Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 11


__ADS_3

elvanno kembali menatap layar ponselnya. ada pesan masuk dari nomor tak dikenalnya.


{aaaku lqoar}


mengerutkan kening saat menatap pesan singkat itu.


sementara devi melangkah dengan santai, bak model menuju ke toilet. tentu banyak pria yang menatapnya dengan mesum. bokong bahenol dan dada yang menonjol itu.. mmmm ini club lo ya, bukan masjid. wajar kan kalo isi nya manusia model mesum begini.


salah satu dari mereka mengikuti langkah devi. berdiri disamping toilet wanita menunggu devi keluar. ia mengambil sebungkus rokok yang berada di dalam saku celana nya. lalu menyalakan sebatang rokok itu dan menyelipkan di mulutnya. mengeluarkan asap yang mulai mengembul disana.


sreettt!!


menarik lengan devi saat gadis itu keluar dari toilet.


"aaaa!! " teriak devi yang cukup terkejut.


"garry, kamu ngapain? "


"gue kangen" garry memeluk devi dengan penuh kerinduan.


devi membalas pelukan itu.


"kamu jahat! engga pernah ada waktu buat aku! "


gavin mengurai pelukannya.


"maaf sayang, ezhi meminta aku mengurus semua acara ini"


"kapan kamu putusin dia? katanya mau putus, tapi malah ngadain acara kek gini" mulut merah menyala itu manyun.


"sabar sayang, aku pasti putusin dia"


"malam minggu kita ke puncak yuk" rengek devi yang memang suka berkelana.


garry terdiam, terlihat sedang berfikir.


"ok, besok aku atur"


"makasih sayang".devi mengecup pipi garry sekilas dengan senyum bahagia.


garry membingkai wajah devi, mendekatkan wajahnya. dengan cepat devi menghentikan aksi garry. menempelkan telunjuk di bibirnya.


"jangan!! aku engga mau lakuin disini, besok aja kalo kita di puncak"


"lebih? " pinta garry. devi mengangguk.


"aku masuk ke dalam dulu ya, elvanno udah nungguin".


melihat anggukan garry, devi kembali masuk ke dalam club. garry menyunggingkan senyum, kembali mengambil rokok yang ia tarus diatas pembatas dinding.


pukul 11.30 pm.


sebuah mobil sport warna merah memasuki parkiran rumah mewah lantai dua itu. ia segera turun, mengunci mobilnya dengan remote, dan berjalan kembali bersenandung memasuki rumah. keadaan rumah terlihat sudah sepi. itu artinya mama sama papa dan bik sari sudah tidur.


elvanno mengambil sebotol air dingin dari kulkas dan membawanya menaiki tangga.

__ADS_1


"yah hilang.. nyarinya dimana ya? ".terdengar suara dari kamar keyra. bahkan lampu kamar itu masih menyala dengan terang. karena penasaran, elvanno menempelkan kuping nya ke depan pintu.


"kok tulisan nya jadi gede semua sih" gerutu keyra dari dalam kamar.


"eeh kok udah pindah diatas sih.. kok ada nama elvanno disini? "


drrtttt.. drrtttt..


ponsel elvanno kembali bergetar. ia merogoh ponsel dari dalam saku celana dan memperhatikan layar ponselnya.


ada pesan masuk lagi dari nomor yang tidak dikenal nya itu. kembali keningnya berkerut.


{iztoil}


{kangen AYAH PENGEN KE BOGPR}


menggaruk tengkuknya dan kembali berjalan menuju kamarnya. setelah berganti pakaian ia keluar ke balkon.


"kok cuma ada nama elvanno aja sih? nama ansel engga ada? " kembali terdengar suara keyra menggerutu.


rasa penasaran itu muncul lagi. elvanno mendekati kamar keyra.


"dasar bodoh! " merutuki keyra karena pintu balkon tidak terkunci. membuka pintu itu dan dengan percaya diri masuk ke kamar keyra.


terlihat keyra duduk di atas ranjangnya dengan sebuah ponsel layar tipis ditangannya. mulutnya manyun dengan jari yang mengusap ngusap layar ponsel tersebut.


drrtttt... drrtttt..


ponsel elvanno kembali bergetar, pesan masuk dari nomor itu lagi.


mata elvanno melotot saat menyadari sesuatu. melangkah mendekati istri sahnya itu.


