Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap
Bab 132


__ADS_3

"Kalian dari mana selama dua?" omel Angga melihat Citra dan Bian masuk ke rumah.


"Nginap, kami sudah Izin sama Ibu, emang kenapa?" tanya Citra heran dengan kelakuan abangnya itu, yang tumben tumbenan menanyakan urusan mereka, selama ini Angga tidak perduli dengan apa yang mereka lakukan, kenapa sekarang tiba tiba sok perhatian.


"Kenapa harus nginap nginap, nginap di rumah siapa kalian?" Angga yang belum puas dengan jawaban adik adiknya.


"Nginap di rumah Aisyah" acuh Bian


"Aisyah siapa, pacar kamu?" selidik Angga menyipitkan mata.


"Enak aja pacar aku, Aisyah istri Aldi" cuek Bian sambil menjatuhkan bokongnya di sofa ruang tamu itu.


"A-paa...! ngapain kalian nginap di rumah anak sampah itu!!" marah Angga yang tidak terima. ke dua adiknya kembali berhubungan dengan Aldi.

__ADS_1


"Ya, suka suka kami lah.. kami mau nginap di rumah siapa, apa urusannya sama abang, klau Aldi anak sampah, bearti abang juga anak sampah, abang lupa klau kita di lahirkan dari wanita yang sama, rahim yang sama!" kesal Bian, walaupun dulu dia juga membenci adiknya, sekarang dia sudah sadar dan sudah minta maaf sama Aldi.


"Heeiii...!!! gara gara anak sialan itu, gue masuk penjara, dan akhirnya duit gue habis, ngak bisa beli mobil, gue di jauhin sama teman tenam gue, dan gue juga di putusin sama pacar gue, itu semua gara gara anak pembawa sial itu, belum lagi kamaren mobil gue juga rusak gara gara dia!!" amuk Angga tidak terima.


"Loe masuk penjara gara gara diri loe sendiri bang, bukan karena Aldi, lagian loe nabrak anak orang ya wajarlah loe ganti rugi, dan mobil loe ringsek itu loe yang bawa sendiri, kenapa nyalahin Aldi, loe salah sendiri, malah nyalahin orang lain!" Bian ikut tersulut emosi.


"Gue ngak peduli, sampah itu yang salah, gue ngak mau tau, gue bakal bikin perhitungan sama dia, enak saja enak enak, sedang kan gue susah gara gara dia!" Angga masih tidak terima.


"Loe itu sebenarnya kenapa sih bang, hati loe sebenarnya terbuat dari apa?, kenapa loe selalu jahatin Aldi, dari dulu kita ini loe hasut buat benci sama Aldi, loe ini kenapa bang kenapa...!!" teriak Bian tidak kalah kerasnya.


Duar....


Sakit hati Citra mendengar ungkapan hati Angga namun tidak bagi Bian, dia hanya tersenyum sinis melihat Angga.

__ADS_1


"Kenapa loe takut ke hadiran kami di sini, takut kehilangan kasih sayang Ibu dan Ayah, karena loe takut kasih sayang ibu jatuh ke Aldi karena Aldi anak bontok iya kan, di tambah Aldi lebih tampan dari loe, lebih cerdas dari loe, dan satu lagi, loe takut rahasia loe di bongkar sama Aldi, baik klau gitu gue yang bongkar rahasia loe" tantang Bian.


"Ra-rahasia apa? gu-ue ngak punya rahasia" gagap Angga mendengar ucapan Bian.


Citra terlonjak kaget, klau Angga mempunyai rahasia, namun dia tidak tau, rahasia apa itu, Bian pun mengetahui rahasia Angga" membuat Citra ikut penasaran.


"Dek..., rahasia apa yang di sembunyikan sama abang, kasih tau kakak, kakak juga ingin tau!?" Citra menggoyang tangan Bian dengan halus.


"Gue ngak punya rahasi, ngak usah sok sok pengen tau rasasia gue" kesal Angga mendengar Citra ingin mengetahui rahasia dia.


"Loe yakin ngak punya rahasia...?" sinis Bian melihat Angga mulai memucat.


Bian menatap Angga dengan sinis, "awas sampai loe masih ganggu Aldi, gue akan bongkar semua rahasia loe!" Bian menatap Angga dengan tatapan membunuh membuat nyali Angga menciut, selama ini Bian terkenal anak yang santai dan kalem, namun kali ini dia memperlihatkan taringnya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2