
"sini masuk" bu sukra melambaikan tangan nya ke arah pintu.
keyra menghembuskan nafas nya untuk menguasai diri. mulai melangkah masuk dan berdiri di depan kelas. ia menghadap ke semua teman teman baru dikelas itu.
"anyiiing, cantik benerr! " seru bryan yang juga memperhatikan keyra.
elvanno terpaku, ia menelan saliva nya. memang selama seminggu serumah dengannya, ia engga pernah ketemu sama keyra. ia sibuk untuk bermain di luar, kencan dengan devi dan ngumpul bareng teman teman nya.
"jodoh gue nyiing! " seru dava yang ada disamping viko.
"ayo kenal kan dirimu! " perintah bu sukra. keyra tersenyum memperlihatkan lesung pipi nya sebelah kanan, sangat manis.
"pagi teman teman, nama saya keyra clarinta. panggil keyra saja. saya pindahan dari bogor. semoga kita bisa berteman baik ya" membungkukkan sedikit badan nya sebagai tanda hormat.
"baiklah, terima kasih keyra"
"kamu duduk di samping.. "bu sukra celingak celinguk melihat kursi yang kosong.
" sini kosong buk" seru bryan.
"oh yaudah, kamu duduk disana ya" titah bu sukra.
"baik bu" ucap keyra sedikit menampilkan senyum manis nya. ia berjalan menuju kursi kosong yang berada disamping bryan.
bryan mengulurkan tangan nya saat keyra sudah mendudukan pantat nya dikursi samping bryan. dan keyra menyambut tangan bryan dan menjabat nya.
"Bryan Adelio" ucap bryan memperkenalkan dirinya sambil nyengir memperlihatkan gigi gingsul nya. cukup manis untuk badboy seperti bryan.
keyra membalas senyumnya.
"salam kenal ya"
"salto" sahut bryan dengan cepat.
keyra mengerutkan kening nya.
"aku kan ngajak kenalan, bukan ngajakin salto" ucap nya polos.
"hehe..elo lucu banget sih, gemes. pengen nyokot"
"eh.. " keyra menatap ngeri pada bryan.
"becanda key, yakali gue nyokot lo di kelas ini"
Bhuuukk!!
elvanno nimpa kepala bryan pakai buku paket.
"berisik lo"
__ADS_1
"anyyiiing!! sakit bego! " mengelus kepala nya.
keyra menoleh, matanya sempat berpapasan dengan elvanno beberapa detik. tapi dia langsung kembali menatap kedepan. ia cukup kaget, karena ia ternyata sekelas dengan suaminya.
suasana kelas kembali diam, hanya suara bu sukra yang menerangkan rumus rumus di depan kelas. sedangkan bryan sudah menguap beberapa kali dari tadi. tapi ia berusaha untuk tetap melek agar tidak kena hukuman.
beda lagi dengan elvanno yang sedari tadi sibuk memperhatiin istrinya dari sisi samping belakang. wajah yang dulu kelihatan kucel itu sekarang berubah menjadi putih berseri. sangat cantik dan menggemaskan dengan pipi yang agak merona alami itu.
mama nya memang top untuk perawatan wajah dan fashion. memang sudah bertekad untuk merubah keyra menjadi seperti cewe tipe elvanno. dan seperti nya berhasil.
"apaan sih lo! ngagetin aja! " ucap nya marah saat lengan nya disenggol zikri.
"elvanno!! maju ke depan dan jelaskan apa yang tadi sudah ibu sampaikan" perintah bu sukra.
"mampus lo babi!! " ledek dava.
elvanno membuang nafas nya sedikit kasar lewat mulut, mulai beranjak untuk berdiri ke depan kelas. nonyor kepala dava dan viko sebelum melangkah meninggalkan kursinya.
"anjiiing lo van! " ucap viko yang tak terima karena rambut nya kembali berantakan.
"suruh ngapain buk? " tanya nya santai saat sudah berada di depan kelas.
bu sukra berkacak pinggang menatap kesal pada elvanno.
"baju engga dimasukin, rambut di cat, kancing baju juga engga dikancingin, engga dengerin pelajaran juga! mending kalo nilai kami bagus semua, nilai kamu selalu merah!! paling tinggi palingan juga nilai lima. Gitu aja bangga! suka bolos dan tawuran juga"
elvanno menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal, entah kali ini ia merasa malu karena ada keyra di dalam kelas, yang udah pasti mendengar semua penuturan bu sukra tentang kejelekannya.
