
"Abang berangkat ya sayang?!" ucap Aldi di depan pintu, dia mau berangkat ke kampus karena ada mapel di jam 9 nanti.
"Iya hati hati, nanti Ais pulang dari salon ke Cafe" ucap Aisyah.
"Baik lah.. tapi hati hati bawa motor ya, jangan ngebut ngebut" Aldi mengelus rambut istri cantiknya itu dengan lembut tidak lupa mengecup singkat jidat Aisyah.
Aldi menaiki mobil dan membunyikan klason mobilnya dan Aisyah melambaikan tangannya dan menutup pintu pagar.
Ciee... yang perhatian sama suami" goda Ines.
"Iya dong suami Ais ganteng dan sholeh baik hati pula" sombong Aisyah.
Ines hanya bisa mendengus, karena mati kutu.
Bi Wati, ineke dan Bu Sri hanya terkekeh melihat wajah Ines yang cemberut di ledekin adiknya
"Makanya cari pasangan" goda Bu Ineke.
"Mau nyari yang kayak Aldi bude, belum nemu" kekeh Ines.
"Heiii.... suami Ais cuma satu ya, ngak ada kembarannya" dengus Aisyah.
Mana mau dia suaminya di sama samain sama laki laki lain.
__ADS_1
Sementara itu Aldi sudah sampai di kampus.
"Di..." panggil Elena.
"Hmmm..." acuh Aldi.
"Ncek... pake suara kek Di, jangan ham hem ham hem terus" rajuk Elena di buat semanis mungkin.
Aldi malah lebih cuek dan tidak perduli sama Elena.
Membuat Elena kesal.
"Susah banget sih Di, deketin kamu" rajuk Elena.
Aldi tak menjawab sedikitpun ucap Elena.
Aldi berhenti dan menoleh suara orang yang memanggilnya.
Aldi berbelok menyusul teman temannya, dengan sengaja Elena berpura pura kesandung dan membenturkan pepaya bangkok ke bahu Aldi.
"Apa yang loe lakuin lacur..." marah Aldi.
Elena terkesiap mendengar ucapan Aldi yang luar biasa pedesnya.
__ADS_1
Semua orang ikutan kaget termasuk teman temannya.
Baru kali ini mendengar Aldi berteriak, biasanya hanya diam dan tidak banyak bicara.
"Maaf aku ngak sengaja ke sandung" gumam Elena karena malu di lihat banyak orang.
"Jadi cewek sopan sedikit, jaga harga diri jangan terlalu murahan" kesel Aldi meninggalkan Elena di sana, mendadak tangan dan bahu yang di pegang Elena gatal gatal.
Elena di buat tertegun dengan kata kata Aldi, dia tidak menyangka klau Aldi akan semarah itu dan biasa laki laki di goda dia dengan cara seperti tadi lansung senang, namun aldi malah memakinya tanpa ampun.
Dan lihat lah sekarang laki laki itu menggaruk tangannya sampai memerah, harga diri Elena rasa tercabik cabik saat itu juga, melihat Aldi ke gatelan setelah dia menyentuh Aldi, sungguh Elena seperti kuman di buat oleh Aldi.
"Jangan di garuk, nanti tangan loe luka" omel Andi.
Untungnya dia memakai baju kaos, Aldi lansung membuka kemejanya dan membuang baju itu di tong sampah.
Teman temannya lansung melotot melihat tingkah Aldi, dia kembali menuju mobil mengambil baju di sana.
"Buset dehh.... Aldi lansung gatel gatel di senggol cewek centil itu" kekeh mahasiswa.
"Gue ngak nyaka loh... klau Aldi marah mulut yang pendiam itu bisa berubah jadi bon cabe level 99" kekeh temannya.
"Lagian ke gatelan sih... sudah tau orang ngak mau di dekatin, masih aja mepet, kan dia suka pengen duduk dekat Aldi. Aldinya lansung kabur, ngak tau diri ya gitu, akhirnya di permalukankan, penyakit di cari cari" omel yang lain.
__ADS_1
Elena lansung pergi dari tempat itu, hilang sudah muka sok cantiknya dan hilang sudah percaya dirinya, dia pergi dengan menundukkan kepala, karena malu di lihatin sama banyak orang"
Bersambung....