Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap
bab 45


__ADS_3

Dan di sini lah sekarang orang tua kandung Aldi berada di kamar rawat Aisyah.


Dia datang meminta maaf atas kesalahan Angga dan juga meminta agar kasus ini di selesaikan secara kekeluargaan, tanpa melibatkan pihak berwajib.


Dan di anggukin oleh Pak Bayu dan keluarga penuh arti, tentu saja orang tua Aldi tak tau apa yang mereka pikirkan.


Justru orang tua Aldi senang karena pihak keluarga Aisyah mau di ajak bicara secara kekeluargaan.


"Begini Bapak dan Ibu, karena anak anda telah melakukan kesalahan yang sangat fatal, kepada ponakan saya, jadi saya ingin anak anda bertanggung jawab atas kesalahannya,


jadi gimana Pak, Bu? tanya Pak Bayu, yang di saksikan oleh Pak Diman, Bima, dan Pak Farhan suami Bi Wati dan di sana juga ada Aldi, bahkan orang tuanya enggan melihat Aldi di sana.

__ADS_1


Aldi yang sudah terbiasa di perlakukan seperti itu, baginya pun tak masalah, bahkan merasa bodo amat, bukan karena ingin menjadi anak durhaka dan juga sudah mempunyai orang tua angkat bukan, bukan karena itu, kerena ucapan mereka saat mengusir Aldi dan perlakuan mereka selama ini lah, yang membuat Aldi mati rasa sama keluarganya.


"Jadi apa yang harus kami lakukan agar masalah ini cepat selesai dan juga anak kami cepat keluar dari kantor polisi?" tanya orang tua Aldi.


"Begini" jawab Pak Bayu, "berhubung anak Bapak, telah membuat ponakan saya cidera, dan tak bisa melakukan apapun sendiri, dan harus butuh bantuan orang lain, jadi saya mau anak Bapak menikahi keponakan saya sekarang juga!" dan di anggukin oleh orang yang ada di sana, Aldi hanya diam tanpa bicara sedikitpun.


"Aa-apaaa....!!! serentak suara orang tua Aldi menjawab frustasi, "bagai mana mungkin anak saya menikahi keponakan anda Pak?anak saya dan ponakan anda ini jauh beda, dari segi manapun!" yang tak terima anaknya di nikahi Aisyah merasa Aisyah adalah beban bagi mereka dan akan menyusahkan mereka saja


"Dan anak saya itu, orang yang berkelas dan berpendidikan tinggi, bekerja di perusahaan ternama, mana mungkin anak saya harus menikahi bocah bau kencur ini! yang tak selevel dengan anak saya!" hina Bapak Aldi.


Pak Bayu tersenyum miring kepada orang yang berada di depannya itu, tangan Aldi sudah terkepal kuat menahan marah, kesel malu dengan Bapaknya itu.

__ADS_1


"Begini Pak, saya juga tidak mau anak bapak yang ada di kantor polisi itu yang akan menikah dengan keponakan saya ini, anak bapak tidak sebanding dengan ponakan saya, dia terlalu tua, dan tidak ada apa apanya dengan ponakan cantik saya ini" jawab Pak Bayu pongah.


"Trus bapak maunya siapa yang akan menikah dengan dia" tunjuk Bapak Aldi kepada Aisyah.


"Apa anak saya Bian. Itu juga tidak bisa pak! dia sedang kuliah dan juga belum ada penghasilan, untuk membiayai hidup orang lain, dia saja masih minta uang kepada saya!apa lagi menghidupi seorang istri, lagian saya tidak mau menanggung biaya hidup dia!!" sarkas Bapak Aldi.


Tangan Bima benar benar sudah terkepal kuat ingin membogem mulut orang tua itu,


kalau saja tidak di tahan oleh Pak Diman, Pak Farhan, mukanya sudah merah bak kepiting rebus sampai ke telinga, gerahamnya sudah menggelutuk menahan emosi nafas sudah turun naik.


Pak Bayu sudah tak ingin berlama lama lagi bicara dengan orang sombong di depannya itu, dari pada mereka hilang kendali ingin membogem mentah dia saat ini juga, langsung angkat bicara.

__ADS_1


"Saya tidak menginginkan kedua anak anda itu menjadi suami keponakan saya, tapi saya ingin dia" tunjuk Pak Bayu kepada Aldi bagai mana?" ucap Pak Bayu melirik Orang sombong di depannya itu.


Bersambung...


__ADS_2