
"izroil" panggilan keyra yang sangat diabaikan, bahkan langkah lebar elvanno nggak sebanding dengan langkah keyra. membuat gadis mungil itu harus berlari untuk mensejajari.
"aku nggak pernah ada maksud jelekin pacar kamu. aku cuma ngomong apa yang aku tau"
bhukk!!
"awww! " keyra sedikit meringis saat tiba tiba elvanno menghentikan langkahnya. membuat keyra menabrak punggung elvanno.
"untung aja aku enggak mental dan jatuh" gerutu keyra dengan tangan yang mengelus kening.
sementara elvanno diam tak mengatakan apa pun. matanya melotot, tangan yang berada di dalam saku hoddie itu keluar pelan, mengepal erat, sampai otot otot nya terlihat nyata.
"izroil kamu ken... "
pertanyaan keyra berhenti saat melihat sesuatu yang ada di depan sana. tepatnya di depan sebuah villa yang terletak sedikit jauh dari villa yang mereka tinggali.
seorang wanita cantik dengan dress seksi berwarna merah, mengecup mesra cowok yang baru saja mengambil koper dari bagasi. lalu melingkarkan tangan ke pinggang cowok itu. mereka berjalan dengan mesra ke teras villa. sesekali si cowok itu mencubit pipi cewek nya dengan gemes.
elvanno menelan ludah, amarahnya tak bisa dibendung. dengan cepat keyra menarik lengan elvanno saat akan melangkah mendekati halaman villa.
"lo apaan sih! " bentak nya kesal.
"kamu mau labrak devi? " pertanyaan yang sama sekali nggak butuh jawaban. elvanno tak menjawab, menatap pintu yang kini tertutup rapat.
"kamu juga selingkuh, kamu dan devi itu sama"
wajah merah yang penuh emosi itu terlihat bingung. bingung dengan apa yang dikatakan keyra.
"bukannya kamu juga sering cium aku, itu namanya selingkuh dari pacar kamu. tadi itu... devi juga cium cowok. bedanya sama kamu apa? "
__ADS_1
elvanno menyentak nafas kasar.
"gue sama elo udah nikah, key. kita bebas lakuin apa aja, karna kita sah melakukannya. jangan samain sama devi dan garry. mereka nggak ada ikatan apa apa"
keyra mencibir, melipat tangan di depan dada.
"kamu marah kenapa sih sebenarnya? bukan nya beberapa saat yang lalu,kamu nyalahin aku? " keyra tertawa mengejek.
"sekarang... kamu nggak bela dia lagi? serah deh"
tak peduliin elvanno lagi, keyra melangkah menapaki jalan menuju villa yang mereka tinggali. hati yang sempat jengkel dan emosi karena tak dipercayai itu, tiba tiba bersorak gembira. Karna tanpa dengan bersusah susah menjelaskannya, bukti nyata ada di depan elvanno. dan itu membuat keyra melengkungkan senyum.
bangkai yang disembunyiin bagaimana pun,enggak akan bisa bertahan lama.iyakan?
keyra menoleh saat mendengar ada langkah kaki yang mengikuti. dan ternyata itu elvanno. wajah marah yang terkihat sangat nyata itu terlihat lucu. membuat keyra tak tahan untuk tertawa.
"jujurlah sayang, aku tak mengapa...
jika nanti, aku yang harus pergi...
kuterima, walau sakit hati"
"hihihi.. tiba tiba jadi keingat vidio clip lagunya repuplik" terkekeh sendiri sambil menapaki jalan yang sedikit menanjak.
kembali keyra mengalunkan lagu milik repuplik yang berjudul sandiwara cinta itu. sengaja, ia ingin meninju elvanno dengan kenyataan yang sebenarnya. hatinya lumayan sakit karena semua tidak dipercaya. padahal udah jelas, kemarin ia sampai sakit. nyebelin emang.
"mungkin ini jalan yang engkau mau...
mungkin ini jalan yang kau inginkan...
__ADS_1
kau dengannya, seakan ku tak tau...
sandiwara apa....?
ceritanya apa....?
aku ta---"
dengan cepat, lengan itu ditarik oleh elvanno, menyerat keyra ke dalam villa yang memang tinggal beberapa langkah lagi. memepet tubuh keyra di dinding. tanpa bicara apapun, elvanno sudah mendaratkan bibirnya di bibir keyra. ******* bibir yang ngoceh itu dengan sedikit kasar. satu tangannya menekan tengkuk keyra, sedangkan tangan yang satunya menggengam erat satu tangan keyra. tak peduliin tangan keyra yang memukul bahunya, meminta untuk melepaskan ciuman. elvanno justru makin ******* bibir bawah keyra.
menyalurkan kekesalan.
"eegghhh... " keyra melenguh pelan, tangannya masih berusaha memukul bahu elvanno.
hingga hitungan menit, keyra memilih pasrah. percuma juga memberontak, dia nggak mungkin bisa lepas dari kungkungan suami.
merasa emosinya sedikit mereda, elvanno melepaskan ciuman. menatap keyra yang terengah dengan bibir yang bengkak. ya, terlihat sangat jelas bibir bawah keyra membengkak dengan warna memerah.
"maaf" ucapnya. tangannya terulur mengelap sisa saliva yang tertinggal disana.
keyra terlihat sangat kesal.
"aku tau, kamu marah karena diselingkuhin. tapi jangan jadiin aku sebagai pelampiasan. aku nggak mau! " kesal keyra.
mengibaskan tangannya yang ada di genggaman elvanno. lalu melangkah menuju kamar.
elvanno menyentak nafas kasar. menjatuhkan tubuh ke kursi ruang tamu. menarik rambutnya ke belakang dengan helaan nafas berat. masih nggak percaya dengan apa yang barusan ia lihat.
devi, cewek populer yang terlihat sangat baik. memang sih, dia lebih agresif dibanding dirinya. tapi bukan berarti kelakuannya kek gitu juga kan?
__ADS_1
_**Happy Reading😘_
Jangan lupa tinggalkan like and vote nya ya guys🖤 author sedih karena ga ada yg bantu vote😢**