Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 13


__ADS_3

kedua motor ninja itu berhenti diparkiran sekolah bersamaan. keyra berpegangan erat pada bahu bryan untuk turun dari motor. ia melirik suami nya yang tengah sibuk merapikan rambut devi.


"makasih ya yan, " ucap keyra tersenyum simpul lalu melangkah pergi.


bryan mengejar keyra setelah rambut nya tertata rapi. sedangkan elvanno menatap kedua nya dengan tatapan yang... entahlah.


"beib, itu pacar nya bryan ya? " tanya devi yang ikut memperhatikan bryan menyamai langkah keyra.


"bukan" dengan cepat jawaban itu keluar dari mulut elvanno. bahkan kelihatan engga terima saat devi mengatakan keyra pacarnya bryan.


"cuma satu kelas, duduk sebangku"


devi langsung melingkarkan tangannya di lengan elvanno.


"tapi kek nya bryan suka deh sama cewe itu".


elvanno tambah kesal mendengar omongan devi. ia diam saja engga menyahut, tetap jalan dengan cool sampai ke depan kelas devi.


" beib, pulang sekolah temenin ngemall ya" pintanya manja. elvanno terlihat berfikir.


"lihat nanti ya"


devi memanyunkan mulutnya. karena jawaban elvanno berbeda dari biasanya. elvanno memasukkan tangan nya ke saku celana.


"aku ke kelas dulu ya" pamit nya. lalu berbalik menjauh meninggalkan kelas devi.


"iih dasar bocah!! beneran engga romantis! dicium dulu kek atau dipeluk. ini main tinggalin gitu aja. huh! " dengan sangat kesal devi masuk ke kelas.


begitu masuk ke dalam kelas, tatapan nya terarah pada keyra yang tengah asik dengan buku tulisnya.


sedangkan bryan bertopang dagu menatap ke arah keyra tanpa kedip.


elvanno membuang nafas dengan kesal. menjatuhkan tasnya diatas meja dengan kasar. bryan yang merasa terusik, menoleh kebelakang.


"nih monyet kenapa sih! " kesalnya pada elvanno.


"engga dapat cium dari devi? " sahut viko yang sudah sedari tadi ada di dalam kelas.


"bacot! " elvanno nonyor kepala viko.


"dava mana? "


"biasa, nganterin veni dulu" jawab viko dengan santai.


" kantin kuy! " elvanno berdiri, menarik lengan bryan dan viko.


"ogah, ah! gue mau di kelas. bentar lagi bel bunyi! " tolak bryan.


elvanno merasa geram. bryan sudah mulai berbeda.


"karena ni cewek? " menuding keyra yang dari tadi hanya diam. bryan nyengir sambil ngangguk.


"demi jodoh dunia akhirat gue".. elvanno nonyor kepala bryan.


" tidur dulu, baru mimpi! " menarik tangan bryan dengan paksa mengikuti langkahnya.


keyra hanya geleng kepala melihat ketiga lelaki itu keluar dari kelas. ia menatap gadis yang berada di depannya yang sedari tadi hanya nunduk membaca buku. rambutnya dikepang dua dan memakai kacamata.


keyra beranjak, mendekati gadis itu.


"hey, boleh kenalan? "


dara mengangkat kepalanya, ia tersenyum. memperlihatkan deretan gigi putih nya.


mengulurkan tangan kepada keyra.


"aku dara aprilia".keyra meraih uluran tangan dara.

__ADS_1


" aku keyra clarinta, panggil aja keyra. oh iya, aku boleh minta tolong engga? "


dara mengerutkan kening.


"boleh, kenapa? ".. keyra mengulurkan ponsel berlayar lebar itu.


" aku baru pertama kali pakai hp. ajari aku cara masukin nomor telfon, bisa? " pintanya dengan berbisik.


dara terbelalak. cukup kaget dengan permintaan keyra. bahkan dia yang dikatai cupu, culun, kampungan dan lola bisa menggunakan barang itu. sedangkan keyra yang kelihatan modis tidak bisa menggunakan nya.


"duduk disini aja, key" dara menepuk kursi disebelahnya.


keyra menurut. lalu memberikan ponselnya pada dara. dara mulai mengusap layar ponsel. ia menatap walpaper layar utama dengan melotot. lalu menatap wajah keyra dengan penuh tanda tanya.


keyra nyengir.


"please jangan bilang siapapun. ini bukan aku yang pasang foto di hp. tapi si izroil sendiri yang pasang fotonya. "


"izroil? " dara tambah bingung.


"maksud ku elvanno. semalam dia mainin hp ku. ngajarin cara pesan ojek online. engga taunya masang fotonya di hp.. itu bisa diganti engga ra? "


jelasnya lirih.


"bisa kok".banyak pertanyaan yang ingin dara tanyakan. ada hubungan apa elvanno dengan keyra? .


