
tangan elvanno terulur, mencolek hidung keyra dengan sangat gemas.
"kenapa merem? pengen dicium, ya? "
keyra langsung melek, matanya membulat. kedua pipi nya memerah merona. entah dia malu atau marah. kembali mata mereka beradu, saling diam merasakan sesuatu yang berbeda..
"ngapain liatin aku begitu? mau di culek? " ketus keyra
elvanno tertawa kecil.
"elo juga liatin gue. kenapa? ganteng? "
keyra mendorong tubuh elvanno, tapi kekuatan nya engga sebanding.
"minggir!! kamu tuh berat! izroil! ".
elvanno kembali tertawa kecil.
"manyun aja terus, lama lama gue *****! "
keyra mengerutkan kening.
"apaan itu, *****? "
drrtttt.. drrtttt..
ponsel elvanno bergetar dan berbunyi dengan nyaring. membuat kedua nya engga bisa fokus saling tatap lagi. elvanno segera berdiri, meraih ponsel nya yang ada di atas meja.
"hfftttttt" desisnya kesal. dengan sangat malas ia menekan tombol hijau.
"hallo" sapanya tak bersemangat.
"beib, entar malam ke club ya"suara devi yang membuat keyra sangat kesal.
segera keyra pergi dari kamar elvanno. melalui pintu balkon, ia kembali masuk ke kamar nya. merebahkan tubuh dengan kasar ke atas ranjang. matanya terpejam, wajah ganteng suaminya terus saja muncul di depan mata. tiba tiba senyum manis khas elvanno dengan kedipan satu mata itu muncul, serasa ada di depan mata setiap waktu.
menarik bantal terdekat, lalu menutup kepala dengan bantal. berharap bayangan izroil tampan itu beranjak dari otak.
"astaga! apa seking bencinya, sampai aku engga bisa hilangin dia dari kepala ku? " pindah posisi, tengkurap sambil menutup kedua telinga.
"aaaa! pergi kamu dari otak ku! " teriaknya kencang.
tut.. tut.. tut..
telfon terputus sepihak. elvanno menatap layar ponsel yang menghitam. kekasihnya ngambek lagi karena lagi lagi ia menolak ajakannya.
merebahkan tubuh diatas kasur, pandangannya menerawang . menatap plafon berwarna putih dengan lampu yang cukup besar ditengahnya.
"kok rasanya beda, ya" ngomong sendiri. mengelus dadanya. ada perasaan yang berbeda dalam hati.
dulu ia sangat bahagia saat bersama devi, berbalasan chat, ngedate bareng, bahkan hampir tiap hari selalu ingin bareng devi. baru kemaren rasa jenuh itu muncul, merasa terkekang, tak lagi bebas.
"seneng engga seneng sih, aku menikmatinya"
lamunan nya buyar mendengar suara keyra.
segera beranjak, membuka sedikit pintu balkon. keyra berdiri mepet ke pagar pembatas. tangannya memegang hp yang menempel di telinga. rambut panjang nya terlihat sangat mempesona saat tertiup angin.
__ADS_1
memilih tetap berdiri, bersandar pada pintu dan menyilakan kedua tangan di depan dada.
terdengar tawa kecil dari keyra.
"jadi sekarang kila ketua kelas? ". jeda sebentar
" hahaha, lucu juga ya, kalian jail banget"
elvanno mengerutkan kening, mencoba berfikir. siapa kila? teman sekelasnya engga ada yang bernama kila. matanya membulat saat mengingat seseorang.
"engga salah lagi, itu pasti lagi telfonan sama si bucin" bathin nya.
segera elvanno beranjak, berjalan mendekati keyra. berdiri tepat disampingnya. lalu ikut nyimak seseorang yang berbicara di telfon.
"janji deh" suara seorang lelaki
"iya, aku tunggu ya! aaaaa! " berteriak karena terkejut ada elvanno disampingnya. menaruh ponsel di dada,
"izroil! kamu ngagetin! "
elvanno tetap diam tak menanggapi, langsung nyelonong masuk ke kamar keyra. duduk di meja belajar, membaca beberapa tulisan keyra yang ada di buku.
"sel, udah dulu ya, besok kita lanjutin lagi" engga perlu menunggu jawaban dari ansel, keyra segera mematikan telfonnya. berlari menyusul suaminya masuk ke dalam kamar.
