Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap
bab 61


__ADS_3

Setelah seluruh Keluarga pulang, Aldi menyuruh Aisyah, membersihkan badannya, karena sudah sore.


"Dek mandi dulu yuk! abang gendong ke kamar mandi ya" ucap Aldi kepada sang istri.


"iya abang , Ais mau mandi sudah gerah sama lengket badan Ais" celoteh sang istri.


Aldi langsung membopong tubuh istri cantiknya itu, setelah sampai di kamar mandi Aldi mendudukan Aisyah di kursi yang sudah di sediakan di sana dan tidak lupa menyediakan segala perlengkapan mandi Aisyah.


"Mau abang bantu mandinya? Tanya usil Aldi sambil menaik turunkan alisnya.


"Ngak! Ais mau mandi sendiri" saut Aisyah, mukanya sudah merah karena malu.


"Aldi terkekeh melihat tingkah malu malu Aisyah.


"Ya udah abang keluar, klau sudah selesai jangan lupa panggil abang! Titah Aldi sebelum keluar dari kamar mandi, Aldi masih sempat sempatnya mencuri c*****n di bibir manis Aisyah yang sudah menjadi candu buat Aldi.


Aldi keluar dan menyiapkan pakaian buat Aisyah dia menunggu Aisyah sambil melihat lihat isi kamar Aisyah, di sana terpampang banyak foto Aisyah dari kecil sampai sebesar ini dan di sana juga sudah di pajang juga foto pernikahan mereka, Aldi senyum senyum melihat pose pose lucu sang istri, ternyata kamu sudah cantik dari lahir ya" celoteh Aldi.


"Abang! Ais udah selesai!" panggil aisyah, mengagetkan Aldi yang sedang memandangi foto foto sang istri.

__ADS_1


Selesai memakaikan pakaian Aisyah dan menyisir rambut panjang Aisyah, Aldi mengangkat tubuh mungil namun padat berisi itu ke atas kasur.


" sekarang istirahat ya, dari tadi belum istirahat" ucap Aldi lembut sambil mencium puncak kepala Aisyah.


"Iy..," angguk Aisyah.


"abang ngak ikut istirahat?" tanya Aisyah.


"Abang mau mandi dulu, abis itu baru ikut Ais istirahat, sekarang tidur lah, abang mandi dulu?!" sambil menarik selimut sampai ke dada sang istri,


Aldi langsung masuk ke kamar mandi dan mengguyur badannya yang sudah lengket.


Dia melihat istri cantiknya sudah mengarungi alam mimpi, dia pun ikut masuk kedalam selimut dan memeluk sang istri, tak selang lama, karena sudah beberapa hari nginap di rumah sakit, pas pulang langsung ada acara yang cukup menguras tenaga mereka, karena memang belum terlalu pulih banget, Aldi pun langsung tertidur pulas.


Entah saking lelahnya atau saking enaknya tidur saling berpelukan mereka bener bener pulas , sampai jam sembilan malam, itu juga di bangunin sama cacing cacing di perut mereka yang sudah berdemo.


Uuuggghhh..... lenguh Aldi, merasakan tangannya kebas, pas mata sudah terbuka sempurna.


"pantes tangan gue kebas gini, ternyata nih tangan sekarang udah beralih fungsi jadi bantal sekarang" gumam Aldi sambil terkekeh.

__ADS_1


Dia terus saja menatap wajah damai istri cantiknya itu, yang masih di buai alam mimpi,


tangan Aldi mulai aktif menowel nowel hidung sang istri, dan mengelus bibir Aisyah dengan jarinya, tapi itu tetap tak mengganggu tidur sang istri.


"Ini tidur apa tidur sih?" kekehnya.


Akhirnya Aldi gemes sendiri, langsung aja menciumi pipi sang istri bertubi tubi dan akhirnya tidur Aisyah terganggu juga.


Eeeuugghh.... "Abang! masih ngantuk ini kenapa di ganggu sih!!, Ais masih pengen tidur bang!" rengek manjanya dengan suara serak bangun tidurnya, itu membuat Aldi, terkekeh.


"Bangun sayang! sudah malam, abang juga ketiduran ini sampai sampai kita ngak sholat magrib!?" ucap Aldi.


"Iya kah! saut Aisyah kaget dan masih ngantuk juga.


"Hmmm... Benar, makanya bangun yuk... Abang anter ke kamar mandi dulu, abis itu makan trus minum obat, habis itu terserah Ais, mau lanjut tidur apa mau nonton dulu, besok kita masih libur ini, sambil mengecup pipi sang istri.


Aisyah lansung mengangkat tangannya, memberi syarat, minta di gendong sama sang suami, Aldi yang paham langsung menggendong istri cantiknya, seperti menggendong koala.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2