" kamu mau ganti pakai fotonya siapa? ini di galery engga ada foto lain selain fotonya elvanno" memperlihatkan galery foto yang hanya ada beberapa foto. dan itu pun isinya foto elvanno semua.


"gimana kalo kita foto dulu ra, lalu dipasang di hp ku, bisakan? " ide keyra. dara mengangguk dan tersenyum.


tiga cowo badboy itu mendudukan pantat nya di kursi kantin. memilih kursi paling belakang yang tertutup dinding. jadi engga akan keliatan jika ada patroli anak yang bolos.


"pesan jus alpukat sono! " elvanno menyuruh viko.


"kenapa gue? " tak terima mendapat perintah dari elvanno.


"karena elo yang engga ada cewe" seru bryan. viko nonyor kepala bryan.


"bentar lagi broo" jawab nya dengan percaya diri.


elvanno menatap bryan dengan tajam. pengen ngomong, tapi engga mungkin ngomong jujur.


"taik lo pada! " umpat viko. lalu berjalan meninggalkan kedua sahabatnya.


setelah punggung viko tak terlihat lagi, bryan menatap elvanno tajam.


"jujur lo! " ucap nya dengan tegas.


elvanno mengerutkan kening.


"apa sih! " kembali memainkan game di ponsel.


"keyra itu siapa? jangan jawab sepupu! gue engga percaya. gue tau siapa aja sepupu lo! mbak meta itu udah kuliah, engga seumuran dengan kita. dan sepupu perempuan lo cuma dia"


elvanno menghembuskan nafas panjang. ia mempause game dan kembali menatap bryan.


"dia bini gue!, jadi jangan di deketin! "


kening bryan berlipat dua belas lipatan.


"bini? "


elvanno ngangguk.


"hahahaha" tawanya lepas.


bhukkkk!

__ADS_1


elvanno memukul bahu bryan.


"apa yang lo ketawain babi!? "


"ppfftt... " berusaha menghentikan tawanya.


"yakali lo udah nikah van, engga mungkin lah. gue tau,elo ada rasa sama keyra kan? "


elvanno membuang muka, cukup bingung dengan apa yang ia rasa. ia memilih lanjut main game.


"elo kan udah ada devi, si ratu sekolah. jadi, keyra buat gue. gimana? adilkan? "


elvanno melirik bryan dengan tajam, namun tak berniat menjawab kata kata itu.


keyra duduk sebangku dengan dara, kebetulan zahra teman sebangku nya engga masuk. jadi dia duduk sendirian. elvanno dan ketiga temannya pun bolos, engga masuk kelas sampai bel istitahat berbunyi.


"ra, kamu engga ke kantin? " tanya keyra.


dara geleng kepala.


"uangku cukup buat ongkos pulang nanti. aku tadi sebelum berangkat sekolah udah makan kok. jadi engga lapar"


keyra mulai merasa iba.


"gimana kalo aku yang traktir kamu? kebetulan mama selalu ngasih uang double setiap pagi"


"engga perlu key, aku engga enak sama kamu"


"udah, ayo aku traktir" beranjak dengan menarik tangan dara.


akhirnya dara mengikuti langkah keyra. tapi dengan dituntun dara, mereka sampai di kantin. ngambil bakso dan es teh. lalu pergi mencari tempat duduk.


bryan melambaikan tangan.


"sini key! "ucapnya agak berteriak.


"jangan key, aku engga nyaman kalo duduk dengan geng mereka" bisik dara.


lalu menatap kursi kosong yang berada disamping devi. keyra melangkah, mendekati devi dan kedua temannya, acha dan ezhi.


"kak, boleh ikutan duduk disini? " ijin keyra.


devi mencibirkan bibir.


"boleh, duduk aja"


"iisshh, cupu! " umpat ezhi saat melihat dara.


keyra dan dara tetap duduk disamping ketiga kakak kelasnya. menuang kecap dan sambal, lalu mulai mengaduk dan makan dalam diam.


"vi, malming nginep rumah gue ya, sama acha juga. bokap nyokap belum pulang. kesepian gue" keluh ezhi sambil memainkan sedotan dalam gelas.


acha menelan baksonya lebih dahulu.


" gue udah ada janji duluan,zhi. sorry, engga bisa nemenin"


ezhi natap davi, sangat berharap sahabatnya yang sati ini mau menemani.


"pacar kemana? " tanya devi pura pura.


"dia ada acara katanya. suruh nemenin mamanya. " mulut ezhi manyun. devi tersenyum miring.


"sorry juga ya, ezhi sayang. gue juga udah ada acara. gue mau pergi ke puncak sabtu sore. "


"ke puncak? " tanya acha membeo. devi cuma ngangguk, lalu kembali menyendok mie dimangkuk.


"sama elvanno? "

__ADS_1


"uhukk.. uhukk.. uhukk. "


_Happy Reading😘_


__ADS_2