Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 93


__ADS_3

"nyonya, ada tamu"


mendengar ucapan pembantunya, vita mengangkat kepala.


"siapa, bik? "


"non ezhi, temannya non devi" tutur bibik.


devi menatap bibik dengan sedikit terbelalak. tentu khawatir juga tristan mengirim video yang sama ke nomor ezhi. mampus nggak sih?


cepat dia beranjak dari duduk, lalu berjalan menuju tangga.


"heh, pelacurr! nggak usah kabur ya! " teriakan yang menghentikan langkah kaki devi.


vita beranjak dari duduk, menatap dengan sangat terkejut melihat ezhi yang ia tahu adalah teman baik anaknya.


wajah devi berubah pias, memaksakan senyum ke ezhi. pura pura taj tau apa apa, itu akan lebih baik kan?


"zhi, lo... lo kenapa? lama nggak ketemu, kok tiba tiba ngomong kek gitu? "


ezhi menggeratkan gigi, berjalan dengan penuh amarah mendekati devi. dengan sangat cepat, rambut panjang yang masih sedikit basah itu ditarik kencang.


"aawwh! " teriak devi kesakitan, tangannya berusaha memegangi rambut.


"ezhi, lo gila ya! lepasin! "


"lo yang gila! dasar pelacurr! " teriak ezhi yang nggak kalah kencang.


"heh, ini kalian kenapa sih! adduh, bikin tambah pusing" vita berusaha memisahkan kedua anak yang saling tarik rambut.


"bik! bantuin bik! "

__ADS_1


vita menarik devi, sedangkan bibik tergopoh keluar dari dapur. meninggalkan seduhan teh yang ingin dia buat. cepat bibik menarik ezhi yang masih saja menarik rambut devi.


"udah, stop kalian! " teriak vita menatap devi dan ezhi bergantian.


"ajari anak tante ini, biar jadi cewek bener! " teriak ezhi, menuding ke arah devi.


devi terlihat cuek, sibuk membenarkan rambutnya yang berantakan.


"ezhi, ada apa sebenarnya? jelasin dulu masalahnya, jangan main tarik tarik begitu" kesal vita menatap ezhi.


ezhi mengeluarkan ponsel, memperlihatkan video panas pergulatan devi dan garry yang beberapa jam lalu ia dapat dari nomor yang sama seperti di ponsel vita. mata vita dan devi sama sama terbelalak.


vita menelan ludah yang tercekat, tentu malu melihat video anaknya yang seperti itu.


"sebentar, apa hubungan kamu sama video devi itu? bukannya disana nggak ada kamu? kenapa kamu marah sama devi? "


"cckk, cowok dalam video ini pacar aku, tante"


"dan aku baru tau kalo ternyata mereka berdua telah mengkhianati aku sejak lama. jadi, anak tante ini, emang pelacurr kelas internasional!! " geram ezhi , kembali menuding wajah devi.


kembali pula ezhi menyerang devi, menarik dress yang devi pakai, sampai dress itu hampir sobek.


"ezhi, kelakuan lo emang udah mirip orang gila! "seru devi yang nggak habis pikir sama bar barnya ezhi.


"elo lebih gila, brengseekk! tega tega lo ngelakuin kek gitu sama garry! padahal lo tau, gue sama garry itu pacaran. lo jadi teman curhat gue selama ini. otak lo dimana sih, vi! nyesel banget pernah kenal manusia kek lo! " ezhi terlihat sangat frustasi, air matanya menetes merasakan sakitnya dikhianati oleh dua orang yang ia percaya.


sedangkan devi terlihat sangat santai, mencebik menatap ezhi. tak ada wajah sesal disana.


"gue nggak pernah rebut garry dari lo. garry sendiri yang datang dan bilang cinta ke gue. intropeksi diri dong, zhi. kenapa pacar lo sampai kek gitu. ngaca lah, kurang lo itu apa. malah nyalahin gue. punya otak tuh buat mikir, bukan cuma pajangan doang. mending lo pulang deh. lo kesini juga nggak ada guna! gue nggak bakalan lepasin garry, kita ini saling membutuhkan"


mendengar ucapan devi, ezhi sangat terkejut. hanya bisa geleng kepala dengan rasa yang sudah tak bisa ia gambarkan.

__ADS_1


"nggak nyangka banget, sumpah" wajah penuh kekecewaan itu terlihat sangat jelas.


"lo tau secinta apa gue sama garry, vi"


"zhi, yang cinta akan kalah dengan yang paling dibutuhin. udahlah, gue capek, mau istirahat. mending lo pulang"


ezhi mengelap pipi yang basah.


"ok, mulai hari ini, gue bakal lupain kalo pernah punya temen elo. dan gue sangat berharap, lo akan dapat balasan yang lebih sakit dari apa yang gue rasain sekarang. bye! " tak peduli apa pun lagi, ezhi berbalik, melangkah keluar dari rumah devi.


devi menghentakkan kaki dengan sangat kesal.


"kacrutt! pake ngedoain segala! "


vita menarik lengan devi, membuat anaknya menghadap kearahnya dengan paksa.


"cowok yang di video itu, pacarnya ezhi? " tanya mamanya memastikan.


devi menyentak nafas kasar, mengalihkan pandangan, mengibaskan tangannya hingga terlepas dari cekalan sang mama.


"udah deh, ma. mending mama hapus videonya. aku capek, mau istirahat"


cepat devi menaiki tangga, sedikit berlari untuk sampai ke kamarnya. sesampainya dikamar, dia mengunci pintu. membiarkan mamanya mengetuk pintu dengan omelan di depan kamar.


duduk di tepi tempat tidur, menyugar rambut beberapa kali dengan sangat frustasi.


"ashh! dasar tristan sialan! " berdiri, mondar mandir mencari ide untuk menghentikan aksi tristan berikutnya.


-Happy Reading😘-


jangan lupa like and votešŸ–¤

__ADS_1


__ADS_2