Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 60


__ADS_3

pukul 08.30 pm


keyra keluar dari kamar mandi, cukup terkejut melihat elvanno yang sudah duduk bersandar di ranjangnya tidurnya. mempautkan bibir, berjalan menuju meja rias, lalu menyisir rambut yang sedikit berantakan.


"kamu ngapain? kok udah di kamarku? " tanya keyra, sedikit melirik elvanno.


elvanno mengeluarkan kotak beludru warna hitam yang yang beberapa jam lalu mereka pilih. tersenyum saat melihat ada dua cincin berwarna hitam di dalam kotak itu.


"sini key.gue pasangin. biar kek orang tunangan" tersenyum dengan sedikit tertawa.


keyra menahan untuk tidak tertawa. meletakkan sisir, lalu mengikat rambut nya asal. berjalan menuju ranjang, naik dan duduk bersila di depan suami. matanya ikut menatap ke arah kotak hitam yang ada di tangan elvanno.


"iihhh, sebenarnya nggak usah pakai cincin, nggak apa apa loh" tangan kanannya diraih elvanno.


cincin berwarna hitam dengan ukiran nama elvanno dibagian dalam itu dimasukkan di ibu jari. karena memang adanya yang muat di ibu jari keyra.


elvanno dan keyra sama sama tertawa kecil melihat cincin itu melingkar disana. lalu saling tatap. dengan percaya diri, elvanno mengulurkan tangan kanan, meminta keyra memasangkan cincin bagian nya.


"diih" gumam keyra dengan senyum sumringah.


diambilnya cincin yang berukuran sama dengan miliknya, yang membedakan adalah ukiran nama keyra disana. pelan, keyra memasukkan cincin itu di jari kelingking elvanno. cincin itu sangat pas berada di jari itu. keduanya kembali tertawa menatap cincin yang melingkar di jari masing masing.


sebenarnya ngambil seukuran dengan jari manis masing masing itu bisa, tapi ada senggang waktu untuk pemesanan. dan elvanno malas untuk menunggu. terlebih, elvanno sangat cocok dengan desain cincin yang kali ini melingkar di jarinya. selain itu, mereka juga masih pelajar, tak mau menimbulkan kesan mencurigakan dimata semua teman teman yang suka kepo.


elvanno meraih tangan kanan keyra, membawa tangan itu ke dalam genggaman, lalu menyuruhnya untuk meraba dadaa.


"aku, elvanno ravindra darel , berjanji untuk selalu mencintai, menyayangi dalam keadaan susah, sedih, senang, miskin, bahagia. bahkan dalam keadaan mu yang tak seperti saat ini. hey, keyra, maukah kamu menua bersama ku? " elvanno mengucapkan nya mirip dengan orang orang yang menikah di depan pastur.


keyra mengerjap beberapa kali. bahkan wajahnya langsung menegang mendengarkan ucapan elvanno yang tanpa langsung sudah mengungkapkan isi hatinya. iya menelan ludah dengan susah payah.


"izroil"


"ya, sayang"

__ADS_1


panggilan lembut nya membuat kedua pipi keyra memerah. senang, malu dan jadi salah tingkah. terlebih melihat senyum manis suami yang tentu membuat dada keyra berdebar tak karuan. memilih mengakhiri tatapan itu, ia menunduk, menggigit bibir bawah untuk sedikit menghilangkan kegugupan.


keyra ngangguk samar,


"ya... aku mau"


mendengar jawaban keyra, elvanno tertawa kecil, tentu sangat bahagia. mencium punggung tangan keyra, melirik gadis yang kini tersenyum malu ke arahnya.


"iihh, udah ah. aku mau belajar. kamu ngegombal mulu" keyra menarik tangannya dengan paksa, lalu turun dari atas tempat tidur.


sedangkan elvanno tengkurap, mendongak, menatap keyra yang kini duduk di depan meja belajar.


"key"


"hmm" jawab keyra dengan tangan yang kini sibuk memilah milah buku.


"gue bahagia banget loh"


keyra tertawa kecil, sedikit menoleh ke arah suami dengan bibir manyun yang menahan untuk tak tertawa.


elvanno malah menopang kepala dengan satu tangan,


"biarin.kalo itu, gue nyerah. otak gue nggak akan sanggup mencerna rumus rumus yang bundet kek gitu"


"cckk, ya usaha dong, izroil. masa kamu belum apa apa udah nyerah. misal nih ya, nilai kamu yang lain sembilan semua"


"aamiin" sahutnya memotong kata kata keyra dengan cepat.


"diih, aku belum selesai ngomong" melempar gulungan kertas tepat di wajah elvanno yang cengenges.


"misal semua nilai kamu bagus, yang fisika dapat nilai empat atau lebih parah, kamu tetap enggak lulus juga loh" lanjut keyra.


"nah, elo sebagai istri yang baik. harus kasih gue contekan" celetuknya, yang langsung dapat pelototan dari keyra

__ADS_1


"mana bisa kek gitu" keyra memilih membuka buku latihan soal. membacanya, dan mulai sibuk.


kling!


ponsel milik elvanno yang ditaruh di atas kasur berbunyi. menandakan jika ada pesan wa masuk. elvanno tidur terlentang, membuka sandi hp, lalu membaca pesan masuk yang ternyata dari viko.


{ini fix, motor bryan sama motor dava emang ada yang sabotase}


kening elvanno berkerut, mencoba berfikir. mengira ngira si pelaku. dan tentu tujuan pelaku adalah untuk nyakitin keyra. cepat jarinya mengetikkan beberapa huruf.


{kalian dimana? } send viko.


from viko {rumah bryan}


{oke, otewe} send viko.


elvanno bangun, menyimpan ponsel disaku celana. lalu turun dari atas kasur, mendekati istrinya yang udah nyoretin pena di kertas putih.


"key" panggilnya tepat disamping keyra.


tak menjawab, keyra mendongak, menatap wajah elvanno yang ada di atasnya.


"gue pergi keluar bentar" ijinnya, lalu mendaratkan kecupan di kening.


keyra mengernyit, menatap jam kecil yang ada diatas meja di depannya.


"ini hampir jam sepuluh izroil. kamu mau kemana? "


"ke rumah bryan sebentar. ada yang mau kita bahas disana" mengacak rambut keyra.


"lo tidurnya jangan malam malam. gue pergi dulu"


_**Happy Reading😘_

__ADS_1


Jangan lupa like and votešŸ–¤**


__ADS_2