Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 58


__ADS_3

"iya, lo pulang bareng gue" mengelus kepala keyra, kembali memeluk gadisnya. kini ia merasa sakit melihat tangis keyra. menatap bryan yang membelakangi mereka.


"yan, lo balik naik ojol aja ya"


bryan mengangkat tangan yang menandakan menyetujui ide itu.


"kalian pergi duluan aja. gue udah pesan ojol" bohongnya, dia hanya ingin menyembunyikan perasaan yang.....entah.


elvanno mengurai pelukan, menatap keyra yang ternyata kembali meneteskan air mata.


"udah, jangan nangis. jangan sampai mama tau hal ini. mama pasti khawatir banget. " kembali tangannya sibuk mengusap pipi keyra.


setelah keyra tenang, ia mulai naik ke motor, memutar kunci dan menyalakan mesinnya. keyra pun langsung naik ke boncengan, menoleh, menatap bryan yang tetap berdiri membelakangi mereka.


pengen ngomong maaf, dan banyak lagi yang pengen keyra jelasin. tapi ini bukan saat yang tepat, terlebih, motor elvanno segera melaju. membunyikan klakson terlebih dahulu, membuat bryan kembali mengangkat tangan ke atas. melambai mengiringi kepergian sahabat dan gadis yang berhasil membuatnya jatuh hati.


merasa motor sudah berjalan jauh, bryan berbalik, membuang nafas panjang menatap kepergian mereka. menunduk dalam merasakan kekecewaannya sendiri.


"mungkin ini, alasan lo nggak mau jadi pacar gue. gue.. cckk, gue terlalu munafik untuk percaya kalo lo nggak ada rasa apa pun" gumamnya sendiri, tertawa kecil dengan gelengan pelan.


untuk kedua kalinya keyra berada diboncengan motor elvanno. dan itu selalu dalam keadaan tak baik. keyra melingkarkan kedua tangan ke perut elvanno, memeluk cowok bergelar suami itu cukup erat. bahkan elvanno bisa merasakan detak jantung keyra yang masih sangat cepat. gadis mungil ini benar benar merasa ketakutan.


melambatkan laju, menggenggam tangan keyra yang berada di perut. ada rasa senang, bahagia, semua menunjukkan jika memang keyra punya perasaan padanya.

__ADS_1


motor memasuki area kompleks perumahan yang ia tempati. sedikit menoleh,


"key, gue minta jangan nangis ya. jangan bikin mama khawatir. bukannya gue egois. gue cuma--"


"iya, iya aku tau. aku udah enggak nangis kok" keyra melepaskan lingkaran tangan.


elvanno ngangguk, kembali fokus dengan motor. pelan, motor memasuki halaman rumah. masuk ke garasi yang ada disebelah kanan rumah. keyra turun dari boncengan, lalu elvanno mengacak rambut sebelum turun. menatap penampilan keyra yang memang biasa, tapi terlihat habis nangis.


keduanya masuk kedalam bersamaan. baru saja mau membuka pintu, mama lebih dulu membukakannya. menelisih wajah keyra dengan teliti. cepat elvanno mendorong tubuh keyra masuk ke dalam.


"biarin keyra ganti baju, lalu kita bisa cepat berangkat ke toko emas" ucapnya pada mama, tentu dibumbui senyum manis.


"eh, itu keyra--"


"mama mending siap siap juga deh" elvanno ngeloyor masuk, mengejar langkah keyra yang udah menaiki tangga.


keningnya malah berlipat, ia bingung,


"izroil" mendorong tubuh suami, mendongak, menatap wajah elvanno.


"kamu ngapain sih? "


kedua tangan elvanno bertengger di leher keyra.

__ADS_1


"gue khawatir banget sama lo key. beneran takut kalo sampai terjadi apa apa"


keyra sedikit mengulas senyum,


"aku udah nggak apa apa kok. memang masih ada rasa takut. tapi... itu udah nggak kek tadi"


"besok berangkat sekolah nya bareng gue aja ya. gue nggak mau kejadian serupa terulang lagi" pintanya dengan wajah penuh khawatir.


keyra benar benar tersenyum, sampai lesung pipinya terlihat.


"makasih udah khawatir sama aku. tapi aku bareng bryan aja. tadi itu, bryan juga nggak tau kalo taxi nya cuma palsu. jadi... bryan enggak salah"


"key"


tangan keyra mengelus pipi elvanno.


"ada yang mau aku omongin sama bryan. jadi.. biarin aku pergi sama bryan dulu" pintanya lembut.


tak setuju, tapi berusaha untuk yakin. akhirnya ngangguk, menyetujui.


"yaudah, aku mau ganti baju dulu. kasihan mama udah nungguin lama"


kembali kepala itu ngangguk, melepaskan kedua tangan, lalu keluar dari kamar keyra.

__ADS_1


_**Happy Reading😘_


Jangan lupa like and votešŸ–¤**


__ADS_2