
senyum manis terukir di bibir elvanno. merasa bangga karena ia adalah yang pertama.
"cium lagi boleh kan? "
"bentar, aku tarik nafas dulu"
elvanno tertawa kecil mendengar jawaban keyra. membiarkan gadis nya menarik nafas dalam.
detik kemudian, ciuman itu terjadi lagi. keyra mulai bisa membalas ciuman elvanno. pelan ******* bibir bawah elvanno. elvanno menjatuhkan tubuhnya kesamping, merengkuh tubuh keyra agar mepet ke tubuhnya. tak melepaskan ciuman, elvanno semakin menekan tengkuk keyra. memperdalam ciuman mereka.
keyra mulai kehabisan oksigen, mendorong tubuh elvanno agar melepaskan ciumannya.
nafas keduanya terengah engah. elvanno tersenyum menatap wajah keyra, tangannya terulur, mengelap bibir keyra yang sudah menjadi candu baginya.
"kenapa sih kamu? hari ini aneh" tanya keyra dengan kening berkerut.
"nggak apa apa" masih mengelus bibir istrinya.
"ntar malam gue bobok sini ya"
keyra melotot,
"kenapa? "
"pengen kelonin"
"aku nggak mau"
"tapi aku pengen"
"kelonin kak tristan kan bisa"
"ya kali jeruk makan jeruk"
"jeruk mana punya mulut, gimana makannya. kamu aneh"
"nah, itu tau. makanya nyari mulut disini"
keyra cemberut, nggak ngerti maksud yang diomongin elvanno.
__ADS_1
"mending kamu balik ke kamar mu, aku mau bobok siang. nanti malam mau belajar"
"cium sekali lagi, nanti aku kelonin" pintanya.
keyra kembali melotot.
"izro---hhpp"
mulutnya kembali di bungkam.
"eegghh.... "
keyra kembali mendorong dada suami dengan kuat. ia tak akan kuat untuk dicium lebih lama lagi. begitu pagutan terlepas, keyra tidur telentang. meraup oksigen sebanyak banyak nya. sementara elvanno terkekeh melihat tingkah keyra yang menurutnya sangat lucu.
keyra menggigit bibir bawah, bibir nya terasa sangat kebas akibat ulah elvanno. manyun, menatap elvanno yang masih tertawa.
"kamu iih! ngeselin! masa ngajakin ciuman berkali kali. untung bibir aku nggak berdarah. dasar jahat! " kesalnya sambil nabok dada elvanno.
beranjak, berjalan menuju meja rias, menatap bibir nya yang memerah dan sedikit membengkak. lalu manyun, melirik suami yang kini udah megang hp.
"izroil" panggilnya dengan nada kesal.
"iya kesayangan" jawab elvanno cepat.
"diih, gayaan. manggil kek gitu"
elvanno hanya terkekeh kecil, bobok miring menghadap ke keyra.
"kita ini suami istri key. nggak apa apa kan, kalo gue manggil lo kek gitu"
keyra menggigit bibir bawah,
"risih ah, dengernya. mending juga kek biasanya. lagian, walau kita ini suami istri sah, udah nikah, kita ini masih anak sekolah. apa jadinya, kalo teman teman ada yang tau hubungan resmi kita? pasti nanti bakalan nyebar sampai ke kepala sekolah. lalu kita bisa dikeluarin dari sekolah" tuturnya panjang.
elvanno menghela nafas, menaruh ponsel diatas meja. mengulas senyum, menatap istrinya yang memang paling peduli sama prestasi dan pelajaran.
keyra sedikit beringsut, menatap elvanno yang sedari tadi memperhatikannya.
"eh, gimana kamu tadi? bisa kan ngerjain soalnya? "
__ADS_1
elvanno kembali membuang nafas kasar melalui mulut,
"pusing. masa soal dari nomor satu sampai terakhir semuanya angka. nyuruh ngitung pula"
keyra sedikit melotot, beranjak, naik ke atas tempat tidur.
"diih, kamu ini aneh. namanya juga soal matematika. ya semua nya angka dong. beda lagi kalo soal bahasa inggris, itu nggak ada itung itungannya".
keyra meraih buku yang ada di dekat kasur, membukanya, membacanya sambil sandaran di papan ranjang.
elvanno beringsit, tentu mendekati keyra, melingkarkan tangan ke pinggang keyra. tapi langsung di tepis sama yang punya pinggang.
"iihh, apa sih! "
bhuuk!
mendaratkan buku paket yang ia pegang di kepala elvanno.
"jangan aneh aneh deh. kalo mau bobok sini, bobok aja. aku nggak masalah. asal kamu nggak gangguin belajarku. aku paling nggak bisa dapat nilai kurang." omelnya.
elvanno mengelus kepala, wajahnya berubah menjadi orang yang paling teraniaya.
"sakit loh key. lo tau, gue itu nggak pinter pinter amat. malah digetok. gimana kalo otak gue yang seperempat itu ilang? "
keyra cemberut, mendorong tubuh elvanno agar sedikit menjauh darinya.
"berarti mama sama papa wajib syukuran"
kening elvanno berkerut.
"syukuran apaan? orang anaknya kehilangan otak, masa mama sama papa syukuran"
"iya, ngucapin syukur ke kamu.... hahahaha... " keyra tertawa lepas karena berhasil mengejek elvanno.
elvanno ikut tertawa melihat istrinya tertawa tanpa beban seperti ini. kembali mendekati keyra, kali ini sengaja ngusel dipangkuan, menggelitik pinggang keyra, membuat keyra tambah tertawa karena merasa geli.
"hahah! izroil! berhenti! haha geli! "
tristan yang baru aja pulang, geleng kepala mendengar teriakan dan tawaan dari kamar adik iparnya. tapi ia mengulas senyum, bersyukur, setidaknya mereka berdua bisa dekat.
__ADS_1
_**Happy Readingš_
Jangan lupa tinggalkan like and voteš¤**