Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 137


__ADS_3

sepulang sekolah, elvanno pergi keluar. lama banget dia nggak pernah ngumpul bareng teman temannya, tentu kangen dong. sementara keyra, melakukan pekerjaan rumah, membantu bik sari. eh karena keyra udah balik ke jakarta, makanya bik sari dan pak adi juga ikut balik. terlebih nggak ada rika dirumah, mereka tentu sangat dibutuhkan untuk mengurus rumah besar berlantai dua dengan halaman yang luas.


mendengar suara mobil yang memasuki garasi, keyra berlari kecil, menyingkap gorden ruang tamu. tersenyum kecil saat melihat papa mertuanya turun. dia segera berlari masuk, membuatkan minum hangat untuk menyambut mertua pulang kerja.


"pa, ini aku buatin teh hangat" sapa keyra begitu abram masuk ke dalam ruang keluarga.


abram tersenyum menatap gelas putih yang biasa rika sajikan untuknya.


"iya, makasih key" berjalan mendekat, menaruh tas, lalu meneguk teh itu sedikit.


"elvanno mana? "


"elvanno keluar sama bryan. aku bantu naruh tasnya di kamar ya pa" menenteng tas abram, lalu membawanya menuju kamar yang tak jauh dari ruang keluarga.


abram menyentak nafas kasar, menekan ujung mata. perlakuan keyra mengingatkannya pada istri tercinta yang udah pergi jauh. melupakan, itu nggak akan pernah mungkin. justru kenangan mereka semakin membuatnya sakit, tersiksa karena rindu yang kini tak bisa ia tuntaskan.


"pa" panggilan keyra mengalihkan lamunan.


"papa mau mandi pakai air hangat? biar aku siapin ya"


abram yang masih duduk di sofa depan tv, tersenyum, lalu ngangguk.


###


beberapa hari berlalu.


pukul 07.00 pm

__ADS_1


pak abram, tristan, elvanno dan keyra berada dimeja makan. mereka baru saja selesai menyantap makan malam. kini menghabiskan minum sambil dengerin tristan yang kini mulai bantuin papa di perusahaan.


"tan, van, key, papa mau ngomong penting" pak abram menatap serius ketiga anaknya.


tristan dan elvanno menghentikan ocehan, keyra juga terlihat diam, tapi tangannya sibuk mengupas buah pir.


"besok siang, papa mau pergi ke bogor. papa mau tinggal dirumah orang tua keyra. mau nenangin diri disana"


semua benar benar diam, menatap pak abram yang matanya mulai mengembun. menunduk, menyembunyikan wajah sedihnya.


"pa, papa sakit? " elvanno mengelus lengan abram.


mengusap kedua mata, lalu mengangkat kepala. memaksakan untuk tersenyum.


"enggak, papa nggak sakit. papa hanya butuh... butuh tenang dan... menyendiri sebentar" kini menatap keyra yang menatapnya iba.


keyra menatap elvanno dan tristan yang menatapnya.


"aku sih nggak masalah pa. tapi... papa mau tinggal disana sama siapa? "


"iya, papa disana nanti sama siapa? " tristan ikutan komen.


abram kembali mengulas senyum, mengelus lengan kedua putranya.


"kalian tenang aja, papa disana tinggal sendiri kok. papa nggak punya selingkuhan"


tristan dan elvanno sama sama berdecak kesal.

__ADS_1


"bukan itu maksud kita pa" sahut elvanno kemudian.


"papa kalo cuma tinggal disana sendiri, siapa yang nyiapin makan, bersihin rumah, nyuci baju.. dan yang lainnya lagi" tristan menjabarkan kekhawatirannya.


"papa bisa lakuin semua sendiri kok" kembali pula pak abram meyakinkan anak anaknya.


tristan dan elvanno beradu tatap, berbicara melalui tatapan mata. setelahnya, menatap papanya yang sibuk mengusap embun dimata.


"kita tau perasaan papa. karena kita semua juga merasakan hal yang sama. "


"kalo emang itu yang terbaik dan udah jadi pilihan papa. kita nggak masalah kok pa" lanjut elvanno menimpali.


abram mengulas senyum. dia memang sangat butuh menyendiri dan berdiam diri untuk beberapa waktu dulu.


"tan, papa serahin perusahaan ke kamu. ada pak jonatan yang akan bantu kamu jika ada masalah. atau... kamu bisa tanya ke papa"


tristan membuang nafas panjang, lalu ngangguk. menatap elvanno yang juga menatapnya.


"lo harus mulai ikut belajar. biar bisa kasih uang jajan buat keyra. masa udah punya bini, yang ngasih jajan bininya malah abangnya? kan nggak lucu! "


elvanno melengos, menatap keyra yang tersenyum kecil.


"cckk, diungkit. keliatan banget nggak ikhlas, anjiiir! "


-Happy Reading🄰-


Jangan lupa like and votešŸ–¤

__ADS_1


__ADS_2