Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 128


__ADS_3

kini tatapan tristan terarah ke garry. cowok itu menatap mamanya dengan kecewa yang dalam.


"hey, elo garry kan? anaknya andra monyet? gue ada hadiah buat kalian. buat elo juga, tante vita"


tristan menatap kearah marina dan elvanno yang berdiri di depan sana. marina yang paham, ngangguk, lalu mengambil i-pad yang ada diatas meja. menit kemudian, ia mempertontonkan i-pad itu didepan tiga tawanannya. terlihat devi di dalam sana, duduk dengan perut membuncit, dan diapit oleh bryan dan dava.


"mama! " teriak devi di dalam layar i-pad.


"eegghh... " teriakan tertahan dari vita, kedua matanya melotot melihat anaknya di dalam sana. sempat mengira jika devi masih dikampung dan keadaannya aman. tapi ternyata... salah.


tristan tertawa jahat, bahkan tawanya terdengar sampai menggema.


"tenang, tante. gue nggak akan mencelakai devi. tapi... sedikit membuat otaknya bekerja keras saja" tristan menatap wajah devi di dalam layar.


"hei, devi cantik. elo siap? kita mulai ya, sayang"


elvanno merogoh ponsel yang ada disaku jaket. mengusap usap layar dan memutar sebuah video panas. permainan devi dan garry saat di pulau kala itu. bukan hanya itu saja, tapi rekaman saat devi dan garry tengan mesuum di sebuah hotel, ditoilet club dan ada yang di dalam mobil. lengkap sudah!


"eegghh... " garry melotot kearah elvanno. mengisyaratkan kemarahan disana. meminta agar video itu tak dilanjutkan.


"elvanno! hentikan! " teriak devi dalam layar.


wati dan vita sama sama melotot tak percaya melihat anak mereka masing masing, bergulat dengan penuh kesadaran di dalam rekaman itu. semua menunjukkan jika bukanlah rekayasa, bukan editan dan sama sekali tak ada paksaan di dalam video itu.


elvanno tersenyum jahat, sengaja menghentikan video itu.


"cukup. jangan sampai kalian jadi basah karena lihat kemesumann anak kalian. masih ada satu video lagi. wajib kalian tonton. " kembali tangan elvanno mengusap layar ponsel.


"jangan! aku mohon jangan! " kembali devi berteriak.


"diem lo, kunti! " sembur dava yang mulai merasa telinganya berdenging.


elvanno menyeringai kearah devi.


"mereka wajib tau, sebelum ajal menjemput. biar penyesalan dibawa sampai mati! "


klik!


semua mata melotot tak percaya melihat devi yang bercumbuu mesra dengan andra. mata garry, wati bahkan vita hampir keluar saking terkejutnya. tristan mendekati vita, melepaskan lakban dan mengambil kain yang menyumpal mulutnya.


"dasar bajiingann! anak dan suamimu yang sudah meniduri anakku! " teriaknya pada wati.


wati tak kalah marah, kadua matanya membulat menatap vita dengan kebencian.

__ADS_1


"anakmu itu s****l! pelacuur! jadi dia pelakor yang selama ini sudah merusak keharmonisan keluargaku! dia gadis yang sering dikirimi uang sama mas andra. aku menyesal sudah mempercayainya! brengseekk!


garry geleng kepala, pengen ikutan ngumpat, tapi mulutnya tersumpal. akhirnya hanya menunduk dengan menahan semua umpatan dan amarahnya.


elvanno menghentikan video mesuum itu, menyimpan ponsel ke saku jaket lagi. berjalan mendekati garry, menepuk bahu lelaki itu pelan.


"gimana rasanya berbagi lubang sama bokap sendiri? enak, hum? abis lo susuu, lalu disusuu sama bokap lo. abis dicipokk bokap, terus elo yang cipokk! najiis! jijiik! iieeekk! cuuiihh! " benar benar meludah disamping garry.


"eegghh... " mengerang, melotot penuh kemarahan kearah elvanno.


"satu hal yang harus lo tau. selama pacaran sama devi, gue nggak pernah ngere'in dia. walau dia sering ngerayu, gue tetap bersih! sekalipun gue sangee, gue tetap tahan. karena buat gue, yang sah itu lebih mengacengkann! "


"anjiir! bahasa lo berat! " tristan mengumpat kesal.


