
Aisyah duduk sofa sambil mencari cari kampus tempat dia akan kuliah, walau pun sebenarnya dia ingin kuliah satu kampus dengan sang suami, apa salahnya dia mencari kampus lain sebagai perbandingan.
Sedang kan Aldi lagi sibuk dengan laporan yang di berikan oleh karyawan bagian kasir dan gudang.
"Dek." panggil Aldi, yang melihat Aisyah yang masih sibuk melihat lihat hpnya.
"Apa abang.?" tanya Aisyah meletakan hp yang dia pegang.
"Keuntungan yang kita dapat, sudah lebih dari cukup untuk mengembalikan uang paman yang masuk ke Cafe kita dek, apa kita balikin ke Paman atau mau buka usaha baru?" tanya Aldi kepada sang istri.
"Haaa.... Serius bang?!" tanya Aisyah yang kaget dengan ucapan sang suami, dia tidak menyangka Cafenya akan selaris ini.
"Iya sayang,, bagai mana menurut Ais?!" tanya Aldi berjalan ke arah sang istri duduk.
"Coba kita tanya sama Paman dulu, pas pulang dari Cafe, klau ngak besok kan hari minggu, jadi kita kumpul di rumah tuh, baru kita tanya sama mereka, mau tetap kerja sama atau mau di kembalikan uang?!" ucap Aisyah.
"Iya juga ya, besok kan kita akan kumpul, ya udah besok aja kita tanya lansung" ucap Aldi melihat sang istri.
__ADS_1
Cup...
satu kecupan mendarat di pipi chaby sang istri.
"Kita lihat keluar yo.. bang?!" ajak Aisyah.
"Ayo...."
Ternyata Cafe lumayan rame, banyak juga yang mengantri menunggu di luar, Aldi sampai bingung sendiri.
Memang Sea food dan nasi bakulan di Cafe A&A sangat enak sesuai dengan lidah mereka dan cocok di kantong, dengan pelayanan yang ramah membuat pelanggan balik lagi balik lagi, bukan hanya itu makanan lain juga sangat enak.
Aldi juga ikut turun tangan membantu karyawannya melayani pelanggan.
Berhubung ini malam minggu, Cafe semakin rame dan kebetulan setiap malam minggu Aldi mengadakan life musik di Cafe itu.
"Pulang yuk, sayang kamu pasti sudah capek banget?!" ucap Aldi melihat sang istri yang sudah ke lelahan.
__ADS_1
"Iya deh, Ais capek banget ini." ucap Aisyah dan menempel ke bahu sang suami.
Akhirnya Aldi membawa sang istri pulang, di dalam perjalanan Aisyah tertidur pulas, untung lah, istri cantiknya itu sudah mandi dulu di cafe dan sesampai di rumah Aldi menggotong sang istri ke kamarnya dan menidur kan Aisyah dengan sangat hati hati, dia tau sang istri sangat lah lelah melayani pelanggan dari pagi.
"Selamat malam istri cantik abang." ucap Aldi mengecup puncak kepala Aisyah.
Aldi lansung meninggalkan Aisyah di kamar dia memeriksa pagar, jendela dan pintu, tidak lupa mengambil minum untuk persedian sang istri.
Aldi menyusul istri cantiknya itu ke atas kasur dan memeluk sang istri.
"Sayang,, tau kah kamu, semenjak bertemu kamu abang merasa bearti dan berguna dalam hidup sayang, abang sangat bahagia sekarang sayang, punya kamu menjadi pendamping hidup abang, punya Pak Diman dan Bu sri jadi orang tua abang, punya paman dan bibi yang selalu menyayangi abang sebagai anak, dan punya kakak dan abang di sini." gumam Aldi sambil membelai sang istri.
"Andai abang tidak bertemu dengan kalian, abang tidak tau kisah hidup abang seperti apa, abang takut kehilangan kalian semua, terutama kamu sayang, kamu adalah pelita dalam hati abang, kamu penyejuk kemarau panjang di hati abang sayang, tetaplah berada di sisi abang selamanya bersama anak anak kita nantinya" gumam Aldi sambil memeluk sang istri.
Bersambung....
Haiii.... jangan lupa like komen dan vote ya....
__ADS_1
"Terimakasih...."