"jadi yang dari tadi ngirim pesan itu elo? "


"Aaaa! " teriak nya cukup keras.


elvanno langsung naik ke atas ranjang dan membungkam mulut keyra dengan tangan.


"jangan berisik! gue engga mau ngapa ngapain elo! " bisik nya tepat di depan wajah keyra. mata mereka saling tatap.


keyra mengedip ngedip kan mata, lalu ngangguk dengan cepat. elvanno mulai melepaskan tangannya. ikutan duduk bersandar pada papan ranjang disamping keyra.


"ngapain lo ngirim pesan engga jelas gitu? " tanya nya dengan kesal.


"pesan apa sih?? aku engga ngerti. aku engga ngirim apapun" elaknya, menatap wajah elvanno yang terlihat sedang kesal.


"elo dibeliin hp sama mama? " menatap ponsel bersoftcase berwarna biru polos di pangkuan keyra.


keyra mengambil ponsel itu.


"iya tadi mama ngasih ini. tapi ini engga ada gunanya" ucapnya dengan mulut manyun.


elvanno merebut ponsel tersebut, dan mengusap layarnya. terlihatlah isi chat yang memang terkirim ke nomor nya.


"susah banget. aku engga bisa pakai. dari kecil aku belum pernah punya hp, sekali punya malah bikin pusing"

__ADS_1


"hahahaha.... " elvanno tertawa lepas saat membaca semua chat yang keyra tulis. memang sama persis dengan yang masuk ke ponselnya.


"lo ngapain nulis ga jelas gini? malah ngirimnya ke nomor gue pula. dasar gaptek! "


keyra manyun lagi, ia melipat kedua tangan nya didepan.


"sini gue ajari! " menarik lengan baju keyra untuk mendekat ke arahnya. keyra menurut, mepet ke arah elvanno dan melihat ponsel yang sedang dipegang oleh elvanno.


"setelah nulis, elo kirimnya ditombol yang diatas ini, mangkanya langsung ke kirim ke nomor gue"


"yaudah.pindahin.jangan ke nomor kamu. di layar punya.. " diam. berfikir. bahkan ia tak memiliki teman.


"punya ansel, atau bryan,atau kila, atau punya dea"


"elo punya nomor mereka? "


keyra menggelengkan kepala. lalu teringat sobekan kertas yang waktu itu dikasih ansel.


"ada, waktu itu kan ansel ada kasih nomor"


elvanno menarik lengan keyra saat ia akan turun mengambil kertas itu.


"mau ngapain? "


"mau ngambil nomornya ansel"


"ogah! gue engga mau masukin nomornya".. keyra kembali cemberut.


"dasar izroil jahat" kembali menyenderkan tubuhnya di papan ranjang.


"gue ajari cara pesan taksi online sama ojek online lewat aplikasi".keyra mengangguk.


akhirnya keyra dan elvanno asik bermain ponsel. dengan serius keyra memperhatikan tangan gesit elvanno yang sudah canggih. berulang kali juga keyra gagal menirukan cara cara yang elvanno ajarkan.


pukul 02.00 am


kedua manusia yang berstatus suami istri itu terlelap di ranjang yang sama, mungkin karena lelah dengan aktivitas mereka seharian ditambah lagi mengajarkan keyra tentang ponsel yang selalu gagal.


ceklekk!!


mama kembali kaget melihat keyra yang bobok ngusel elvanno. memeluk elvanno dengan sangat mepet. bahkan kepala nya berada di atas dada elvanno. dan tangan elvanno memeluk keyra dengan nyaman.


dengan cepat mama kembali turun ke kamarnya. menarik tangan suaminya yang batu saja mengambil handuk yang hendak masuk ke kamar mandi.


"mama kenapa sih? " tanya pak bram dengan heran.


"papa harus liat ini.. eeeh.. bawa hp juga! " meraih ponsel yang terletak di atas meja rias. kembali menarik tangan papa keluar kamar.


tergesa gesa kedua langkah orang tua ini menuju kamar keyra. kamarnya masih terbuka, karena tadi mama memang tidak menutup nya kembali.


"liat deh pa! " menunjuk ke arah ranjang di dalam kamar.


papa terbelalak melihat posisi kedua anaknya yang masih diposisi sama. mama sedikit maju, mengarahkan kamera ponselnya ke arah keyra dan elvanno. bibirnya tak berhenti tersenyum. ia kembali memasukkan ponsel ke dalam saku celana setelah mendapatkan beberapa foto.


_Happy Reading😘_

__ADS_1


__ADS_2