
Langit sore begitu jingga memanjakan mata siapa saja yang melihatnya, begitupun Ais sangat bahagia menikmati pemandangan yang sangat menakjupkan.
" Museum Gedung Sate adalah sebuah museum yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 22, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat. Museum ini dibangun khusus untuk menjelaskan tentang Sejarah Gedung Sate. Peresmian museum diadakan pada tanggal 8 Desember 2017 oleh Gubernur Jawa Barat ,Ahmad Heryawan.
Konsep yang diberikan oleh Museum Gedung Sate adalah mengenai gaya arsitektur dan nilai sejarah dari gedung sate. Penerapan konsep diadakan secara bertahap mulai dari tahap prolog, eksplorasi hingga kontemplasi.
Museum ini juga dikelola oleh pemerintah provinsi Jawa Barat, yang mulai didirikan pada tahun 1974 dengan memanfaatkan bangunan lama bekas Kawedanan Tegallega, yang kemudian diresmikan pada tanggal 5 Juni 1980 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu,Daoed Joesoef.
Ada juga Museum Sri Baduga, Penamaan museum ini diambil dari gelar salah seorang raja Pajajaran, Sri baduga maharaja sebagaimana tertulis pada Parasasti Batutulis. Dan kemudian ditetapkan melalui Kepmendikbud nomor 02223/0/1990 tanggal 4 April 1990."
Aiman memangut-mangut mendengar penjelasan sang istri tentang dua Museum itu yang sungguh dua-duanya mempunyai sejarah istimewa.
Tak henti-hentinya sang istri menceritakan tentang tempat-tempat bersejarah lainnya membuat Aiman takjub oleh pejabaran sang istri. Apa lagi bibir mungilnya itu sangat lucu sekali ternyata jika berbicara tentang sejarah Ais adalah jagonya. Bahkan Aiman juga kalah, yang Aiman tau hanya pelalatan Dokter saja dan jenis-jenis penyakit berikut obatnya.
Dan tujuaan Ais dan Aiman selanjutnya adalah ke-Lembang.
Tempat dimana saat ini Ais dan Aiman berada, mereka benar-benar menghabiskan waktu bersama dengan Fatih yang selalu saja bertingkah layaknya orang dewasa yang akan paham apapun yang sang Ummah katakan tentang Bandung.
Mereka menikmati pemandangan yang disuguhkan Gunung Putri .
Gunung putri adalah salah satu nama gunung yang indah di Bandung yang lokasinya di Jayagiri, Lembang, tidak jauh dari Tangkuban Perahu. Tempat ini sangat bagus untuk penyegaran badan dan pikiran, karena memiliki pemandangan alam yang indah serta sangat mudah dijangkau dari pusat kota Bandung.
Aiman sengaja mengajak sang istri dan putranya kesana untuk sedikit mengalihkan pikiran sang istri supaya tidak terlalu stres apalagi sang istri sedang hamil. Sebisa mungkin Aiman ingin sang istri tetap bahagia,karna kebahagiaan seorang ibu juga akan mempengaruhi perkembangan sang baby didalam kandunganya.
"Ya Allah bantulah hamba untuk selalu membahagiakan istri dan anak-anak hamba.. "
"Tersenyumlah selalu sayang.. "
Gumam Aiman sambil melihat sang istri sedang menyuapi Fatih sesekali sang istri bercanda dengan Fatih yang terus berbicara ingin ini dan itu.
"Sayang hati-hati jangan lari... sayang... "
"Ini gak lari cuma jalan cepet aja.. "
"Sama saja Sayangg... awass... "
"Tuh kan hampir saja jatuh.. "
"He.. he... maaf.. "
Cup...
Ais dan Aiman saling pandang melihat sepasang suami istri yang saling kejar mengejar.
Tak lama Ais menarik sudut bibirnya begitupun Aiman.
"Tante Aniii.. "
Deg...
__ADS_1
Seketika Ani menegang mendengar suara yang begitu Pameliar di pendengarannya. Kemudian Ani berbalik kebelakang dengan pinggang yang masih Andi pegang. Seketika Ani menyengir kuda sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Sayang tadi Fatih lihat tidak? "
"Gak tau "
"Ih kan jadi malu apa lagi ada Ais tuh sama suaminya.. "
Ucap Ani dan Andi saling berbisik satu sama lain membuat Ais terkekeh dengan tingkah dua pasturi itu yang salah tingkah.
" Tante ada disini juga.. "
"I.. iya.."
