Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 85


__ADS_3

"aku udah lama sih di rumah sakit ini"


kening keyra berlipat, ia nggak paham.


"maksud ku.. aku dirumah sakit ini jagain bryan" jawabnya cepat, lalu tersenyum kaku.


"iya, itu... aku ngurusin bryan sampai sembuh"


keyra terbelalak, cukup terkejut mendengar kabar ini. meraih tangan dara, menggenggam nya cukup erat.


"gimana keadaan bryan sekarang? dia baik baik aja kan? " tanya nya setelah ingat jika saat itu bryan dalam keadaan sekarat.


dara ngangguk,


"bryan udah sembuh kok. dia udah bisa jalan kek biasanya. malah udah bisa marah marah lagi" jujur nya.


keyra menghela nafas penuh kelegaan.


"syukurlah kalo dia baik baik aja" keyra tertawa kecil


" gimana ceritanya, kamu bisa jagain bryan? kalian... kalian pacaran ya? " goda keyra.


dan itu membuat keyra melotot terkejut. nabok pelan kaki keyra.


"ngawur! enggak kok! anggap aja aku ini kerja, key. aku jagain dia itu dibayar"


keyra menghentikan tawa, ngangguk pelan.


"jadi boy sister dong, kamu nya. hihihi.... "

__ADS_1


"iihh,key... " kesal dara, kembali nabok kaki keyra.


lama mereka bertukar cerita yang cukup membuat mood keyra membaik. bisa kembali tertawa dan melupakan sejenak kejadian kala itu.


"dar, kamu.... kamu di rumah tinggal sama siapa? " tanya keyra tiba tiba.


dara menyerahkan pisang yang udah ia kupas.


"aku tinggal sama bapak, key"


keyra mulai menggigit pisang, mengunyahnya pelan.


"ummm.. kalo aku numpang tinggal dirumah kamu, apa boleh? " tanya nya pelan.


dara terdiam, tentu terkejut mendengar permintaan keyra.


"jangan aneh aneh, key"


dan itu membuat dara membalasnya dengan serius juga.


"key, keluarga elvanno itu orang kaya. mereka pengusaha terkenal di kota ini. bapakku aja sangat mengagumi pak abram"


"dar, kalo aku boleh milih, aku lebih pilih hidupku yang dulu. aku lebih pilih tetap tinggal di bogor dengan semua kekurangan. semua terasa menyenangkan sebelum aku kenal elvanno." sahut keyra cepat.


dara menarik nafas dalam.


"hidup diantara mereka emang nggak mudah, key. tapi.. bukankah kalian ini udah... udah nikah ya? " tanya nya lirih.


keyra ngangguk, menyandarkan tubuh ke belakang.

__ADS_1


"entahlah, dar" air mata kembali menetes membasahi kedua pipi.


"ini... ini terlalu sakit" kembali keyra terisak.


dara beranjak dari duduk, merengkuh tubuh keyra. memeluk tubuh itu dengan erat.


"sabar, key. sabar. aku tau ini enggak mudah. tapi... aku yakin, semua akan baik baik saja"


keyra menangis tersedu di bahu dara.


"aku hampir dilecehkan oleh mereka, dar. aku... aku bahkan udah telanjang di depan banyak orang, hiks.... aku... aku udah kotor... "


tristan menutup pintu ruangan dengan rapat. membuang nafas berat, ikut rasain seperti apa sakitnya keyra. mendorong kursi roda untuk menjauh dari ruang rawat keyra.


tristan menghentikan kursi di taman samping rumah sakit. dia sendiri duduk di kursi taman, pikirannya juga sedang tak baik.


"nangis aja. teriak aja sesuka lo. gue nggak bakal ngetawain" ucapnya.


elvanno menunduk, menepuk dadaa berkali kali. sesak banget denger keyra bicara seperti tadi. seakan dirinya adalah monster yang sudah membiat kehidupan keyra berantakan. ia merem dalam, menggeleng untuk menahan sakit hati. pelan, air mata jatuh membasahi pipi putih yang sudah kembali bersih. bekas lukanya telah memudar dengan berjalannya waktu.


"ini sakit banget....hiks...key... kenapa kita jadi kek gini.... " elvanno menutup wajah dengan kedua tangan.


mengingat senyum tulus saat terakhir kali keyra memeluknya. kata kata lembut yang diucapkan itu. pelukan hangat mereka.


'izroil, aku sayang sama kamu' kata kata itu berputar di kepala.


"key... harus nya gue ada buat lo. gue yang harusnya peluk lo saat ini, tenangin elo. tapi kenapa gue yang jadi monster nya? kenapa? arrgghh! " teriaknya melepaskan sesak di dada.


-**Happy Reading😘-

__ADS_1


jangan lupa like and votešŸ–¤**


__ADS_2