
papa mengelap mulut dengan tissu, kembali meneguk air putih yang masih tersisa di dalam gelas. menatap elvanno dan keyra yang masih belum selesai makan.
"van" panggilnya, dan itu membuat elvanno sedikit melirik ke arah papanya.
"mau ikut jalan disekitaran pantai nggak? "
elvanno menelan makanan yang sudah ia kunyah dari tadi.
"papa mau kesana? "
mama ngangguk, membenarkan.
"mama pengen naik perahu di laut, sekalian nemenin papa juga"
elvanno kini menatap keyra yang tengah asik mengunyah makanan nya. terlihat cuek dan menikmati apa yang ia makan.
"key, lo pengen ikut naik perahu nggak? "
merasa dipanggil, keyra menoleh dengan mulut yang masih sibuk mengunyah.
"ikut kemana? "
"keliling pantai naik perahu" jawab elvanno yang memasukkan makanan terakhir ke mulutnya.
"ikut aja key. pasti seru kok. " papa membujuk.
"hmm.. mama ikut? " tanya keyra yang menatap mamanya.
mama ngangguk, meneguk minuman nya.
"mama pengen keliling pantai"
"ikut yuk, key" ajak elvanno yang ingin naik perahu.
keyra ngangguk.
__ADS_1
"iya deh, aku ikut"
ada seutas senyum kelegaan di bibir elvanno. setidaknya, keyra engga akan nyuekin dia dengan berbalasan chat sama bryan. itu bikin emosi.
selesai makan, mama dan keyra memberesi meja makan. lanjut bersiap untuk naik perahu yang ada di tepi pantai tak jauh dari villa. menaiki mobil yang dikendarai oleh papa sendiri, jalanan nya belum beraspal, hanya muat untuk lewat satu mobil saja. berkali kali keyra mengulas senyum. merasa sangat bahagia dengan pemandangan yang indah dan nyaman.
sesampainya di tepian pantai tempat dimana perahu perahu berada, papa menyewa dua perahu. dengan sangat sengaja, papa menyewa dua perahu yang bertujuan untuk memberi ruang keyra agar semakin dekat dengan anaknya.
"loh mama sama papa tadi kemana? " tanya keyra celingukan mencari keberadaan mertuanya itu.
"itu mereka udah berlayar duluan, ayo naik" ajak elvanno.
dengan senang hati keyra mengikuti langkah elvanno naik ke perahu. lalu sang pengemudi perahu menyalakan mesin dan mulai menjalankan perahu nya.
beberapa kali keyra tersenyum dengan bahagia, ia melihat pemandangan yang begitu indah, hamparan lautan yang biru, burung burung laut beterbangan, cuaca yang cerah, serta angin sepoi sepoi yang mengibas ngibaskan rambut panjang keyra.
sesekali elvanno tersenyum simpul melihat raut wajah keyra yang terlihat begitu bahagia. ia merogoh ponsel dari saku celana dan mulai mengusap layar tipis tersebut.
ia mengarahkan kamera ponsel nya secara diam diam ke arah keyra tanpa disadari oleh si empunya, ia mengambil beberapa foto keyra yang tengah menatap ke lautan.
ceklek!
dengan cepat elvanno mengambil foto tersebut.
"izroil!! " teriak nya dengan mulut yang manyun. berjalan dengan hati hati mendekat ke arah elvanno.
"izroil hapus foto ku! " perintah keyra dengan kesal.
"idih, siapa juga yang foto elo, menuhin memori gue aja.jadi orang jangan ke geeran" elak elvanno.
dan itu berhasil membuat keyra tambah manyun.
mengeluarkan ponselnya, lalu berselfie ria dengan sendirinya. namun tiba tiba kepala elvanno bersandar di bahu nya ketika memencet tombol kamera.
"iih izroil!! kamu kenapa sih gangguin aku mulu" kesalnya
__ADS_1
"yaelah key, baru nyender doang. belum juga yang lain" jawabnya tanpa melirik keyra.
bhukk!
tiba tiba ada ombak yang menghuyung perahu mereka. dan itu membuat elvanno terjatuh ke lantai,
"hahahahaha" tawa keyra saat melihat suaminya terduduk di lantai perahu.
"bukannya nolongin malah ngetawain" gerutu elvanno, lalu kembali naik ke atas kursi semula.
ada senyum bahagia, untuk pertama kali nya ia melihat tawa lepas keyra. ada yang mulai terasa aneh di dada, sedikit bergetar, rasa senang yang terasa sedikit berlebih.
sekitar satu jam lebih mereka muter muter dilautan, panas pun juga mulai terik. keyra yang merasa haus mengajak elvanno kembali ke tepian.
"nih" elvanno menyerahkan sebotol air dingin yang sudah ia buka.
dengan cepat keyra meneguknya, lalu menatap elvanno yang ternyata tengah memperhatikannya sejak tadi.
"ngapain liatin aku sampai kek gitu? " sedikit manyun dengan tangan yang sibuk menutup botol minumnya.
elvanno tertawa kecil, tangannya terulur, mengelap sisa air putih yang masih tertinggal di bibir keyra. sejenak membuat keyra menegang, aliran darah terasa berhenti sesaat, tubuhnya diam tak bergerak. tak berkedip menatap wajah elvanno yang begitu dekat dengannya.
berbeda dengan elvanno yang sepertinya engga sadar dengan kelakuannya. santai, bahkan tersenyum lebar menatap ke sekeliling.
"balik aja yuk, key. ini matahari udah hampir dikepala" matanya menyipit menatap ke atas langit.
keyra menelan ludah yang sempat tercekat.
"hmmm, iya. kita pulang aja"
berjalan mengekor langkah suami. berkali kali ia melirik punggung yang tertutup jaket warna hitam itu. lalu tersenyum kesenengan, entah apa yang ada dipikirannya saat ini. intinya, dia senang banget. ada banyak bunga yang bermekaran di dalam hatinya.
_**Happy Reading😘_
Jangan lupa like and vote ya guys🖤**
__ADS_1