok cowok gatel di luar sana tidak lirik lirik istri abang lagi" dengus Aldi kesal mengingat banyak mata lelaki mata keranjang mempelototi istri cantiknya itu.


Aisyah hanya terkekeh dengan ke posesifan sang suami, apa dia ngak sadar, bukan Aisyah saja yang jadi pusat perhatian, suaminya itu juga ngak kalah di pelototi oleh ciwi ciwi yang pengen di garuk, membuat Aisyah ingin menyembunyikan sang suami di planet mark aja sekalian.

__ADS_1


Beraambung....


__ADS_2