Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 47


__ADS_3

senin pagi.


dengan persiapan yang matang, keyra tersenyum di depan cermin rias. memantapkan hati untuk mengikuti ujian kenaikan kelas di hari pertama.


"ayah, ibu. doain keyra ya. semoga keyra bisa menyelesaikan semua soal dengan benar dan tentu hasilnya selalu bikin kalian bangga" monolog nya dengan pantulan diri di cermin.


"hufftt... " buru buru ia menghapus linangan air mata yang hampir saja netes.


"yaampun, kangen banget di peluk ayah pas mau berangkat ujian gini. lalu dikasih doa yang selalu bikin aku tenang ngerjain soal" air matanya beneran netes membasahi kedua pipi.


keyra mendudukkan pantat di tepi ranjang, menutup wajah dengan kedua tangan. terisak kecil mengingat kenangan yang tak kan pernah hilang dari ingatan.


"Ya Allah, aku kangen ayah sama ibu, hiks... "


kling!


meraih ponsel yang ia letakkan diatas meja, mengusap mata yang berair. ada pesan wa masuk dari bryan.


{aku otewe ya, key}


jari telunjuknya mengetik menyentuh layar tipis itu pelan, belajar untuk nggak typo lagi.


{iya} setelah kurang lebih lima menit, akhirnya pesan balasan itu terkirim.


mengambil tissu, mengelap wajah yang sempat belepotan karena air mata. kembali memperbaiki dandanan di depan cermin. meraih tas ransel kecil yang sudah ia isi dengan buku dan beberapa alat tulis. berjalan santai keluar dari kamar.


"astaga" ucapnya memegangi dada. terkejut karena ada elvanno di depan pintu kamar.


"izroil! kamu ngapain di depan kamarku? "


elvanno tersenyum manis, dia memang sangat tampan. keyra pun mengakui itu, tapi hatinya belum bisa luluh begitu saja.


"berangkat bareng gue ya"


keyra mencibir, nyelonong gitu aja melewati elvanno. membuat elvanno menarik tangannya.


"key"


"iissh" kesal keyra, mengibaskan tangannya kasar.

__ADS_1


"aku udah janjian sama bryan"


nggak peduliin wajah elvanno yang terkejut dengan kedua mata melotot, ia bergegas melangkah menuju tangga. menuruni tangga dengan cepat.


tersenyum saat tatapannya bertubrukan dengan mama rika. menarik kursi, lalu duduk disana.


"pagi, ma" sapanya lembut.


"pagi juga sayang" mama menatap tangga, dimana anak ganteng nya turun dengan wajah cemberut penuh kekesalan.


"van, kamu kenapa? masih pagi, kok muka nya serem banget? "


elvanno melirik keyra, yang dilirik sama sekali engga peduli. meminum susu putih jatahnya sampai habis, lalu menggigit roti panggang yang sudah disiapin sama mama.


elvanno menarik kursi tepat disamping keyra, mendudukkan pantat dengan kasar disana.


"pagi pagi udah bikin mood ambyar, dasar udik! " kesalnya, meraih gelas, lalu meneguk susu miliknya.


mama geleng kepala.


"tristan udah pergi dari satu jam yang lalu, dia joging di sekitaran kompleks" sahut mama yang tentu ngira kalo anak bontotnya ngambek sama tristan.


kling!


"aku berangkat dulu ya ma" tak menunggu jawaban mama, keyra segera berlari keluar rumah.


"anjiiing! " kesal elvanno. mendorong kursi cukup kasar, menyusul langkah keyra yang tentu sudah tertinggal.


mama geleng kepala melihat tingkah kedua bocah yang ia tak tau sedang ada masalah apa.


wajahnya tambah jelek, karena begitu buka pintu depan, ia harus melihat bryan yang begitu mesra memasangkan helm di kepala keyra. menyentak nafas kasar, mengalihkan pandangan.


"mari, mas elvanno. kita duluan ya" ucapan kata pamit dari bryan membuat hati elvanno makin mendidih.


detik kemudian, ninja hitam itu melesat meninggalkan halaman rumah. elvanno menendang angin dengan wajah marahnya.


"brengsekk! awas aja! ntar malam beneran gue servis lo! "


motor bryan berhenti di lampu merah, sedikit menoleh ke belakang.

__ADS_1


"liburan ke pulau kemaren berapa hari key? " tanya nya basa basi, karena sebenarnya dia udah tau.


keyra sedikit manyun sambil mengingat liburannya kemarin.


"kemarin.. tiga hari. eh, yan. aku mau nanya"


"ya yaang, mau nanya apa? "


"diih" keyra nabok bahu bryan saat mendengar panggilan itu. sedangkan bryan malah terkekeh kesenengan.


"kamu kenal sama cowok yang namanya... garry? "


kening bryan berkerut, kekehan nya berhenti saat mendengar nama itu disebut.


"kenapa sama garry? "


keyra geleng kepala.


"nanya aja"


"dia ngajakin kamu kenalan? "


kembali keyra geleng kepala,


"enggak kok. emang nya dia siapa? kamu kek nya kenal ya? "


bryan sedikit memutar tubuh, hingga ia bisa menatap wajah keyra.


"jangan deket deket sama dia"


"kenapa? " tanyanya tak paham.


mata cantik itu mengerjap lucu, membuat bryan tersenyum gemas. terlebih melihat motor elvanno yang berhenti tepat dibelakang motonya. dengan sengaja, ia mencubit pipi keyra.


"dia itu pacarnya ezhi, salah satu temennya devi. pacarnya elvanno. lo tau orang nya kan? "


_**Happy Reading😘_


Jangan lupa like and vote ya🖤**

__ADS_1


__ADS_2