
Setelah beberapa bulan berlalu, hari ini adalah hari Grand Opening Cafe Aisyah, yang di beri nama A&A kepanjangan nama Aisyah dan Aldi.
Cafe ini di kelolah oleh Aldi dan Aisyah dan di bantu oleh Pak Bayu dan Ines.
Cafe yang baru buka ini banyak di kunjungi oleh para pelanggan, mereka membuat spot spot unik untuk berfoto dan mengusung konsep alam bebas, dan mempunyai banyak menu, mulai menu lokal sampai international,
dan tak lupa dengan harga ramah kantong.
Semua keluarga besar Aisyah datang termasuk Pak Diman dan Bu Sri.
Teman teman Aisyah dan Aldi pun datang, mereka sudah tau tentang pernikahan Aldi
dan Aisyah.
Saking banyaknya pengunjung berhubung shef nya baru dua orang dan enam Orang pelayan membuat mereka keteteran dan akhirnya Aldi, Aisyah dan teman temannya ikut membantu.
Hingga sampai sore hari cafe itu tak sepi pengunjung.
Dengan menu makanan yang enak di lidah, dan mempunyai konsep yang menarik, harga yang terjangkau, membuat pengunjung tak pernah habis.
Setelah Aldi mendapat laporan dari bagian stok barang, ternyata banyak barang yang habis.
Ini di luar perkiraan mereka, mereka sudah buat stok untuk tiga hari kedepan, ternyata di luar dugaan, sehari persedian mereka sudah menipis, Aldi yang masih awam sampai panik dan untung ada Pak Bayu, Pak Farhan dan Pak Diman yang masih mengawasi di sana.
"Kenapa tuh anak?mukanya kusut banget!cafe rame bukannya bahagia malah kusut?!" oceh pak Diman.
__ADS_1
Aldi yang melihat orang tuanya masih di sana, langsung buru buru nyamperin mereka.
"Kenapa kamu Di?, cafe rame malah muka kusut!" pak Diman.
"Pak, stok barangnya habis, buat besok aja kurang, padahal sudah di stok buat tiga hari?!" keluh Aldi frustasi.
"Haaaa....! Seriuss...!!" serempak tiga pria yang tidak muda lagi itu berteriak.
"Aduh... Ngak suruh paduan suara, tapi cariin solusi!" sungut Aldi frustasi.
Pak Bayu, terkekeh melihat muka Aldi.
"Apa aja yang kurang sini catatannya? nanti paman minta tolong orang mengatarnya kesini, kamu ngak usah panik, besok pagi di pastikan bahan bahan yang kosong sudah ada?!" ucap Pak Bayu menenangkan Aldi.
"Huff... Syukurlah" ucap Aldi mengelus dada.
Akhirnya mereka sampai di rumah.
"Huuuuffff.... Capeknya!" keluh Aisyah,
dia langsung merebahkan badannya di sofa ruang tamu.
Aldi terkekeh melihat istri cantiknya itum
"Mandi dulu sayang!?, abis itu baru istirahat! udah bau acem ini?!" kata Aldi mengendusi sang istri.
__ADS_1
"Ntar lagi bang, capek!" rengek Aisyah matanya masih tertutup.
"Ngak ada nanti nanti, masa calon Bu Dokter jorok?!" ucap Aldi sambil menggendong sang istri, langsung di bawa kekamar mandi.
Aldi langsung memandikan sang istri, dengan telaten tentu dengan pijitan plus plusnya.
Selesai memandikan Aisyah, dia juga langsung mandi.
Saat Aldi keluar kamar mandi, Aldi di kagetkan dengan sang istri cantiknya itu sudah tertidur masih memakai handuk.
"Ya ampun capek banget kamu sayang?
sampai sampai pake baju aja ngak bisa!"
kekeh Aldi.
Dengan telaten Aldi memakaikan pakaian sang istri dan memindahkannya ke posisi yang nyaman.
Aldi keluar kamar untuk memeriksa pagar. jendela dan pintu di juga sungguh sangat lelah.
Tak bisa di pungkiri melihat pengunjung yang membludak itu, membuat badan mereka kelelahan.
Aldi berjalan ke dapur, mengisi teko air minum, untuk di bawa kekamar, dia tau di saat tengah malam sang istri selalu mencari minum.
Karena badannya sudah sangat lelah, malas mondar mandir lagi nanti, lebih baik menyediakannya di nakas.
__ADS_1
Aldi naik ke kasur dan menarik sang istri kedalam pelukannya tak lama Aldi menyusul sang istri ke alam mimpi.
Bersambung....