Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap
Bab 129


__ADS_3

"Kakak sudah dari tadi...!" teriak Aisyah yang ke girangan melihat ada Citra dan Bian.


"Belum lama banget kok, tuh... buktinya, Bian aja belum mandi" usil Citra melihat adik nya.


Aisyah lansung berjalan dan mencium tangan Kakak iparnya dan memeluk Citra dengan hangat, membuat hati Citra ikutan hangat dengan perlakuan adik iparnya itu.


Begitu pun dengan Bian Aisyah juga mencium tangan abang iparnya itu dan Bian mengkusuk puncak kepala Aisyah dengan sayang.


"Abang mandi dulu gih... bau acem" cengir Aisyah, meledek abang iparnya itu.


"Ncek... ini gara gara kakak nih... padahal malas mandi" gerutu Bian, melihat kakaknya dengan tatapan sengit, namun Citra malah memeletkan lidahnya ke Bian.


Aldi hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan istri, abang dan kakaknya, namun Aldi sangat bahagia melihat ke hangatan yang terjalin saat ini, dia tidak merasa sendiri lagi ada kakak dan abangnya, walau bagai mana pun kasih orang orang tersedaktanya tetap Aldi butuh kasih sayang dari yang kandungnya.


"Mandi sana....nanti Ais kasih salad buah, tadi Ais bikin banyak" bujuk Aisyah seperti membujuk anak kecil, dan terbukti itu ampuh, Bian memang menyukai salad buah, terutama salad buah bikinan adik iparnya itu, untuk Bian itu sangat enak dan Citra juga menyukainya.

__ADS_1


"Beneran ya... abang di kasih salad buah" semangat Bian berdiri dari duduknya, memang seperti anak kecil yang di bujuk dengan ke sukaannya lansung menurut.


"Iya.. mana ada Ais bohong, tadi Ais sengaja singgah di swalayan buat beli buah, biar bisa bikin salad buat abang" jujur Aisyah.


"Siap lah... kalau gitu abang mandi dulu" semangat Bian mau melangkah hendak ke kamar, untuk membersihkan badannya.


Aldi terkekeh melihat istrinya seperti membujuk anaknya yang sedang susah di suruh mandi.


"Dek... Abang ngak ke bayang deh... nanti klau anak kita ngak mau mandi atau apalah, pasti kamu iming imingi kayak gitu ya?" kekeh aldi.


Membuat Citra dan Aisyah tertawa lepas.


"Hahaha... bagaimana bisa adek aku yang segede bapak bapak bisa di bujuk mandi sama Asiyah cuma dengan semangkok salad buah" kekeh Citra.


Akhirnya mereka tertawa geli dengan kelakuan Bian yang menggeloyor kabur pergi mandi, demi salad buah.

__ADS_1


"Ya udah deh, Ais ambil dulu saladnya takut ngak ada salad, abang Bian guling guling lagi kayak si Lana Lani" kekeh Asiyah.


Membuat Citra dan Aldi kembali tertawa puas.


"Biarin abang saja yang ambil, adek tunggu di sini aja" titah Aldi, yang memang tidak mengizinkan sang istri membawa barang berat, posesif emang, ke posesifan itu semangkin menjadi jadi semenjak Aisyah ketahuan hamil.


"Ya udah... biar kakak bantuin" putus Citra mengekor dari belakang Aldi.


"Itu ada puding loh kak, bawa aja ke sini semua" teriak Aisyah, dia hanya duduk santai di depan tv, menunggu Bian yang habis mandi dan Citra dan Aldi yang mengambil salad dan puding.


"Ok... nanti kakak bawa, ada lagi?" sahut Citra yang tidak jauh dari Aisyah.


"Sama minum" cengir Aisyah, walaupun ada minuman gelas di atas meja, namun Aisyah lebih suka minum sama gelas cantiknya yang ada foto dia dan sang suami.


"Siap... komandan, perintah di terima" hormat Citra ala ala tentara,dan dia menggeloyor ke dapur.

__ADS_1


"Dasar kakak" kekeh Aisyah, tangan nya sedang memencet remot mencari siaran yang mau dia tonton.


Bersambung...


__ADS_2