Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 87


__ADS_3

keputusan keyra nggak bisa lagi diubah. pak abram memutuskan untuk menuruti kemauan anak mantunya. dia tak ingin keadaan mental keyra semakin sakit lagi. lukanya memang tak terlihat, taoi ini lebih parah dari luka yang di dapat elvanno atau pun bryan.


pagi menjelang siang, bik sari dan pak adi udah ada di ruang rawat keyra. mereka berdua akan pergi mengawal keyra dan tinggal di bogor menemaninya. papa tak akan mungkin melepas keyra sendiri begitu saja.


dengan wajah masih sedikit pucat, keyra membenarkan rambut yang diikat kuda. meraih jaket yang diulurkan bibik. lalu memakainya. setelah siap, keyra keluar dari ruangan bareng bik sari.


tubuhnya sedikit bergetar saat kaki mulai melangkah keluar dari ruang rawat yang ia huni hampir sebulan ini. melirik papa, mama, tristan, elvanno, bryan dan dara yang ada diluar sejak tadi.


"makasih, udah pernah baik sama aku" keyra sedikit membungkukkan badan.


"aku minta maaf kalo banyak ngecewain dan ngelakuin kesalahan. permisi" pamitnya pada semua.


bukannya tak sopan, karna nggak mau jabatan tangan. tapi sungguh, berdiri di depan orang orang aja rasanya sangat malu. bayangannya, ia masih telanjang bulat seperti kejadian waktu itu.


"key, biarin aku ikut kamu tinggal di bogor, ya" pinta elvanno.


keyra mengangkat kepala, menatap elvanno tak suka.


"enggak!. kamu jangan ikutin aku. aku nggak mau tinggal sama kamu. aku mau tinggal sendiri" tolaknya.


"key.. "


papa mengelus punggung elvanno.


"sudah, biarkan keyra berangkat" lirih papa.

__ADS_1


"yaudah, berangkatlah. pesawat lo terbang satu jam lagi" tristan ikut ngomong.


keyra menghela nafas panjang, tak berani natap kakak iparnya. berbalik, lalu melangkah meninggalkan mereka.


elvanno geleng kepala, dadanya terasa sesak, bahkan sangat sulit bernafas di tempat yang begitu banyak oksigen seperti ini. ia melangkah dengan sangat cepat, mencekal lengan keyra, membuat gadis mungil itu berbalik menghadapnya. lalu memeluk tubuh itu cukup erat.


keyra melotot, tubuhnya bergetar mendapat pelukan yang tiba tiba. berusaha melepaskan diri, mendorong tubuh elvanno.


"lepasin! " pintanya.


elvanno merem, nangis sambil peluk istrinya. nggak peduliin penolakan keyra, dia sangat rindu masa masa bersama. dia nggak mau keyra-nya pergi, setidaknya, jika memang ke bogor, dia harus ikut juga.


"jangan pergi, key. aku mohon.... aku mohon tetap disini sama aku. aku cinta sama kamu. aku sayang sama kamu. aku nggak mau jauh dari kamu.... " suara lirih itu tetap mampu didengar keyra.


rindu, dia juga merasakan hal yang sama. kedua tangan keyra sedikit terangkat, ingin membalas pelukan, tapi urung. memilih mengepalkan tangan erat, menahan semua rasanya.


"please, sayang. please... please jangan tinggalin aku. aku nggak bisa tanpa kamu, key... "


untuk pertama kalinya rika melihat anak ganteng nya nangis. sejak keyra melangkah meninggalkan nya tadi, ia tak henti menangis. dan saat ini, tangisnya semakin deras. sampai sampai papa memeluknya, berharap tangisnya bisa mereda.


tristan dan bryan memilih mengalihkan pandangan. miris banget liat tangis elvanno yang beneran nyayat hati. beda sama dara yang menunduk dengan tersedu.


merasa keyra tak lagi memberontak, elvanno memegang kedua bahu keyra, mengurai pelukan. menatap wajah cantik yang berhasil membuatnya jatuh cinta. keduanya bertatapan cukup lama, sama sama menangis menahan rindu yang memenuhi dadaa.


"aku ikut ke bogor, ya" pintanya lembut.

__ADS_1


keyra menghapus mata cepat, kembali kepala itu menggeleng.


"enggak, van. biarin aku pergi. tolong lepasin aku, aku hanya ingin hidup tenang. dan tenangku... bukan ada di dekat kamu"


mendengar penolakan untuk yang kesekian kalinya, air mata elvanno kembali keluar.


"key, aku butuh kamu. aku nggak bisa tanpa kamu"


keyra kembali menghapus kedua pipi, mengalihkan tatapan.


"aku nggak kuat.... aku nggak mau sakit lagi. lebih baik... kamu ceraiin aku. jadi istri kamu itu... nggak enak. bikin aku menderita terus. hiks.... "


keyra menggenggam kedua tangan elvanno, lalu melepaskan diri.


"maaf kalo pernah nyakitin kamu. tapi... aku udah nggak kuat lagi di dekat kamu"


elvanno geleng kepala, ia tak akan sanggup.


"key, please... "


"selamat tinggal. aku pergi"


-**Happy Reading😘-


Jangan lupa like and votešŸ–¤**

__ADS_1


__ADS_2