Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 14


__ADS_3

"uhukk.. uhukk.. uhukk. " keyra tiba tiba keselek kuah bakso. dara menepuk punggung keyra pelan, lalu menyodorkan segelas air minum.


devi menatap keyra dengan heran.


"kenapa lo? kaget, gue mau ke puncak bareng elvanno? " keyra masih diam karena menyedot minumnya.


"gue udah biasa ya, pergi berdua bareng dia. bahkan lebih dari itu"


"jadi lo udah pernah kawin sama elvanno vi? "


"uhukk.. uhukk.. uhukkk.. " pertanyaan yang ezhi lontarkan kembali membuat keyra tersedak.


"waktu pertama kali, sampai lo engga bisa jalan itu, sama dia? " pertanyaan lanjutan ezhi yang makin membuat hati dan otak keyra merasa kurang nyaman.


devi bingung mau jawab apa, karena tentu, itu ia lakukan sama garry. bukan elvanno. bahkan sejauh ini elvanno tak pernah mau walau hanya sekedar menyentuh dadanya saja. tapi ia engga mungki jujur juga kan, bunuh diri itu namanya.


"iya, gue lakuin sama elvanno"


keyra langsung berdiri.


"ayok balik ke kelas ra, aku udah kenyang"


mendengar pengakuan devi, selera makan keyra jadi hilang. hanya ingin cepat pergi agar tak lagi mendengar ocehan kakak kelas mereka.


dengan hati kesal keyra masuk ke kelas. duduk dengan wajah cemberut dan tertekuk. dara yang engga ngerti apapun semakin penasaran dibuat nya. ia ikutan diam dengan pikiran nya sendiri.


tak begitu lama bel tanda masuk berbunyi.


nino si ketua kelas datang membawa tugas. pak hakim guru bahasa inggris ada kepentingan, jadi engga bisa masuk ngajar.


beberapa saat kemudian, elvanno dan ketiga teman nya masuk ke kelas. kelas jadi ramai oleh celotehan bryan.


"hadeewww, si bryan masuk masuk udah bikin heboh! " celetuk rani, gadis yang duduk dimeja paling depan.


"ayee... namanya juga aa tamvan ran" jawabnya pede. kembali duduk di kursi biasa. menatap keyra yang ada di depan bersama dara.


"key, lo kok duduk disitu sih? "


keyra menoleh, baru aja mulut nya mengap mau menjawab, dava udah duluan nyahut.


"takut ketularan panu lah! " sahutan dava.


"eh iya njiing, kemaren tetangga gue mati terserang panu kronis" sahut viko.


ujung bibir elvanno sedikit tertarik. tapi hanya diam dengan game di ponselnya.


"otak cicak! " bryan melempar viko dengan buku.


"mana ada penyakit panu kronis! yang ada bodoh kronis! kek otak lo! "


dava berdiri.


"otak komodo aja bangga! gue yang punya otak jerapah aja engga sombong! ".beberapa anak menoleh kearah dava.


"apa hubungannya sama jerapah? perasaan engga mirip! " sahut nino.

__ADS_1


"kagak pernah ikut belanja ke mall sih! jadi kagak paham" jawab dava.


"anak emak lo, dav! nge mall aja ngintil" sahut rani.


"mau ngintilin lo, belom halal, neng rani"


"hahahahaha" serempak semua orang ketawa.


"lagi ngebayangin, cara meres susu jerapah" bryan menerawang. tentu dengan bayangannya.


bhuukk!!


viko gantian melempar buku paket ke kepala bryan.


"babi lo!! " umpat viko dengan kekehan.


elvanno tak menanggapi. keluar dari menu game, masuk ke aplikasi hijau. mencari kontak yang ada diurutan pertengahan.


{entar pulang bareng gue aja! } send key.


pandangan nya langsung terarah ke keyra. gadis cantik itu tetap fokus nulis tanpa memeriksa ponsel yang bergetar. beralih menatap layar ponsel lagi, membuka foto profil yang ada di kontak wa keyra. yang semalam ia sengaja memasang dengan fotonya, sekarang sudah berganti dengan foto keyra sendiri.


elvanno tersenyum melihat foto keyra yang menurutnya sangat lucu.


drrtttt.. drrtttt..


saat melihat foto keyra, sebuah pesan wa masuk dari devi. segera ia membuka pesan itu.


