
"Sudah... sudah... apa kalian ngak malu apa! di liatin semua orang, udah ngak tau tempat kalian pikir ini di rumah sendiri, kayak Tom and Jery mulu, omel Bu Sri melerai kedua laki laki kesayangannya itu.
"Bapak ini juga..! ngak sadar umur sudah tua masih aja ke kanak kanakan tingkahnya, kumat encoknya baru tau rasa kamu Pak!" kesal Bu Sri,
.
"Tau tuh Bu, bapaknya selalu gitu sama Aldi, ngiriiii.... aja terus!" menekuk mukanya, dia belum sadar klau semua mata melihat kepadanya.
"Kamu... juga sama! sambil memukul pelan bahu Aldi, lupa udah punya istri, ngak ingat ini dimana huu...!! tandas Bu Sri.
Aldi baru sadar dan melihat semua orang yang sedang melipat bibirnya kedalam, supaya tawa mereka tidak meledak, dan melihat pujaan hatinya juga lagi menutup mulut menahan tawa, itu kelihatan dari bahunya yang bergetar, sumpah Aldi malu semalu malunya kepada keluarga istrinya itu, ingin rasanya dia menghilang saja di hadapan Orang orang itu.
"Sudah sudah... mari kita makan dulu, keburu dingin masakannya!" kata Bi Wati menengahinya dia tau saat ini Aldi pasti sangat malu.
"Ya udah, yuk besan kita makan, saya sudah lapar dan haus capek lari lari dari tadi?!" ucap Pak Diman, tak tau malunya.
Bu Sri dan Aldi hanya bisa menutup muka mereka, ingin rasanya memukul kepala Pak Diman, tapi mereka masih ingat dosa.
Ayo dek, mau pakai kursi roda apa abang gendong, tanya Aldi.
__ADS_1
"Pakai kursi roda aja bang malu?!" kata Ais,
dan di anggukin oleh Aldi,
Aldi lansung mendorong Aisyah keruang makan, mereka sudah duduk menanti Aldi dan Aisyah di sana.
Aldi melayani Aisyah, dengan cekatan dan penuh perhatian, serasa dunia milik berdua, yang lain pura pura fokus sama makanan mereka, padahal mah, ekor mata mereka mengikuti gerak gerik Aldi, mereka takut Aldi akan malu, mereka bersyukur karena Aldi memperlakukan Aisyah dengan sangat baik dan penuh cinta, mereka bisa melihat dari pancaran mata Aldi.
Setelah makan, mereka berkumpul di ruang tengah, satu persatu mereka memberikan kado, untuk pengantin baru itu, termasuk Pak Diman, dan Pak Bayu.
"Ini kado buat anak anak Ibu" kata Bu Sri.
"Bu ini ngak kebanyakan, ini terlalu berlebihan Bu, menatap Ibunya dengan mata sudah berkaca kaca.
"tidak ada yang berlebihan buat anak ibu, uang itu bisa kamu gunakan untuk modal usaha, ingat sekarang ngak sendiri lagi, udah ada wanita cantik yang di samping kamu untuk di beri nafkah" ucap BuSri.
Aldi, mengangukan kepalanya, tanda mengerti.
"Terima kasih bu" ucap Aldi sambil memeluk Sang ibu.
__ADS_1
"Dan ini dari tapak, dengan sombongnya memberikan amplop ke tangan Aldi,
Aldi langsung saja membukanya, dan ternyata itu sebuah kartu tabungan punya Aldi, yang sengaja di buatkan sama Pak Diman dari awal Aldi mulai kerja dengan mereka.
"Itu tabungan kamu yang bapak bikinin dengan hasil jerih payah kamu bekerja selama ini sama Bapak, Bapak cuma ngadoin amplop buat bungkus kartu atm sama buku tabungan doang, cuma modal dua ribu" saut Pak diman tanpa dosa.
Aldi cuma mendengus kesel sama Bapaknya itu, jangan tanya yang lain sudah terkekeh, ada ada saja kelakuan Pak Diman, untuk membuat anaknya itu kesal setengah mati.
"Dan ini dari Paman" kata Pak bayu yang sebenarnya bukan dari paman, ini uang yang Paman minta sama orang tua kamu kemaren, maaf Paman sengaja meminta itu, hanya untuk kamu, bukan untuk Aisyah, karena Paman tau orang tuamu habis menjual tanah, tapi kamu sebagai anak tidak di kasih bagian, makannya paman memintanya sedikit dari mereka, itu tidak seberapa, mereka menjual tanah itu, dengan harga yang sangat tinggi, kamu jangan merasa bersalah, itu sudah sepantasnya kamu dapatkan" terang pak bayu.
Aldi hanya bisa menganggukan kepala, apa yang Pak Diman lalukan menurutnya ada benarnya juga, mengingat apa yang telah mereka lakukan selama ini.
"Dan ini Paman hadiahkan untuk kamu" menyodorkan satu amplop lagi.
"Untuk kamu membuka usaha di cafe nanti, kebetulan Paman, dan Aisyah join buka cafe baru nanti kamu bisa kerja di sana dan uang ini bisa kamu buat modal" ucap Pak Diman lagi.
"Terimakasih" Paman?!" ucap Aldi, matanya sudah berkaca kaca melihat perhatian dari keluarga barunya itu.
Bersambung...
__ADS_1