
"Kalian kenapa? lihat hantu?" tanya Aldi tiba tiba sudah ada di dekat mereka.
"Ncek...!!" decak lidah Andra yang melihat Aldi males.
"Keren loe bro! bawa mobil mahal, baru beli ya?" tanya Doni.
"Ohh....!! Bukan itu punya Paman Asyah, tadi di pinjamin soalnya tadi gue nganter Aisyah, ngak mungkin gue bawa Aisyah pake motor!" jawab Aldi, emang benar dia nganter Aisyah sekolah.
Temannya menganggukan kepala, memang mereka tau, klau Aldi di minta bertanggung jawab sama Paman Aisyah itu, tapi mereka ngak tau tanggung jawab seperti apa, dalam fikiran mereka, hanya tanggung jawab anter jemput Aisyah sekolah ngak tau aja mereka, tanggung jawab Aldi adalah menikah dengan Aisyahm
Mereka beriringan masuk kedalam kelas, banyak orang orang yang melihat mereka penuh puja, tapi Aldi tetaplah Aldi, dengan sifat dinginnya, apa lagi sekarang dia sudah punya pujaan hati, yang sangat cantik luar biasa, mana lah mau dia sama cewek cewek yang cantik dengan dempulan itu.
"Haiii.... Di, baru datang ya?" tegur Elena.
Aldi hanya mengangguk tanpa niat untuk menjawab, dia orang yang tidak suka berbasa basi.
Elena yang di perlakukan seperti itu, semangkin ingin mendekati Aldi.
Cewek itu memang suka dengan tantangan, mana ada cowok yang tidak bertekuk lutut sama Elena, selama ini tidak ada yang bisa menolak pesonanya.
Dia bertekat akan terus mengejar Aldi.
"Haiii... Elena kamu baru datang juga!? tanya Andra.
"Iya nih, tadi di jalan agak macet, jadi telat deh?!" Elena memberikan senyum manisnya ke Andra.
__ADS_1
Tanpa basa basi Elena, duduk di samping Aldi dan sengaja menyentuh tangan Aldi.
Aldi langsung bangkit dan pindah ke kursi paling pojok, dia jijik dengan tingkah Elena.
Aris yang melihat tingkah Elena seperti itu, ikutan jijik, dasar murahan!" gumamnya Aris.
Di tempat lain...
Aisyah duduk di bangku biasa dia tempti, tadi pas masuk ke sekolah dia sudah di tunggu sama Dina dan Putri temanya itulah yang membantu dia ke kelas dan membawakan tas Aisyah.
"Eehhh.... Ais udah masuk?" kata teman teman kelasnya.
"Maaf ya kami ngak bisa besuk kamu ke rumah sakit, kata Dina sama Putri, kamu tidak di perbolehkan ada yang besuk, kecuali keluarga" kata teman temannya.
"Iya ngak pa apa kok maaf ya?! memang keluarga ku ngak mengizinkan orang untuk membesukku, katanya agar aku bisa istirahat dengan nyaman gitu" jawab Aisyah tak enak hati.
Padahal alasan sebenarnya bukan itu, agar pernikahan Aisyah dan Aldi, tak di ketahui orang lain karena yang menunggu Aisyah di rumah sakit adalah suaminya, walaupun setiap hari keluarganya datang, mengantar makanan dan pakaian buat Aldi.
"Nih...Ais, catatan kamu, aku udah bikin semua untuk kamu, klau pr di catat sama Putri kata Dina?!" ucap Putri memberikan catatan ke Aisyah.
"Terima Kasih" kalian yang terbaik!" sambil memeluk kedua sahabatnya.
"Nanti kamu pulang sama siapa?" tanya Putri.
"Di jemput sama Bi Wati!?
__ADS_1
"Owwhh.... Kedua temannya ber oo ria.
Di lain tempat ...
Setelah mata pelajaran pertama Aldi langsung menuju taman, dia ingin menelpon istri cantiknya itu.
"Assalamualaikum... Sayang?!" ucap Aldi.
Pas Aisyah mengakat telponnya di seberang sana.
"Wa'alaikum salam.... Abang!? tidak lupa memberikan senyum manisnya.
"Gimana hari pertama masuk, ada kesulitan ngak sayang?" tanya Aldi.
"Ngak kok bang, tadi Ais di bantu sama Dina dan Putri" di anggukin oleh Aldi.
"Kesayangan abang sudah makan belom?"
"Ini baru mau makan!? menunjukan bekal yang di sediain sama sang suami tadi.
Sebelum berangkat Aldi membuatkan bekal untuk sang istri, dia tau klau di jam istirahat kantin pasti penuh, dia ngak mau sang istri kenapa napa, jadi lah dia membuatkan bekal untuk sang istri?
Dan tidak lupa juga memasukan beberapa buah potong dan snack kedalam kotak bekal Aisyah.
"Ya udah makan gih!" Abang juga mau ke kantin dulu?!" ucap Aldi.
__ADS_1
"iya abang!?" saut Aisyah di ujung sana.
Bersambung....