"kalian berdua! terutama tante vita. udah tau kan kelakuan anak tante yang paling tante banggakan itu.? jadi, satpam itu adalah orang yang terakhir pakai devi. itu juga pakai kondomm. mustahil kalo janin itu anaknya satpam. paling juga anaknya garry atau andra monyet" melirik wati yang menunduk.


wajah vita memerah, ia marah. menatap layar i-pad yang mempertontonkan devi menangis.


"mama kecewa sama kamu vi. mama nggak nyangka kamu seliar itu" mata vita mengembun.


"ma... hiks... hiks... maafin devi ma" rengek devi penuh sesal.


tristan menerima pistol yang marina ulurkan, memutar mutar di jarinya. lalu tertawa kecil.


"jangan! jangan bunuh anakku! " teriak wati tak terima.


"bunuh aku saja. jangan anakku! "


tristan merem dalam, menghirup udara sebanyak banyak nya. suara wati terlalu mengganggu.


"tutup kembali mulut busuk mereka! " perintahnya.


marina dan anak buahnya segera melakban kembali mulut wati dan vita.


"mama! mama! " teriak devi diseberang sana.


elvanno bersedekap, menatap devi dengan senyum jahatnya.


"vi! lo harus liat si garry, bapak dari bayi yang ada di dalam perut lo, meregang nyawa. liat ya! liat! "


door!


tristan benar-benar menembak garry tepat di kepalanya. darah muncrat mengenai lengan dan baju.

__ADS_1


"aaa! garry! enggak! enggaakk! " teriak devi histeris.


"eegghh! " wati pun sama histerisnya. ada rasa sakit yang sangat dalam dihatinya. melihat anaknya terbunuh, tak mungkin ia akan diam saja kan? tapi ia benar benar nggak bisa berbuat apapun. untuk berteriak saja, dia tak mampu, apalagi membalas perbuatan tristan.


tristan mendekati wati, masih menggenggam pistol.


"gimana rasanya, hum? liat orang yang lo sayang disakitin begitu? seneng kan? SENENG, iya?! " amarahnya benar benar membuncah.


"ini nggak seberapa dibanding sama yang lo lakuin ke syela dan mama! anjiing! " teriak tristan dengan penuh amarah.


masih teringat jelas, seperti apa syela, wanita yang menjadi cinta pertamanya itu bunuh diri karena ulat wati. kedua mata memanas mengingat semua itu. tapi dia bisa apa? semua sudah terjadi. syela nya sudah tenang di alam sana.


tristan beralih, mendekati vita, menepuk pundaknya.


"tante bisa mati dengan tenang. karena gue nggak akan bunuh devi. cukup buat mental dia rusak! jangan khawatir soal bayi yang ada di perut devi. pasti bayi itu akan bahagia, tapi enggak untuk ibunya"


doorr!!


marina yang menarik pistol, tepat dijantung vita. seketika itu, targetnya menunduk tanpa nafas.


"aaaa! mama! ma! mama! " devi teriak histeris, membuat dava dan bryan kewalahan.


kali ini elvanno maju, mendekati wati yang melotot penuh ketakutan.


"kali ini giliran gue yang akan main. tante tau kan, andra monyet sama devi udah buat rahim keyra rusak? bahkan sampai detik ini, rahimnya masih dalam kondisi memprihatinkan"


wati menggeleng, berbicara melalui tatapan mata. meminta untuk tidak dihakimi seperti kedua orang yang ada disampingnya. merem dalam, menatap elvanno penuh iba.


doorr!


peluru sudah masuk dikening, membuat wati tak lagi bernafas.


ddrrtt... ddrrttt....


ponsel elvanno berdering cukup nyaring, menandakan jika ada telpon masuk. menyerahkan pistol ke anak buah marina dan mengelap darah yang mengenai tangannya. merogoh ponsel disaku jaket, tertera 'key'


"iya key, kenapa? " sapanya, seraya menempelkan ponsel di telinga.


terdengar isak tangis keyra.


"cepat ke rumah sakit"


-Happy Reading🄰-

__ADS_1


jangan lupa like and votešŸ–¤


__ADS_2