"sukses nya kalo udah dipelaminan buk" sahut bryan yang sudah dari tadi menertawakan elvanno.
elvanno melotot kearahnya, mengepalkan tangannya dan mengarahkan pada bryan. keyra menaikkan sedikit ujung bibir nya sambil geleng geleng kepala melihat suaminya itu. lalu mengarahkan jempol terbalik ke arahnya.
kali ini elvanno melotot tak percaya melihat apa yang dilakukan keyra. ternyata cewe itu diam diam merendahkannya. baru saja mulut elvanno terbuka, ingin mengatai bryan dan keyra, bu sukra lebih dulu menghukumnya.
"keluar!! berdiri di depan kelas selama pelajaran saya!! " perintah bu sukra dengan suara tinggi nya.
"ya buk, " jawab nya, lalu ngeloyor ke luar kelas.
"nyesel gue udah masuk kelas, tadi kalo tetap nongkrong di kantin pasti lebih asik" gerutunya.
"ngomong apa kamu?! "
"eeh engga kok buk, tadi saya ingat belum ambil uang kembalian di kantin" bohongnya sedikit menoleh ke arah bu sukra.
tet! tet! tet!
bel tanda istirahat telah berbunyi, bu sukra segera keluar kelas setelah memberikan beberapa pekerjaan rumah. keyra masih sibuk menyalin beberapa rumus di buku tulisnya. sementara bryan sibuk memperhatikan nya dari tadi.
"ke kantin yuk! gue yang traktir" ajak bryan.
__ADS_1
keyra menoleh, sedikit tersenyum.
"enggak usah, aku mau belajar, banyak banget nih yang tertinggal" tolaknya.
"kantin woii" teriak viko pada bryan yang masih santai duduk disebelah keyra.
"kalian duluan aja, ntar gue nyusul" tolak bryan.
"cie.. ciee.. abang bryan mau modusin anak baru ciee..." ledek dava.
"kambing lo pada! pergi sono! "
kedua temannya itu cengengesan dan berjalan keluar kelas dengan congkaknya.
"kamu ke kantin aja yan, aku engga akan pergi ke kantin kok" ucap keyra tanpa menoleh pada bryan.
"itu sih gampang" jawab nya kembali menatap keseriusan keyra. wajah serius nya terlihat begitu menggemaskan.
keyra mulai risih diliatin terus. keyra menoleh ke arah bryan, sedangkan yang ditoleh hanya nyengir.
"ngapain sih liatin aku terus? belum hafal sama muka ku? "
"iya, pengen hafalin biar melekat diingatan" gombal nya.
mendengar gombalan bryan, keyra tertawa kecil.
"dasar! " umpatnya, lalu kembali fokus dengan buku di depannya.
"eh kenapa kamu pindah ke jakarta?? bukannya di bogor juga banyak sekolah sekolah yang bagus ya?? "
keyra hanya tersenyum dan geleng kepala menjawab pertanyaan bryan.
***
waktu nya pulang sekolah, keyra mulai berkemas. dari jam keempat sampai terakhir elvanno dan ketiga temannya tidak lagi mengikuti pembelajaran, tentunya membolos.
sesampainya di parkiran. keyra menghentikan langkahnya saat melihat elvanno dicium mesra oleh devi. maksud nya cium pipi ya, lalu devi naik ke jok belakang. dengan mesra pula ia memeluk tubuh elvanno dari belakang.
elvanno melirik sekilas wajah keyra yang terlihat dari kaca spion. ada rasa tak enak, pengen nyamperin atau sekedar bertanya pulang naik apa? namun ia memilih diam dan melajukan motor nya meninggalkan sekolah.
"key, pulang naik apa? bawa mobil? bawa motor? " tiba tiba bryan muncul dibelakang nya, sudah memakai hoddie yang menutup kepalanya.
"mmm... bus" jawab nya ngasal.
" hahaha. . engga ada bus yang lewat depan sekolah kita key, aku anterin aja yuk! " tawarnya sambil memperbaiki letak ransel nya dibahu.
"engga usah yan, makasih" tolak nya. lalu melangkah meninggalkan bryan.
keluar dari gerbang, menengok ke kanan dan ke kiri. ia tidak tau harus ke arah mana. teringat sesuatu, ia tidak tau alamat rumah untuk pulang. menepuk jidatnya sendiri, lalu kembali masuk ke halaman sekolah.
__ADS_1
_Happy Readingš_