Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 32


__ADS_3

kembali duduk di kursi yang sama, menatap ponsel yang sudah ada pesan masuk dari bryan, dara dan teman nya yang dari kampung. tersenyum sendiri membaca chat dari bryan yang mulai absurd.


segera keyra menyembunyikan ponsel saat tau elvanno muncul, menatapnya yang memainkan ponsel. tak pedulikan itu, keyra beranjak. kembali masuk ke dalan rumah dengan melirik sengit elvanno.


masuk ke kamar, bersandar pada papan ranjang. kembali menatap ponsel, mengetik pesan balasan dengan hati hati. kini tertawa kecil saat membaca pesan balasan dari dara. ia melirik pintu yang terbuka pelan, menampilkan sosok lelaki yang berstatus suaminya berdiri disana. keyra melongos, terlihat sangat malas menatap elvanno. ia pun kembali asik memainkan ponsel ditangannya.


elvanno yang dicuekin, merasa sangat geram. ia ikut duduk di tepi ranjang, menatap istrinya yang enggan menantapnya.


"lo beneran pacaran sama bryan? " tanya nya meyakinkan


keyra ngangguk tanpa balas menatapnya. kembali tertawa kecil membaca pesan balasan dari bryan.


"putusin bryan! " ucapnya yang terdengar perintah


kali ini keyra mengangkat kepala, menatap elvanno yang terlihat sangat kesal. keyra terlihat sangat tidak peduli, ia kembali menatap ponsel di depannya.


"enggak! aku baru aja jadian, masa udah putus" jawabnya cuek.


elvanno terlihat frustasi mendengar jawaban dari keyra.


"key, jangan gini dong.. lo balas dendam ke gue? "


keyra melirik elvanno.


"ngapain balas dendam? kalo niat balas dendam, udah aku bunuh dari kemaren kamu tuh" jawabnya kesal.


elvanno yang memang merasa bersalah tentang kematian kedua orang tua keyra, hanya bisa diam menghembuskan nafas panjang.


"nggak seharusnya lo pacaran sama cowok lain disaat status lo udah resmi bini gue"

__ADS_1


keyra mencebik lirih, sama sekali engga peduliin rengekan suami.


"putusin bryan ya" kali ini pintanya dengan mengiba.


keyra tetap menggeleng.


"aku juga pengen ngerasain disayang sayang sama pacar. dikasih cium pas ketemu. kek nya asik" tersenyum sendiri membayangkan yang ada dikepalanya, tentunya membayangkan kemarahan elvanno.


mendengar ucapan keyra, elvanno melotot. bayangan bryan yang mencium keyra di parkiran sekolah. lalu bryan yang akan sangat rajin mengantar jemput keyra. ia yang akan menikmati pemandangan orang pacaran itu. .... oh no!


dengan cepat elvanno naik ke atas kasur, meraih kedua bahu keyra dengan cepat. membuat keyra sedikit terkesiap. ia mengerjap beberapa kali melihat wajah elvanno yang marah.


"putusin bryan, atau gue kawinin sekarang!"


mata kedua nya beradu, cukup dekat. membuat dada keyra berdebar tak karuan, entah sejak kapan ia merasa gerogi dan gugup beradu tatap dengan elvanno. pengen mengalihkan pandangan, namun tidak bisa. ia sudah terkunci.


"ka.. kamu ngomong apa sih! jangan ngaco! kita ini masih sekolah. tugas kita belajar. nggak seharusnya kita ngelakuin hal seperti itu" suara keyra terdengar gerogi, gagu, dan melemah.


"putusin bryan ya" pintanya lagi.


keyra menggenggam erat ponsel.


"tap... tapi kenapa? "


"gue cemburu" ungkapnya tanpa ragu.


dan itu berhasil membuat mata keyra melotot, sangat tak percaya.


"ini izroil ngungkapin perasaannya? " bathinnya yang merasa benar benar sangat ragu.

__ADS_1


elvanno makin mendekatkan wajahnya, membuat keyra semakin gerogi karena hembusan nafas hangat elvanno menyapu wajahnya.


"boleh *****? " ijinnya tepat berada di depan wajah keyra.


dengan cepat keyra menutup mulut erat.


"nggak mau, bibirmu rasa rokok! "


"enggak kok, dari pagi gue belum ngerokok" menarik tangan keyra yang menutupi mulut, tapi kesusahan.


"aku nggak mau, kamu kan pacarnya devi. nanti aku bisa dibilang perebut pacar orang. dan aku ini pacarnya bryan. aku nggak mau dibilang selingkuh" ucapnya dengan mulut yang terbungkam.


elvanno menyentak nafas kasar.


"key.. "


"udah deh, kamu jangan cium cium aku lagi"


merasa lenggang, keyra segera berlari turunndari ranjang, lalu masuk ke dalam kamar mandi.


ia tersenyum kesenangan setelah berada di dalam kamar mandi. bayangan wajah kesu elvanno membuatnya merasa menang. menatap kedua pipi yang merona melalui kaca depan. memegang pipinya sambil tersenyum lebar.


"tadi itu.. izroil akui kalo dia sayang sama aku bukan sih? " bertanya sama bayangannya.


keyra tertawa kecil.


"aku juga pengen ***** lagi, tapi.. gengsi lah. tunggu dulu ia putus sama devi"


_**Happy Reading😘_

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like and vote ya guys🖤**


__ADS_2