"kamu ngapain sih! masuk ke kamar aku sembarangan! "
" ajari bahasa inggris dong, nilai matematika gue rendah banget" ungkap nya tanpa menatap keyra. fokus liatin buku tulis keyra diatas meja.
"bukannya pacar kamu itu kakak kelas ya, minta ajari dia kan bisa" ketus keyra, mendudukan tubuhnya di tepi ranjang.
"ckkkkk! dia mana bisa! ujian aja nyari contekan! "
"ambil bukumu sana! kita belajar bareng"
elvanno tersenyum, beranjak keluar kamar melalui pintu balkon. tak begitu lama, kembali masuk ke kamar keyra dengan membawa tas sekolahnya. mengeluarkan buku tulis dan pulpen. lalu duduk dengan nyaman di samping keyra. menatap istrinya yang sedang serius mengerjakan soal soal.
ada rasa senang yang sulit dijelaskan saat menatap wajah manis disampingnya ini. iseng ia mengambil ponsel dan memfoto keseriusan keyra.
"izroil! katanya mau belajar, kok malah nyuri foto sih?! dasar jahat! " mulut itu selalu saja cemberut.
bahkan tak pernah tersenyum untuknya.
"elo asik sendiri, gue kan engga ngerti mau ngerjain yang mana" mengela.
"isshhh! " desis keyra menengadahkan tangan.
"buku paket kamu mana? "
merogoh tasnya. mengambil buku yang sampulnya berwarna hijau. keyra meraih buku yang diberikan elvanno. membolak balikkan buku dengan sangat heran.
"ini baru ya? masih bagus,keliatan banget belum pernah dibuka. "
elvanno nyengir.
"emang belom pernah kebuka sedikitpun"
keyra menggelengkan kepala.
__ADS_1
"kamu ngapain aja sih kalo kesekolah? pacaran doang? engga penting banget! kasihan papa kamu, kerja pergi pagi pulang malem, duitnya cuma kamu habisin engga guna gitu" ngomel sambil membuka buku paket elvanno.
"kamu tuh beruntung banget, taukk! aku dulu ya, harus ada di peringkat satu kalo mau tetap lanjut sekolah. belum lagi mikirin beli bukunya. harga 65 ribu itu ngumpulin nya seminggu lebih" menepuk kepala nya sendiri.
"kenapa jadi cerita ke kamu ya!, udah ah, kamu kerjain yang ini" menunjuk yang dia maksud.
elvanno menatap wajah keyra dengan serius. ada rasa kasihan saat mendengar sekilas tentang nya.
tukk!
keyra memukul kepala elvanno dengan pensil yang ia pegang.
"jangan liatin aku kek gitu! beneran aku culek loh" ancamnya dengan kesal.
elvanno diam tak menanggapi. membuka buku tulisnya dan menatap buku paket. keningnya berkerut. mendekatkan buku agar ia lebih leluasa membacanya..
kiano memiliki 5 celana, 7 kemeja dan 4 buah topi. banyak cara agar kiano dapat memakai berbagai celana, kemeja dan topi adalah...
A. 24
B. 120
C. 48
D. 140
E. 55
menggaruk kepalanya yang tiba tiba terasa gatal. melirik keyra yang sibuk mencoret coret buku.
"kenapa? " tanya keyra tanpa menatap elvanno.
"ini soal nomor satu gue engga ngerti"
"jawabannya 48" masih engga noleh ke elvanno.
elvanno tambah natap keyra dengan serius.
"elo kenal sama kian?"
keyra menghentikan aktifitasnya.
"kian siapa? " balas natap elvanno.
"ini, yang punya celana, kemeja dan topi"
menunjuk soal nomor satu tadi.
keyra cemberut, kembali memukul kepala elvanno dengan pensil.
"serius! izroil!! kalo engga bisa serius balik aja ke kamarmu sana! "
"aelaah.. nanya serius juga. kalo lo engga kenal, kenapa lo bisa tau kalo kian punya 48 cara,tau nya dari siapa? "
keyra kembali menatap suaminya. menatap dengan lekat. memang tidak ada gurat becanda dari wajahnya
"apa iya, suamiku se oon ini? " bathin nya.
__ADS_1
_Happy Readingš_