
"minum dulu" suruhnya.
keyra menatap wajah tamvan itu lebih dulu. tau di tatap, elvanno mengedipkan satu mata, lalu tersenyum menggoda. siapa yang tahan untuk nggak ketawa?
cepat keyra meraih botol dari tangan elvanno, lalu berbalik, menyembunyikan wajah malu, gemes, seneng dan.... bulsing tentunya.
elvanno pun tertawa kecil, melepas baju seragamnya. menyisakan singlet warna hitam yang kini membungkus tubuh putih. keyra memperhatikan ruang tamu yang sepertinya juga menjadi ruang tv, karena ada tv besar yang kini dinyalakan oleh si empunya kontrakan.
"kamar mandi dimana? "
elvanno menuding gorden yang terbuka.
"masuk aja. nanti keliatan kok"
ngangguk, melepas tas, menaruhnya di atas meja, dia sendiri masuk ke dalam. melihat keyra yang sudah masuk kedalam kamar mandi, elvanno menutup pintu sedikit. membuang nafas panjang lebih dulu, lalu tersenyum lebar. bahagia banget bisa bareng kek gini.
beberapa menit berlalu, keyra keluar dengan wajah yang sedikit basah. dia habis cuci muka. tatapannya tertuju ke elvanno yang juga memperhatikannya.
"ayok, anterin aku pulang. kamu, iih, ngibulin. malah aku diajakin kesini. nanti kita bisa digrebek lho. " mengambil tas, melingkarkannya ke dadaa.
tak beranjak, elvanno kembali meminum minuman yang sejak tadi ia pegang.
__ADS_1
"disini dulu, bentar. ntar gue anterin. di rumah lo juga nggak ada orang"
keyra manyun,
"yaudah kalo enggak mau anterin. aku pulang sendiri aja"
keyra melangkah meninggalkan rumah kontrakan yang dihuni elvanno. cepat tangannya ditarik sebelum benar benar sampai di pintu. keyra sedikit terkejut, mendongak, menatap elvanno yang tentu lebih tinggi darinya.
keduanya saling tatap dalam diam, tubuh keduanya sama sama bergetar merasakan sesuatu yang sangat lama tak mereka rasa. gejolak dari dalam dadaa yang kini terasa menggebu, deru nafas tak bisa lagi stabil seperti sebelumnya.
"aku mau pulang" ucap keyra tertahan, mencoba melepaskan tangan dari cekalan elvanno.
elvanno tetap diam, menatap wajah keyra dari dekat. ingin banget mengungkapkan semuanya, tapi.... dia masih memikirkan keadaan keyra. akhirnya, dengan sangat terpaksa, ia melepaskan cekalan tangan.
keyra mengelus dadaa, membuang nafas dengan sangat kasar setelah elvanno tak terlihat. merem, meredam perasaannya yang jadi semakin menggebu. benar benar tak karuan banget. menunduk, mencoba menetralisir diri, agar semuanya tetap baik baik saja.
"kuy, pulang"
cepat ia mengangkat kepala, menatap suami yang benar benar sangat tampan. celana pendek, dengan hoddie warna hitam, biasa aja kan? tapi buat keyra cukup mempesona. terlebih, dia lama banget nggak liat elvanno yang pakai baju santai kek gini. rasa pengen peluk itu makin gede.
buru buru ia membalikkan badan, lalu melangkah keluar dari dalam rumah.
__ADS_1
menit berlalu, motor warna hitam putih itu berhenti tepat di depan rumah minimalis milik kedua orang tua keyra. cepat keyra turun, berjalan masuk ke teras. berbalik, menatap elvanno yang masih duduk diatas motor menatapnya.
"uumm, makasih udah anterin" ucapnya tertahan, terlihat sangat canggung. dadaanya naik turun karena berdebar tak menentu.
elvanno turun, memasukkan kedua tangan disaku hoddie.
"gue boleh mampir kan? "
"hah?! " kedua mata keyra membulat, tentu sangat terkejut.
tak memerlukan jawaban keyra, dia berjalan masuk ke teras, duduk dikursi panjang yang ada disana. merogoh ponsel dari saku hoddie, menyalakannya dan mulai sibuk menatap ponsel.
keyra masih mencoba biasa dengan rasanya. berjalan perlahan, memasukkan kunci lalu membuka pintu. dia melangkah masuk, langsung menuju kamar. menyandarkan tubuh di pintu kamar, berkali kali mengelus dadaa yang benar benar merasa tak tenang. debarannya sangat cepat, ditambah dia kesulitan menemukan oksigen.
"astaga, ini kenapa sih" gerutunya.
kling!
bunyi chat masuk di ponsel yang selalu ia tinggal di meja kamar membuatnya terkejut. keyra melangkah pelan, melepaskan tas, menaruhnya diatas meja. meraih ponsel yang masih berkedip. matanya kembali melotot saat tau itu pesan dari suaminya yang duduk di teras rumahnya.
{gue laper. minta makan boleh kan? }
__ADS_1
-Happy Readingš-
Jangan Lupa like and voteš¤