Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 54


__ADS_3

usai mandi, elvanno udah nggak ada di kamar. pasti bocah tampan itu udah kembali ke kamar sebelah untuk bersiap ke sekolah. keyra tak ambil pusing, ia bersiap seperti biasanya. rambutnya ia ikat kebelakang dengan rapi. lalu sedikit menabur bedak bayi ke wajah.


menoleh saat ada yang masuk melalui pintu balkon. keyra hanya menatapnya sekilas, kembali meraih sepatu dan memakainya.


"lo bareng bryan lagi? " tanyanya, memasukkan bukunya ke dalam tas.


keyra ngangguk,


"aku udah janjian sama dia kemarin" jawab keyra tanpa menatap suami.


elvanno menghela nafas panjang. sebenarnya pengen protes, tapi... ia mencoba mengerti. mencoba percaya sama keyra.


"emang kenapa? " tanya keyra setelah sepatunya terpasang semua.


menatap penampilan suami yang udah pasti selalu sama. seragam nya nggak pernah dimasukkan, ada dua kancing teratas yang sengaja tidak dikancingkan. lalu kalung berwarna perak yang senagaj dipamerkan. tapi... itu terlihat sangat pas di wajah tampan elvanno, dan terlihat begitu menarik.


elvanno menggeleng,


"enggak apa sih. cuma khawatir aja, kamu bakalan jatuh cinta sama bryan"


keyra tertawa kecil,


"aku sama bryan itu cuma teman biasa. kita enggak pacaran kok"


"ya, tapi kan kalian selalu bareng"


"bareng nggak berarti pacaran kan izroil. beda lah, kalo sama kamu dan devi itu"


elvanno berdesis pelan,


"gue sama dia udah nggak ada hubungan key. kita udah putus"


keyra ngangguk,


"eh iya, ya. aku lupa, maaf"

__ADS_1


beranjak dari duduknya, meraih tas ransel dan menyampirkan di bahu.


"ayok, kita berangkat" ajaknya.


elvanno menarik lengan keyra, membuat keyra menghentikan langkah, bahkan tubuhnya berputar menghadap kearah elvanno.


"janji ya key. nggak boleh macam macam sama bryan" pintanya lagi.


keyra mendongak, mengerjap beberapa kali. ngangguk sambil menelan ludah yang tercekat. ia merem saat elvanno sedikit membungkuk, memiringkan kepala, mencium bibirnya lagi.


kedua tangan keyra berada di dada elvanno, pengen dorong, pengen nolak, tapi kok enak. akhirnya cuma diam, menikmati apa yang elvanno lakukan.


"cckk, pagi pagi udah ******* aja"


refleks keyra mendorong dada elvanno, mengelap mulut dengan sangat kasar. wajahnya memerah, malu banget liat tristan yang bersedekap di pintu balkon. tak mengatakan apa pun, keyra melangkah keluar dari kamar.


"iisssh! gangguin aja! ****** lo! " kesal elvanno, melempar buku ke arah kakaknya yang terkekeh.


"pagi ma" sapa keyra dengan senyuman saat mendudukkan pantat di kursi meja makan.


mama pun tersenyum bahagia.


keningnya berkerut saat menatap wajah keyra. ada yang berbeda.


"key, itu bibir kamu kenapa? kek nya luka"


keyra meraba bibir bawahnya yang memang masih sedikit memerah.


"ummm, ini, tadi kepentok pintu kamar mandi ma" jawabnya sedikit gugup.


mama berdesis dengan menggeleng,


"bangun tidur ya melek dulu. jangan jalan jalan. jadi kepentok kan"


keyra nyengir, menggigit roti panggang pelan.

__ADS_1


"iya ma"


"pagi mama" kini elvanno menarik kursi tepat disamping keyra.


"pagi anak ganteng mama" balas mama dengan senyum lebar.


"tristan udah bangun belum? "


elvanno meminum susu yang udah disediakan mama. lalu ngangguk dengan tangan yang kini sibuk mengambil sandwich yang ada di piring.


"udah kok. baru mandi"


"gimana ujian nya van, bisa kan? " papa menaruh tas kerja di meja yang kosong. menarik kursi, lalu duduk tepat di depan keyra.


"bisa kok pa. aku udah ngerjain serius, masalah hasilnya, entah. yang penting udah berusaha" jawab elvanno dengan mulut penuh.


"eh iya, kalian jadi mau pakai cincin couple nggak? " tanya mama.


"jai" jawab elvanno cepat.


"iissh, itu di telan dulu van" ucap papa sambil menggeleng kecil.


keyra tertawa kecil, memilih tak menanggapi. fokus makan roti yang ia pilih untuk menu sarapan.


elvanno menelan kunyahan, lalu meminum susu lagi.


"jadi ma" mengulangi jawaban nya tadi.


"mama udah dapat yang pas? "


mama ngangguk,


"di toko temennya mama. ada itu, bermacam macam titanium, bentuknya juga bervariasi. mending, habis pulang sekolah nanti, kalian pulang cepet. kita ke toko aja. kalian bisa milih yang kalian suka. "


"ok ma, nanti kita pulang cepat" kembali elvanno berucap.

__ADS_1


_**Happy Reading😘_


Jangan lupa like and vote ya guys🖤**


__ADS_2