
Berhubung besok hari minggu, jadi Aldi ingin mengajak Aisyah pergi malam mingguan, dari semenjak menikah Aldi belum pernah sekalipun mengajak sang istri keluar rumah, selain ke sekolah dan ke cafe, dan hari ini mumpung malam minggu dan cuaca bagus jadi lah Aldi mengajak sang istri untuk malam mingguan.
"Sayang mandi gih! kita malam mingguan dulu yuk! kan kita belom pernah jalan kemana mana berdua selain ke sekolah sama cafe", sambil membelai rambut pajang sang istri.
Aisyah yang di ajak malam mingguan langsung kegirangan.
"Beneran bang! kita mau malam mingguan!?" melihat Aldi dengan mata yang berminar dan tak lupa senyum manisnya.
Aldi menganggukan kepalanya, "iya sayang, adek senang?" ada rasa bersalah sama Aldi, melihat sang istri begitu senang di ajak jalan.
"Maaf ya sayang, selama ini abang belom pernah ajak kamu keluar" sambil memeluk sang istri.
"Ngak apa apa abang, kita kan sibuk sama cafe kita", Aisyah melihat rasa bersalah di mata sang suami, dia ngak mau melihat Aldi bersedih.
"terima kasih ya" kamu udah ngertiin abang!?" mencium puncak kepala sang istri yang masih betah duduk di pangkuannya.
"Sudah, mandi gih! nanti kemalaman, mandinya di sini aja ada pakaian adekkan di sini?" tanya Aldi.
Ya Aldi memang sengaja meninggalkan beberapa pakaian dia dan sang istri di cafe, takut ada acara acara mendadak, atau apalah jadi ada persiapan untuk ganti.
"Ada, kita pakai baju samaan ya bang"
__ADS_1
Di anggukin oleh Aldi. Sambil menggendong sang istri kedalam kamar mandi yang ada di dalam kamar istirahat mereka, klau di tunggu Aisyah beranjak dari pangkuannya bisa bisa ngak jadi pergi keluar, sang istrinya lebih senang bermanja manja di pangkuannya, dari pada kemana mana.
"Nah sekarang mandi ya, abang keluar dulu, nyiapin baju adek sama baju abang biar cepat" sambil memencet hidung sang istri, dan berlalu keluar dari kamar mandi.
Tak selang berapa lama Aisyah keluar dari kamar mandi dengan muka yang sudah segar, dan gantian dengan Aldi masuk kedalam kamar mandi.
******
Dan sekarang di sini lah mereka berada di sebuah arena pasar malam.
Aisyah sungguh senang di ajak ke pasar malam, karena baru kali ini dia pergi ke pasar malam dengan pasangannya, selama ini pergi sama sepupunya dan duo kembar yang jahil minta ampun siapa lagi bukan Lana dan Lani.
Aldi tersenyum mendengar ucapan Aisyah.
"syukurlah Ais senang pergi sama abang sayang, tapi maaf ya bisanya baru ke pasar malam kayak gini?!" celetuk Aldi.
"Ngak apa apa Abang!?, kemana pun yang pentingkan pergi sama abang, Ais senang kok?!" sambil mengeratkan pelukannya di tangan Aldi.
"Kapan kapan kalau pacaran kita naik motor ya ban" rayu Aisyah dengan manja, "kan Ais juga pengen ngerasain pacaran naik motor, pengen peluk peluk kayak Orang orang" Aisyah terkekeh sendiri dengan ucapannya.
Aldi ikut terkekeh dengan ucapan sang istri.
__ADS_1
"Iya nanti kita cari waktu yang pas untuk pacaran ya, kapan perlu kita nginap di puncak" jawab Aldi sambil menguasap pipi caby sang istri.
sekarang istri cantik abang mau jajan dulu apa naik wahana dulu?" tanya Aldi.
"Mmmm....Naik bianglala dulu deh, nanti baru cari jajanan, masing kenyang!" ucap Aisyah dan di anggukin oleh Aldi.
Lagi ngantri beli tiket, ternyata di sana ada Elena juga sama teman temannya.
"Hai..Di... saman siapa nih? Elena caper melihat Aldi dan Aisyah, "adek kamu ya Di, sayang banget sama adeknya, sampai di temanin ke pasar malam" cerocos Elena.
Aisyah melihat Elena mencari perhatian kepada sang suami sedikit cemburu dan risih.
Tapi melihat Aldi yang cuek, tidak menanggapi ucapan Elena jadi sedikit lega.
"Bukan adik aku, tapi pacar aku!" jawab Aldi cuek. "Ayo sayang itu antriannya udah sepi" ucap Aldi melihat Aisyah dengan lembut.
Itu tak luput dari pandangan Elena, karena selama dia kenal Aldi belum pernah memandang orang selembut itu dan berucap manis.
"Sial sudah punya pacar rupanya, pantes aja dia cuek banget, tapi gue ngak akan menyerah sampai janur kuning belum melengkung!" gumum Elena.
Bersambung....
__ADS_1