
"Pak Diman juga merasakan kesedihan dan ketakutan yang Aldi rasakan, cuma dia ngak mau merusak acara yang seharusnya bahagia ini jadi acara sedih sedih, dengan gaya kocaknya membuat suasana haru itu langsung ambiayar seketika.
"Ncek....!! kenapa sih, suka banget peluk peluk istri orang, tanya ya tanya aja! ngak usah peluk peluk!" sambil menarik Bu Sri ke sampingnya.
"Mau peluk? noh.. peluk sampai kenceng, kekepin sakalian, ngak ada lagi yang larang larang, mau di sosor ya tinggal sosor aja istri sendiri, biar kami jadi penonton!" sembur Pak Diman, tanpa dosa yang langsung dapat hadiah dari Bu Sri.
"Aduhhhh......Bu, kenapa di cubit sih Bu, kan jadi sakit, di sayang kek, di belai kek, di elus kek, ini malah di cubit, sakit nih Bu, tiupin?!" rajuk pak Diman manja.
Bu Sri hanya melengos melihat suami somplaknya itu.
"Giliran sama Aldi aja di sayang sayang, coba sama Bapak, selalu di siksa, mentang mentang bapak sudah tua" rajuknya Pak Diman.
"Tua tua gini, masih tampan loh Bu, masih kuat angkat ibu?!" cerocos Pak Diman tampa henti, yang mana tambah di kasih hadiah sumpelan kulit pisang dari Bu Sri
Buahahahha....
Semua orang di dalam ruangan itu ngakak sambil megang perut, melihat tingkah Pak Diman, dan membuat sang istri kesel minta ampun.
Aldi dan Aisyah jangan di tanya, muka mereka sampai merah menahan malu, di ledekin Pak Diman dan tak bisa juga ngak ikut tertawa melihat si Bapak kena siksa sama Ibunya.
__ADS_1
Pak Bayu sudah tak tahan menahan p***s
dia lansung lari terbirit birit ke kamar mandi,
semangkin pecah lah tawa mereka disana, dan untungnya ruangan Aisyah ada di lorong paling ujung dan tidak membuat pasien lain terganggu.
"Sudah sudah pelanin suaranya, nanti kita di tegur sama dokter, bisa bisa kita di usir dari sini' kata Bu Ineke yang masih terkekeh.
"Selamat ya sayang semoga rumah tangga kalian bahagia selalu dan di rahmati allah, walau kalian menikah muda, tapi bibi percaya, kalau kalian bisa menyikapi setiap masalah dengan dewasa" kata Bu Ineke
"Selamat ya keponakan kesayangan Paman, semoga kalian langgeng terus sampai kakek nenek ya!" ucap tulus Pak Bayu.
"Kita ngak bisa rame rame di sini, jadi kelurga cuma bisa melihat pernikahan kalian lewat vicall, nanti setelah pulang kita adakan syukuran kecil kecilan di rumah, dan untuk Aldi jangan sungkan dan jangan malu bertanya apapun pada kami, sekarang kamu juga anak kami jaga Aisyah dengan baik, jangan kasari Aisyah dan klau kamu sudah tidak sayang lagi sama Aisyah pulangkan dia kepada kami baik bai!" ucap Pak Bayu.
Dan di sambut senyum haru Oleh keluarga yang ada di sana.
"Dan karena kalian sudah capek istirahat lah, berhubung Aldi sudah di izinkan pulang, namun sampai Aisyah keluar kamu pindah ke kamar ini ya!" sahut Pak Diman.
"Baik paman" jawab Aldi.
__ADS_1
Ncek...ncek...
"Kasihan sekali kau tong tong!
orang mah habis nikah hanimun, paling ngak menghabiskan malam panjang di kamar hotel, tapi ini apa? hanimun kok malah pindah kamar, ke kamar rawat yang lain,
ngak elit sekali kamu tong, tapi sabar aja, pasti indah pada waktunya?!" ledek Pak Diman.
Dan itu berhasil menambah hadiah dari Bu Sri, punggung Pak Diman langsung dapat stempel lima jari, dari sang istri tercinta.
Yang lain menggigit bibirnya agar tak kelepasan tawanya dan Aldi jangan di tanya mukanya sudah merah padam, menahan malu dan kesal, Aisyah sudah menggulung tubuhnya di dalam selimut.
"Ibu dapat suami kok gini amat sih Bu, tukar tambah aja napa Bu? ngak ada enaknya melihat Bapak! sungut Aldi, klau ngak salah Pak Candra, yang di gang xx duda deh Bu? tukar tambah sama dia aja Bu!" hasut Aldi, yang membalas perkataan Pak Diman.
"Haii...!!! Bocah gemblung, bisa bisanya menghasut istri orang, awas kamu ya! jangan suka solimi sama orang tua!" sungut Pak Diman.
Membuat orang orang terkekeh, mendengarkan ejekan ejekan dari dua anak manusia berbeda generasi itu.
Sudah sudah! ayok pulang! biarin Aldi aja yang jaga Aisyah?!" lerai Pak Bayu, klau masih di biarkan percayalah ini akan menjadi panjang kali lebar.
__ADS_1
Akhirnya satu persatu keluarga mereka pulang ke rumah masing masing, dan meninggalkan sepasang pengantin baru itu di dalam ruangan.
Bersambung...