Takdir Cinta Keyra

Takdir Cinta Keyra
Part 97


__ADS_3

beberapa bulan berlalu.


tet! tet! tet!


bel tanda pelajaran akan dimulai sudah berbunyi. elvanno baru saja sampai, dengan sangat tergesa mendudukkan bokongg di kursi samping bryan. memasukkan tas ke laci, lalu mengeluarkan buku paket dan buku tugas yang hari ini harus dikumpulkan.


menoleh kebelakang, menatap viko dan dava dengan cukup heran, lalu bryan yang kini berdiri meminta buku tugasnya, buku tugas viko dan yang lainnya. setelahnya, cowok bergigi gingsul itu menumpuk buku di meja depan, meja guru.


bu anis menatap ke semua siswa.


"udah ngumpulin semua ya? " tanyanya.


"udah, bu! " jawab semua dengan kompak.


tersenyum menatap keempat murid yang paling terkenal bandel.


"ibuk tuh rasanya pengen bikin tumpeng kuning buat syukuran. liat bryan, elvanno, viko dan dava duduk rapi ditempatnya. bikin ibuk makin semangat ngajar kalian"


elvanno pun menatap bryan yang kini membuka buku paket, terlihat tak memperdulikan kata kata buk anis.


"yaudah, sekarang kita mulai pelajarannya. buka buku halaman tiga puluh sembilan. elvanno, tulis jawaban nomor satu lengkap sama penyelesaiannya" tunjuk buk anis.


menggigit isi batang korek api, dia berdiri, santai, berjalan maju kedepan dengan membawa buku paket. mengambil spidol dari tangan bu anis, tangannya mulai mencoret jawaban penyelesaian soal matematika di white board dengan lancar.


setelah selesai, elvanno mengembalikan spidol. menyempatkan nonyor kepala rani yang duduk di deretan meja paling depan. terkekeh kecil berhasil membuat teman sekelasnya itu ngomel karena rambutnya jadi berantakan.


bu anis hanya geleng kepala melihat kejahilan elvanno, lalu menatap ke papan tulis, diam beberapa detik membaca yang di tulis murid bandelnya yang terkenal memang oon.

__ADS_1


bertepuk tangan sendiri, tersenyum menatap ke semua muridnya.


"jawaban yang kamu kasih benar, van. tapi penyelesaian beda sama cara yang ibu ajarkan. tapi hasil akhir sama, dan memang benar. perfect! " mengacungkan jempolnya dengan sangat puas.


bryan menatap sahabatnya sambil geleng kepala. lalu menepuk pundak elvanno.


"nggak sia sia lo ndekem di perpus beberapa bulan. otak lo jadi nambah volumenya"


elvanno menyunggingkan senyum, nonjok lengan bryan.


"anjiiing! "


"kita dukung usaha lo, nyet! " viko yang tentu ikutan nyimak omongan bryan, menyahut.


elvanno menaikkan alis, menoleh, menatap kedua temannya yang selalu duduk di meja belakang.


binar bahagia mendapat dukungan dari para sahabat membuat kedua mata mengembun. dengan cepat ia mengalihkan pandangan, lalu menekan ujung mata.


bryan mengacak rambut elvanno dengan tawa ledekan.


"anjiiing lo! cengeng bener sih! "


viko mentonyor kepala elvanno dari belakang.


"iiih, jijiiik, van! ditinggal keyra ke bogor aja lo udah jadi mata air gitu! "


bukannya marah, elvanno langsung menyembunyikan wajah dilipatan tangan pinggir meja. rasa rindunya pada sosok gadis mungil yang lebih sering manyun itu membuat jiwanya berubah drastis. terlebih mendapat dukungan dari orang orang terdekatnya. bahagia banget, sampai ia nggak sabar untuk segera ngerjain soal ujian semester. lalu pindah sekolah ke bogor, demi mengejar setengah raganya.

__ADS_1


##


"key, yakin nih, nggak mau ikut nonton konser di mandala? " tanya killa dengan tangan yang sibuk mengemasi buku.


keyra ngangguk, memasukkan buku ke dalam tas.


"aku dirumah aja"


"ini nine percent lo, key. mereka datang dari tiongkok untuk hibur kita. masa kamu tetap nggak mau liat langsung sih? "


keyra terkekeh kecil melihat wajah antusias killa.


"aku mau ngejar pelajaran yang ketinggal, kil. sebulan lagi udah masuk ujian lho"


"diih, nonton juga cuma malam ini, key. kalo belajar bisa besok siang, dan lain hari. kesempatan langka lho" bujuknya.


keyra tetap menggeleng,


"kamu aja, nanti nitip salam buat cai xukun. sama fotoin dia dari dekat. bilangin kalo aku ngefans banget sama dia"


killa manyun, mentonyor lengan keyra.


"diih, apaan! ngefans banget tapi nggak mau nonton"


keyra terkekeh melihat ekspresi sahabatnya ini. keduanya beranjak, keluar dari kelas bareng untuk pulang.


-Happy Reading😘-

__ADS_1


jangan lupa like and votešŸ–¤


__ADS_2