Gugup Ani sambil melepaskan tangan sang suami yang berada dipinggangnya, lalu Ani langsung berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan Fatih.
"Fatih ada disini juga, sedang liburan ya.. "
"Iya, ayo Tante, Om kita ke-Ummah dan Baba.. "
Ajak Fatih sambil menarik tangan Ani membuat Ani dan Andi mengikuti langkah kaki kecil Fatih. Ani sesekali melirik pada sang suami karna merasa malu dengan apa yang dia lakukan tadi.
Semoga Ais dan Aiman tak melihat apa yang aku lakukan tadi. Dan kenapa juga aku mencium Andi, ah..., Pikir Ani sungguh dibuat malu.
Sedangkan Andi bersikap biasa saja seakan tak terjadi apa-apa toh mereka sudah sama-sama dewasa, masalahnya Fatih lihat apa tidak ya? .
"Kalian disini juga? "
"Iya, Noh ..maksa dari kemaren ingin kesini padahal kan Dok.. "
"Awwss... Sayang kenapa dicubit.. "
Ucap Andi asal membuat Ani langsung mencubit perut Andi karna hampir saja keceplosan.
"Kenapa? "
"Tidak apa-apa Ais, anu.. emmz hanya ingin liburan saja. Iya liburan saja.. "
Ais mengerutkan keningnya melihat tingkah Ani yang seakan menyembunyikan sesuatu, tapi Ais seakan mengerti apa yang terjadi.
"Kapan terakhir datang bulan.. "
"Hah.. "
Pekik Ani kaget kenapa Ais menanykan hal itu, pikir Ani.
"Maksudnya apa Ani sering bertingkah yang aneh-aneh? "
"Emmz... mungkin sudah beberapa hari ini dia begitu. Kadang mau makan tengah malam, kadang mau berenang dan sekarang maksa kesini hanya ingin naik kuda kadang juga Manja sih.. "
__ADS_1
Tutur Andi panjang lebar membuat Ais semakin yakin kalau sahabatnya itu sedang berbadan dua. Apalagi tubuhnya sedikit gembukan,kemaren dipernikahan Air Ani memang datang sebentar karna buru-buru pulang Amira sakit. Jadi membuat Ais tak bisa melihat jelas perubahan di diri sang sahabat.
"Coba periksa kedokter, jangan-jangan Ani sudah hamil.. "
"Hah.. Hamil. Ah.. itu gak mungkin Bulan kemaren-kemaren Aku cek tapi hasilnya Negatif.. "
Pekik Ani terkejut dengan ucapan Ais,gak mungkinkan Ani hamil.Masa iya sih tapi dua minggu yang lalu juga di cek namun hasilnya sama. Ani hanya tak mau harapannya tak sesuai ekpetasinya yang ada malah membuat Ani sedih kembali.
"Coba dulu aja siapa tau Allah sudah menitipkan malaikat kecil disini. "
Ucap lembut Ais sambil mengusap perut Ani, Ais paham apa yang Ani rasakan karna Ais pernah di posisi seperti itu.
"Tapi kalau hasilnya sama bagaimana! "
"Bismillah coba dulu. Jangan putus asa kan namanya juga mencoba kalau memang Allah belum berkehendak berarti kalian harus bekerja keras lagi.. "
"Ummah kaliaan bicara apa sih.. "
"Anak kecil mau tahu aja.. "
Ucap Ani mencubit pelan pipi Fatih yang seakan ingin tahu apa yang sedang orang dewasa bicarakan.
"Yasudah pulang dari sini kita langsung periksa mudah-mudahan yang Ais bilang itu semua benar.. "
Kini giliran Andi yang menyahut karna memang ucapan Ais ada benarnya juga.
Apa salahnya mencoba kembali toh hasilnya baik atau tidak hanya Allah yang tau yang penting kita sudah berusaha.
Pernikahan Andi dan Ani masih dibilang usia seumur jagung jadi wajar kalaupun belum hamil mereka masih punya banyak waktu bukan! .
"Jika Amira sakit kenapa kalian ada disini! "
Ucap Aiman membuat Ani menyengir saja sedangkan Andi hanya diam saja karna percuma menjawab juga.
"He.. aku titipkan sama Vina "
Ucap polos Ani membuat Ais menepuk jidatnya sedangkan Aiman hanya menggeleng saja, sepertinya dugaan Ais tak akan meleset.
"Dasar... "
.
.
.
Bersambung...
**Bagaimana seru gak??
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak Like, Komen, dan vote ok
Terimakasih**...