{beib, bisa kan nanti temenin ngemall}


{ beib, kok cuma di read doang? 😭}


akhirnya elvanno menulis pesan balasan.


{ sorry, engga bisa. aku ada janji sama papa} send devi.


menutup story chat dengan devi dan kembali masuk ke story chatnya dengan keyra. pesannya udah centang dua biru. langsung melirik ke arah keyra, tapi gadis itu masih saja sibuk nulis. bahkan pesannya engga dibalas.


{engga usah pulang bareng bryan! . mama engga bolehin!} send key.


tersenyum saat melirik, ternyata keyra mengambil ponselnya yang ada di laci. terlihat sedang mengetik pesan balasan. pandangan elvanno engga terlepas dari keyra yang sibuk mengusap layar ponsel.


elvanno mengerutkan kening, karena lama banget tak ada pesan balasan yang masuk.


drrtttt.. drrtttt..


sepuluh menit berlalu, pesan balasan dari keyra masuk.


{iyq}


"annyyiiingg!! 10 menit cuma nulis tiga huruf doang!! itupun typo!" ngumpat dengan sangat kesal menatap layar chat nya.


tet! tet! tet!


bel tanda pulang sekolah berbunyi. elvanno keluar duluan. sedangkan bryan langsung nyamperin keyra.

__ADS_1


"ayo, balik! " ajaknya.


keyra mendongakkan kepalanya


"kamu duluan aja yan, aku pulang sendiri," tolaknya.


"kenapa harus pulang sendiri? bareng aja lah. ayok! " ajaknya lagi.


"emmm.. aku mau pulang naik angkot bareng dara" nemuin alasan yang tepat.


dara terlihat gelagapan. lalu menunduk. ngambil tas lalu menyampirkan ke punggungnya. keyra berdiri.


bryan nonyor kepala dara.


"dasar gorengan tempe! " berjalan lebih dulu keluar kelas.


"aduh, sorry ya ra. gegara aku, kamu malah ditonyorin sama bryan" mengelus kepala dara. dara nyengir.


"engga apa key, udah biasa bryan kek gitu"


kedua gadis yang tinggi tubuhnya hampir sama igu melangkah keluar kelas bersamaan. saling ngobrol sambil jalan dan sesekali terlihat tertawa bersama.


"ayok, bareng gue key! " tiba tiba bryan muncul dibalik tembok. sudah dengan hoddie yang menutup kepala.


"astaga, bryan!! kalo aku punya penyakit jantung gimana, tadi udah mati dadakan loh" keyra mengelus dada. begitu juga dengan dara yang melakukan hal sama.


bryan meringis.


"jadi pacar dadakan gue aja, mau ya! " pintanya mengiba.


"isshhh apaan!! " keyda menarik tangan dara untuk kembali berjalan. ia tak menghiraukan bryan yang berusaha mengejar.


keluar dari gerbang dan duduk di halte bersama siswa siswi lainnya. seorang cowok yang memakai hoddie warna merah nangkring diatas motor ninjanya. diam mengamati keyra dari kejauhan. sengaja sembunyi karena ingin ngumpet dari kekasihnya. pengen banget sehari aja engga boncengin devi.


tiba tiba ninja hitam berhenti disamping halte.


"misi... aa tamvan mau lewat. misi. misi..! "


serunya kepada anak anak yang menghalangi jalannya untuk mendekati keyra.


mengulurkan tangan.


"ayo, bareng gue. gue jamin selamat sampe ke kua"


keyra melotot mendengarnya, disusul cekikikan anak anak yang mendengar.


"eeh.. maksud gue sampe rumah. " nyengir memperlihatkan gigi gingsulnya.


"aku... "


"udah, ikut aja dek. daripada ni bocah bikin mata sepet! "seorang kakak kelas yang juga berada di halte manyun. kelihatan sangat terganggu dengan kedatangan bryan.


keyra diam, menatap dara. dara pun hanya diam engga balas natap. merasa engga enak juga karena bryan ngintilin mulu.


drrtttt... drrttt....

__ADS_1


_Happy Reading😘_


__ADS_2