
Tengah malam Aisyah terbangun dari tidurnya, dia kaget ternyata sudah ada di atas kasur dan di peluk oleh sang suami.
"Niat hati ingin menyenangkan suami malah dia ketiduran pulang dari Cafe, ada rasa bersalah dalam hati Aisyah, karena tidak bisa menepati janjinya pada sang suami.
"Bang,, Abang,, bangun?!" bisik Aisyah di telinga suami baiknya itu.
"Eeeggghhh... geliat Aldi dengan mata yang masih tertutup, namun pelukannya semakin erat kepada sang istri.
"Abanggg,, ucap Aisyah lembut sambil membelai pipi suami gantengnya itu.
Aldi mengerjapkan matanya, dan melihat sang istri.
"Apa sayang,, mau apa?" tanya Aldi memeluk sang istri dengan suara seraknya.
"Maaf,, Ais ketiduran tadi, abang mau sekarang?" tanya Aisyah malu.
Aldi tersenyum lembut melihat sang istri.
"Tidur lah sayang,, itu bisa kita lalukan nanti, abang ngak maksa kok, abang tau Ais kecapean sayang?!" belai Aldi.
"Tapi,, Ais sudah janji?!" ucap Aisyah memeluk sang suami.
"Tidak apa,, nanti kita bisa lakukan, saat kita liburan, setelah Ais wisuda sekolah sayang?!" ucap Aldi lembut dan mengecup jidat sang istri.
Aisyah menganggukan kepalanya dan memeluk erat sang suami.
"Tidur lagi sayang, masih jam dua?!" ucap Aldi, membalas pelukan sang istri menyalurkan kehangatan.
Aldi mengkusuk punggung istri cantik nya itu, sambil ikutan merem.
__ADS_1
****
Pagi pun tiba...
Seperti biasa Aldi akan berangkat ke mesjid melaksanakan sholat shubuh berjamaah, sebelumnya Aldi pembangunkan sang istri.
"Abang berangkat ya sayang,, jangan lupa kunci pintu?!" ucap Aldi kepada Aisyah yang mengikutinya ke depan pintu.
"Iya abang, hati hati ya?!" ucap Aisyah.
Aldi berjalan menyusuri jalan ke mesjid. Dia sudah melihat paman dan abangnya sudah menunggu Aldi di depan rumah mereka masing masing.
"Pulang jam berapa semalam Di?" tanya Pak Bayu.
"Jam sepuluh lewat Paman?!" jawab Aldi.
"Alhamdulillah bang?!"
Nanti pada makan siang di rumah kan?!" tanya Aldi.
"Dari pagi tau, sudah kangen ini sama masakan kamu, kamu itu sudah lama ngak masak buat kami, kemaren Paman beli kerang, udang, cumi, sama kepiting ada di dalam kulkas, nanti masak ya?!" ucap Pak Farhan.
Aldi hanya terkekeh dan menganggukan kepalanya.
Paman Aisyah yang satu itu, akan bersuara klau ada Aldi, dia akan berubah jadi ceriwis.
"Di sekali kali masakan ke barat baratan kek Di, BBQ an kek ?!" celetuk Bima.
"Iya nanti malam kita BBQ an Bang, kita beli daging sama sosis dulu?!" jawab Aldi.
__ADS_1
"Sudah ada ucap Pak Farhan" cengengesan, benar benar niat banget Pak Farhan menyuruh Aldi masak rupanya.
"Paman niat banget, nyuruh Aldi masak" oceh Bima.
"Abis gimana lagi, sudah mau sebulan tau paman ngak makan masakan Aldi, jadi badan paman jadi lemes, kayak kurang vitamin?!" oceh Pak Farhan.
Pak Bayu hanya terkekeh mendengar ucapan Pak Farhan.
"Ncek, baru dua minggu paman, ngak usah di lebih lebihkan" dengus Bima.
"Iya,, sama aja, klau minggu ini dia ngak masak, bearti tida minggu" kekeh Pak Farhan.
"Bisa aja tuh aki aki ngelesnya, kalah bajay" kesal Bima.
Aldi dan Pak Diman, hanya terkekeh dan geleng geleng kepala melihat, ponakan dan paman itu bersiteru.
"Sudah sudah, ini sudah sampai di mesjid loh, kalian masih aja kayak Tom dan Jerry" oceh Pak diman, melerai dua orang itu.
"Anak mu itu bang, yang selalu ngak mau kalah sama yang tua" oceh Pak Farhan.
"Dih, sudah ngaku tua paman, kemaren menolak tua" cibir Bima.
"Ncek,, dengar ngak bang anak mu, ngak bisa diam, meledek aku" oceh Pak Farhan, Aldi dan Pak Bayu hanya memutar mata jengah dan meninggalkan dua orang itu.
Bersambung...
Haiii... jangan lupa like komen dan vote ya...
"Terimakasih..."
__ADS_1