Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 136


__ADS_3

tet! tet! tet!


bel tanda masuk berbunyi, semua bergegas masuk ke dalam kelas. termasuk keyra dan teman teman yang duduk di kantin. mereka langsung beranjak, berbondong meninggalkan kantin. elvanno tertinggal, karena dia masih menunggu si pemilik kantin nyariin uang kembalian.


sesampainya dikelas, keyra sedikit berlari. mengambil tasnya, lalu duduk di samping dara yang memang kosong.


dara sedikit terkejut, membenarkan kaca matanya.


"kamu kenapa key? "


keyra manyun, mulai membuka tas.


"males sebangku sama elvanno. bikin nggak konsen belajar, sukanya ngusilin"


dara hanya ngangguk, dia juga mulai mengambil buku, lalu meletakkannya diatas meja. tak begitu lama, elvanno masuk. di ikuti bryan dan kedua temannya. lalu pak lukman, guru sejarah yang mengisi pelajaran di jam pertama.


langkah kaki elvanno terhenti disamping keyra yang udah terlihat nyaman.


"kenapa pindah? "


dengan mulut mengerucut, keyra mendongak, menatap wajah tampan suami.


"duduk sama dara kan nggak apa. masa harus sama kamu terus? "


elvanno memasukkan tangan ke saku celana, membuang nafas kasar melalui mulut.


"iya iya"


ngeloyor, lanjutin jalan. duduk di meja belakang nino. tatapannya tertuju ke keyra yang terlihat serius menatap depan.


"pagi semua! " seru pak lukman yang kini berdiri di depan.


"pagi pak! " serempak semua menjawab salam pak lukman.


"ketua kelasnya siapa? " tanya pak lukman, menatap wajah muridnya satu persatu.


semua celingukan, bukannya enggak ada, tapi setelah erik pindah sekolah, ketua kelas belum dibentuk lagi.


"elvanno pak" seru rani yang duduk di meja paling depan.


elvanno yang sedari tadi memang ngelamun sambil natap keyra, merasa bingung mendengar namanya disebut. menatap bryan yang duduk disebelahnya.


"napa? "


viko yang duduk dibelakangnya, mendorong bahu elvanno.

__ADS_1


"itu, suruh maju ke depan"


yang dikerjain pun berdiri, membenarkan baju, lalu melangkah menuju depan kelas. berhenti tepat di depan pak lukman.


"ada apa pak? "


kening pak lukman berkerut.


"jadi, kamu ketua kelas yang baru? "


"hah?! " seru elvanno cengo. tentu terkejut, karena dia sendiri ga tau. nyengir, menggaruk pelipis yang jadi gatal. menoleh kearah viko dan yang lain, semua menahan tawa.


"tolong ambil buku lks di meja saya. saya lupa nggak bawa kesini. sekalian dilaci samping, itu ada dua lks sisa. bisa buat kamu dan keyra" pinta pak lukman.


elvanno menghela nafas panjang.


"ya, pak" berbalik, tangannya terkepal kearah viko yang nyengenges.


"awas lo ya! "


elvanno berjalan dengan congkaknya menuju ruang guru. namun, nggak mungkin menyia nyiakan kesempatan saat berhasil keluar kelas begini. membelokkan langkah menuju toilet. masuk ke bilik paling depan dan menurunkan resleting.


"aahh.... "


terdengar suara desahann dari bilik samping. pipis yang hampir keluar itu ia tahan. kembali menutup resleting, manjat kloset. ngambil ponselnya dan mengarahkan keatas, tepat ke bilik sampingnya.


elvanno membekap miliknya yang teransangg karena suara manja si cewek.


"pelan, jangan keras keras. ntar ada yang denger" ini suara si cowok.


kali ino terdengar desahann panjang saat pelepasan mereka berdua.


elvanno menurunkan ponselnya. kembali membuka celana dan lanjutin pipis sambil bersenandung. membuat yang ada di bilik samping kaget, khawatir dan takut. takut ada yang liat.


"dok! sodok lagi, nggak enak, eak, eak! enak main bilyar tanpa rok! damn, damn, damn! kamu murahan, kamu bajiingan! wooi! woii! " nyanyian elvanno yang sangat tak jelas membuat kedua manusia di dalam bilik segera terbirit birit keluar toilet.


elvanno keluar saat tau kedua manusia messum itu sudah keluar sedari tadi. berjalan menuju ruang guru.


membawa setumpuk buku lks ke kelas, sekalian membagi buat semua teman temannya. lalu duduk kembali dibangkunya.


nonyor kepala viko.


"anjeeng, lo! ngerjain gue! "


viko dan dava saling tatap, lalu tos sambil nyengeges. sementara bryan, udah ngebo beberapa menit yang lalu.

__ADS_1


elvanno mengeluarkan ponselnya. memutar video yang ia rekam tadi dengan posisi silent. memicingkan mata karena kenal sama bocah yang ada di dalam layar. bisa dipastikan jika dua anak ini adalah adik kelas yang belum pernah ia lihat.


menyodorkan ponsel ke viko.


"kenal yang lagi ***** ini nggak? "


dengan ogah ogahan viko menerima ponsel elvanno. matanya terbelalak saat melihat putaran video messum si adek kelas.


narik lengan baju dava.


"nyet, ini kan adek kelas yang kemarin gue anterin ya?,"


dava ikutan natap ponsel, matanya juga membulat, dia pun terkejut. menelan saliva yang kini macet di tenggorokan. membekap bagian bawahnya yang jadi bergerak sendiri.


"benar kan kata gue. dia ini udah nggak segel. jalannya aja udah ngangkang"


"iya, sama kek dewi. udah ngangkang karena keseringan lo ent*t! " sembur elvanno.


dava nonyor bahu elvanno.


"astaghfirullah, babang elvanno. ngomongnya kok gamblang banget. filter dikit dong bang"


tak menanggapi itu, elvanno hanya terkekeh. kembali menatap gadisnya yang benar benar fokus ikuti pelajaran. keyra udah balik lagi, kok jadi males buat balik rajin ya? pengen kek dulu lagi yang nyantai, dengerin musik atau ngebo pas pelajaran. Ah, ralat. lebih tepatnya bolos dijam pelajaran.


elvanno menyangga kepala dengan satu tangan. tersenyum sendiri menatap keyra, terlebih gambaran beha yang sedikit terlihat bentuknya, bukan warnanya. semua mengingatkannya pada kejadian tadi malam, dimana tangannya yang benar benar nggak bisa buat main elus elus dadaa yang sedikit nanjak itu. inget ya, se-di-kit.


"sebutkan azas dasar negara kebangsaan repuplik indonesia yang di buat oleh muh. yamin. elvanno? " pak lukman melontarkan pertanyaan ke elvanno.


"semalam elus elusan" refleks, itu yang keluar dari mulut elvanno.


kring!


kring!


kring!


semua mata tertuju padanya, termasuk dava dan viko. dua sahabatnya ini mematikan ponsel, bryan mengangkat kepala, menatap elvanno dengan heran.


"hahahahaha.... " rani, nino, bryan, dava dan viko tertawa kompak. tak tau apa yang ada diotak elvanno.


pak lukman geleng kepala.


"kurang kerjaan banget muh. yamin, bikin azas elus elusan semalam".


-Happy Reading🄰-

__ADS_1


Jangan lupa like and votešŸ–¤


__ADS_2