Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 147


__ADS_3

hari minggu, keyra mengajak elvanno untuk jalan jalan bareng sama ken di mall. cukup rindu suasana mall. karena terakhir dia jalan jalan ke mall bersama mama rika. dan itu sudah sangat lama.


hampir semua pengunjung mall memperhatikan keyra dan elvanno. merasa prihatin dengan bocah muda yang masih sangat keliatan bocah ini mempunyai anak. pikiran negatif mereka langsung membulat dengan sendirinya.


'pasti mereka ini pasangan muda yang putus sekolah karena hamil diluar nikah'.


begitulah pemikiran orang orang.


namun, beda dengan keyra yang dengan penuh keceriaan mendorong kereta bayi. mengajaknya melihat lihat berbagai mainan, baju, sepatu anak dan yang lainnya.


dengan setianya pula elvanno membuntutinya. berperan gantian mendorong kereta bayi saat keyra sibuk memilih sepatu atau yang lain.


muter muter ke mall kurang lebih satu jam, setelah nya mereka masuk ke caffe untuk makan siang.


keyra sibuk memberi susuu untuk ken, sedangkan elvanno yang memesan makanan dan minumannya.


"ternyata jalan jalan bawa anak itu repot banget ya key" duduk kembali setelah memesan makanan. memperhatikan keyra yang masih sibuk.


"iya, aku juga baru tau" jawabnya tanpa menatap elvanno.


"ken belom makan nasi ya? "


"belum boleh. kata suster yani kemarin, bisa makan bubur saat udah ada enam bulan. ini, dia baru jalan enam bulan"


ngangguk, mulai ngambil ponselnya. tak lain, masuk ke menu game dan asik sendiri.


tak begitu lama, ken tertidur. keyra kembali menidurkannya di kereta bayi. ngambil selimut yang ada dibagian bawah kereta dan menyelimutinya.


sambil menunggu pesanan, keyra ikut sibuk bermain dengan ponsel. tersenyum sendiri membaca chat masuk dari akilla.


"kenapa? kok senyum senyum? " tanya elvanno kepo.


keyra sedikit melirik, lalu diam menekan beberapa huruf untuk membalas pesan. tau kan, kalo enggak fokus nulisnya, typonya akan semakin meraja lelaahh.. bahaha...

__ADS_1


"ini, killa cerita, kalo ansel enggak jadi kuliah di jakarta. dia diminta sama papanya untuk kuliah di bandung. sekalian jagain neneknya disana"


elvanno menyunggingkan senyum.


"yah, kamu gagal dong ketemu sama si bucin itu" ledeknya.


keyra manyun,


"siapa juga yang mau ketemuan sama ansel. kamunya aja yang cemburuan"


tak menanggapi itu, elvanno kembali asik dengan ponsel. sedangkan keyra memilih menyimpan ponsel di dalam tas. menatap anaknya yang benar benar terlelap.


"silahkan kak. pesanannya" seorang waiters mengantarkan makanan, menaruhnya diatas meja. tersenyum ramah menatap kedua pelanggannya.


"selamat menikmati, kak" lalu pergi meninggalkan meja keyra.


"izroil, simpan hapenya. kita makan dulu" menepuk lengan suami yang masih sibuk sama ponsel.


menurut, elvanno segera mematikan ponsel. menyimpannya di saku celana. sedikit beringsut, meraih gelas dan meminum es tehnya.


ditengah keasyikan keyra dan elvanno, seorang cewek dengan dandanan cukup modis menghampiri.


elvanno dan keyra sama sama menatap kearah si cewek. yang di tatap tersenyum manis, sedangkan elvanno mengerutkan kening.


"siapa ya? " tanyanya dengan bingung.


keyra menatap wajah suaminya yang memang kelihatan nggak mengenalnya.


"aku nisa, mas. penggemar mas elvanno"


"hah?! " terlihat sangat heran. keyra pun sama.


"kenapa nggak pernah nyanyi di caffe lagi, mas? " tanyanya, menarik kursi. tanpa dipersilahkan, lisa duduk disamping elvanno.

__ADS_1


"enggak. udah nggak nge band lagi"


"emang kenapa mas? suaranya bagus loh. wajahnya pun juga tamvan banget. imut ngegemesin" sambil memegang kedua pipinya.


keyra merasa kesal, tapi hanya diam menggigit ayam crispy di depannya dengan cepat.


"ngurus keluarga" jawaban cuek si izroil.


nisa gantian mengerutkan kening.


"keluarga? " membeo.


"bukannya mas elvanno masih sekolah SMA kan? baru lulus kemarin"


"iya"


"jadi, kenapa harus sesibuk itu? "


elvanno mengambil tissue, mengelap tangan yang terkena minyak. meraih ponsel dan mengklik fitur kamera. menyodorkan ke nisa.


nisa menerimanya dengan senang hati. tentu berfikir jika si elvanno meminta nomor WA.


"fotoin gue sama pacar ya. sekalian ponakan gue yang bobok" ucap elvanno kemudian.


dengan wajah cemberut, nisa mengarahkan ponsel ke elvanno yang merangkul keyra mesra. ada ken yang bobok di dalam kereta dorong dekat keyra.


keyra tersenyum bahagia, melingkarkan tangan dipinggang elvanno. sangat bersyukur karena suaminya nggak mudah tergoda cewek lain. sangat berharap, semua ini adalah awal kebahagiaan mereka berdua.


**TAMAT...


Happy Reading🄰


Jangan lupa like and votešŸ–¤

__ADS_1


Terima kasih buat para readers yang selalu setia dukung, baca dan nungguin cerita dari author.. šŸ–¤šŸ„°ā¤ā¤**


__ADS_2