
satu bulan berlalu. keyra masih dengan rasa gengsi. dia sendiri tak menyadari rasa trauma yang telah mengabur dengan lama waktu berjalan. ya, memang tak mudah, tapi dengan perasaan yang membaik dan keadaan yang lebih baik, itu membuat traumanya sedikit demi sedikit menghilang.
keyra berdiri di depan halte sekolah, menanti pak adi datang menjemput. hari ini killa nggak bawa motor, sudah tiga hari diantar jemput sama ibuknya. sementara ansel, berkali keyra ditawari untuk diantar pulang, tapi dia selalu menolak, dengan alasan akan dijemput oleh pak adi.
elvanno masih diam diatas motor scoopy miliknya. memperhatikan gadisnya dari jauh. ada rasa bahagia saat melihat keyra yang selalu menolak ajakan ansel. padahal bisa dengan mudah dia membonceng untuk cepat sampai ke rumahnya.
satu jam, keyra duduk dipinggir jalan, tapi tak ada tanda tanda kedatangan pak adi. dan itu membuat keyra cemberut, tak tenang.
"ayok,gue antar pulang"
suara yang udah melekat dihati, membuatnya segera berdiri. melotot menatap elvanno yang kini menghentikan motor didepannya. adu tatap untuk beberapa detik, bahkan sampai hitungan menit.
keyra mengalihkan tatapan saat hatinya berdebar tak karuan.
"enggak. aku bisa pulang sendiri"
elvanno menyunggingkan senyum.
"pak adi sibuk dirumah makan. karyawan nya ada yang absen. jadi dia gantiin delivery order."
keyra mendekik, kesal tentunya.
"kuy, naik" suruh elvanno, mengkode dengan gerakan kepala.
masih saja keyra diam. sungguh, gengsinya terlalu besar.
"bukannya kamu ada janji main sama tania. mending kamu pulang aja, kasian dia pasti nungguin kamu"
elvanno menyunggingkan senyum.
__ADS_1
"udah yakin, mau ngerelain gue buat tania? "
mendengar pertanyaan itu, keyra mendekik kaget. kedua matanya membola dengan wajah gugup dan tegang. akhirnya memilih mengalihkan pandangan, menggigit bibir bawah untuk mengalihkan kegugupan.
menit berlalu, keduanya sama sama diam. keyra tak mengatakan apapun, benar benar tak mau naik ke boncengan. hatinya terasa trenyuh saat mendengar elvanno mulai menyalakan kembali mesin motornya.
"nggak mau gue bonceng? " tanyanya untuk memastikan lagi.
keyra menunduk dalam, bingung sama hati. tangannya mencengkeram erat tali tas.
"yaudah sih kalo enggak mau. gue balik duluan" pamitnya. segera melajukan motor.
"eh, tunggu! " teriak keyra.
elvanno tersenyum mendengar keyra yang akhirnya mau membuang rasa malu dan gengsi. menghentikan motor, menoleh ke arah keyra yang manyun.
"anterin pulang" pintanya mengiba. melirik elvanno malu malu.
ada rasa bahagia yang sulit dijelaskan, tak mengatakan apapun, elvanno hanya mengkode melalui gerakan kepala.
keyra berjalan mendekat, membonceng miring. tubuhnya bergetar saat tangannya menyentuh bahu elvanno, lalu menunduk, tersenyum bahagia karena bisa bersama lagi.
"udah? " tanya elvanno.
"ii--iyya, udah"
motornya berjalan pelan meninggalkan area sekolah. melewati jalan kecil yang tak ada rambu lalu lintas, karena mereka berdua tak memakai helm.
sepanjang perjalanan, keyra tak henti mengulas senyum. ada banyak kupu kupu yang berterbangan mengerumuninya. merem, menghirup aroma tubuh elvanno yang begitu ia rindukan. tangannya meremas rok, ingin banget lingkarin tangan ke perutnya, lalu rebahin kepala kepunggung, sambil bilang,
__ADS_1
'i miss you, izroil tampanku'
"udah sampai"
kata kata itu membangunkan keyra dari halu. dia melek, celingukan mengamati sekitar. lalu turun, tangannya membenarkan rok yang sempat berlipat.
"lho, ini kita dimana? ini kan bukan rumahku" tanyanya dengan masih memperhatikan sekitar.
elvanno turun dari motor, mengacak rambut seperti kebiasaannya. berjalan menuju pintu utama, mengambil kunci dari dalam tas, lalu membuka pintu.
"ini rumah yang gue tempati selama ini. ayok, masuk" ajaknya.
keyra manyun, tetap berdiri di depan pintu. mengamati dalam rumah yang terlihat bersih dan rapi.
elvanno melempar tas keatas sofa, berjalan masuk, mengambilkan minum dingin.
"sini, masuk dulu"
menghentakkan kaki sambil berdecak kesal.
"katanya tadi mau anterin aku pulang. bohong! " ngedumel, tapi tetap melangkah masuk.
elvanno mengulurkan botol air mineral yang udah dibuka.
"minum dulu" suruhnya.
-Happy Readingš-
Jangan lupa like and voteš¤
__ADS_1