
Hari ini Aisyah mulai masuk kuliah dia berangkat bersama suami gantengnya.
Banyak mahasiswa dan mahasiswi menatap ke arah mereka.
"Buset... si Aldi bareng siapa tuh... kok bisa senyum kek gitu, biasanya juga mahal bahkan ngak mau tersenyum sama cewek lah ini apa bibirnya lentur amat kasih senyum"
"Hooh muka dinginnya tiba tiba menghangat saat melihat cewek cantik yang di sampingnya"
"Ceweknya cantik banget lagi"
Masahasiswa lansung bergosip ria melihat Aldi yang biasanya berwajah datar kini wajah hangat.
"Wiidiiihhh.... bu boss mulai masuk kuliah ya, semangat bu boss" kekeh Aris.
Ya mereka sengaja menunggu Aldi dan Aisyah di lapangan sana, yang banyak di tempati oleh mahasiswa baru.
"Ncek... jangan ngomong bas bis bos di sini kak" kesal Aisyah, karena banyak anak anak yang berada di dekat mereka.
Sementara itu mahasiswi lama sibuk memperhatikan Aldi, karena wajah Aldi hari ini menghangat tidak seperti biasanya. membuat mereka terpesona, namun tidak lama wajah mereka berubah murung karena dengan sengaja Aldi mencium pipi mahasiswi baru itu dan mengelus mesra rambut Aisyah.
"Waduhhh... Aldi bisa romantis rupanya, gue pikir si kulkas itu ngak bisa romantis gitu"
"Bucin parah ternyata Aldi"
Elena yang mendengar semua itu mengepalkan tangannya, dia yang menyukai Aldi namun tidak pernah di anggap sama Aldi.
"Sial apa anak baru itu perempuan yang jadi pelayan di cafe itu?" gumam elena.
__ADS_1
"Aku kesana dulu ya bang" ucap Aisyah mendengar panggilan dari pengeras suara.
"Iya sayang... semangat!" Aldi memberi semangat kepada Aisyah dan kecupan sayang di pipi Aisyah.
"Parah loe Di... selalu aja seperti ini" kekeh Doni yang akan lupa diri klau berhadapan dengan sang istri.
Setelah ke pergian istrinya wajah Aldi kembali berubah datar.
"Astaga... kenapa wajah loe berubah datar lagi" omel Aris, dia kira setelah Aisyah masuk kampus ini, Aldi akan berubah hangat seperti bersama Aisyah ternyata tidak.
Aldi hanya acuh dan tidak perduli dengan ocehan sahabatnya itu.
Aldi menatap sang istri dari jauh, yang sudah mulai masuk barisan perempuan.
"Yuk... kekelas, takut dosen masuk!" ajak Andra.
"Di... yang sama loe tadi siapa?" tanya teman satu kelasnya, melihat Aldi bersama perempuan tadi dengan wajah hangatnya.
"Istri gue..." jawab Aldi acuh.
"Haahhh.... serius, cewek ada di story loe itu dia, ternyata lebih cantik aslinya, imut imut pen di cubit" kekeh temanya, dia tidak sadar singa lansung nunjukkan taringnya siap menerkam lawan.
"Apa loe bilang!!" pelotot Aldi emosi.
"Eheheheh... canda Di... baperan amat sih..." kekeh teman Aldi dan kabur dari tempat Aldi berdiri.
Aris, Doni dan Andra terkekeh melihat kemaran Aldi, mereka tau banget betapa posesifnya Aldi menyangkut Aisyah.
__ADS_1
"Ncek... mengesalkan" gerutu Aldi menghempaskan bokongnya di bangku.
"Udah sih... dia cuma bercanda" Doni menenang kan Aldi.
"Seandainya bini loe yang di hayalin orang, loe bisa santai!" ketus Aldi.
"Ya jangan lah... enak aja!" ketus Doni.
"Nah... baru juga segitu loe sudah ngamuk, gimana gue yang sudah nyata" kesal Aldi
Glek....
Doni langsung kicep mendengar omelan Aldi.
Andra dan Aris hanya terkekeh melihat dua sahabatnya itu.
"Jadi kangen kan gue sama bini gue" keluh Aldi dan lansung membuka hpnya dan mengelus foto Aisyah yang di jadikan walpaper.
"Anjrit ini orang ya...!' kesal Doni dan menendang kursi yang di duduki oleh Aldi, namun sang empunya masa bodo karena asik memandangi foto istri cantiknya.
Aris dan Andra terpingkal melihat ke sialan Doni, yang selalu apes klau bersama Aldi.
Bersambung....
Haii... jangan lupa like komen dan vote ya..
"Terimakasih..."
__ADS_1