Takdir Illahi 2

Takdir Illahi 2
Episode 128 TAKDIR ILLAHI


__ADS_3

Hari dimana keberangkatan keluarga kecil Aiman ke-Turki membuat Aiman sangat sibuk beberapa hari kebelakang. Tak lupa juga Aiman menyerahkan tanggung jawab RSG pada asistennya dan berpamitan pada rekan-rekan dokternya juga.


Nampaknya Ais berusaha untuk tegar tak menangis meninggalkan sang abi, walau Ais tau sang abi ada yang menjaganya yaitu adik kembarnya sendiri. Tapi rasanya berat bagi Ais untuk berjauhan dengan sang Abi.


Tapi Ais juga tidak mungkin sekedar menolak untuk pindah walau bagai manapun Ais harus ikut kemanapun sang suami pergi.


"Teteh pasti merindukan Abi.. hiks.. "


"Sudah jangan menangis, ingat pesan Abi! Jadilah wanita tangguh halnya Syaidah Fatimah R. A. Binti Rosulallah. Jangan terus menangis... berbahagilah di sana, Abi disini akan selalu mendoakan kebahagiaan Teteh. Lupakanlah masa lalu yang membelenggu teteh,jangan mengingatnya lagi semua sudah berlalu.. "


"Putri abi tidak selemah ini.. "


"Hiks... abi... "


" Abi pasti merindukan teteh, Pergilah.Ingat pesan abi.. "


Ucap Abi Azam lembut sambil memeluk dan mencium puncak kepala sang putri.


Persiapan sudah beres 100% tinggal berangkat kebandara, ayah Ilham sudah menunggu disana. Tapi Aiman tidak menemukan keberadaan sang istri dan abi Azam, sedangkan diruang tamu hanya ada Air, Mona dan Fatih yang sudah bersiap.


"Apa ada dikamar! "


Gumam Aiman langsung melesat kearah kamarnya, dibukanya pintu tapi Aiman tidak menemukan siapa-siapa, kamarnya kosong.


Aiman mencari kekamar mandi sang istri tidak ada, kemudiaan Aiman melesat kebalkon. Hatinya seketika tenang melihat ternyata sang istri ada ditaman bersama sang abi.


Aiman memerhatikan tingkah sang istri diatas balkon, dilihatnya sang istri mulai tenang Aiman langsung berbalik. Tampa sengaja Aiman melihat selembar kertas diatas meja rias sang istri, dengan pelan Aiman mengambilnya dan membuka lembar kertas itu.


Deg....


"Assalamualaikum suamiku tercinta....


Ali bin Abi Tholib seorang pejuang islam yang merupakan suami dari siti Fatimah R. A putri Rosulallah.


Ali laki-laki tangguh penuh kasih sayang dan cinta bahkan syetanpun tak bisa mengendus isi hati Ali.


Ali juga seorang suami yang selalu berusaha membahagiakan istrinya dengan cara apapun yang dia mampuh, menjadi sandar ketika sang istri lelah, menjadi penguat ketika sang istri lemah dan menjadi pemimpin yang terbaik bagi keluarganya.


Mungkin suamiku tak setangguh,selembut dan penuh cinta seperti Ali, tapi Ais bahagia bisa memilikinya .Ais tak berharap dia seperti Ali tapi melihat kesungguhannya mungkin secuil sikap Ali mampuh suamiku berikan padaku.


Suamiku manusia biasa yang selalu berusaha membahagiakan dan melindungi keluarganya walau Ais tau suami tak setangguh Ali, tapi dia selalu berusaha semampuhnya untuk selalu membuat Ais bahagia.


By... tahukah Hubby...


Hubby adalah anugrah yang Allah titipkan pada Ais, mungkin sewaktu-waktu Allah akan mengambil miliknya kembali. Disaat itu Ais berdoa semoga Ais bisa pergi dan berjalan beriringan dengan Hubby.


sudah Ais putuskan Ais akan pergi kemanapun hubby pergi, bagai mana Ais bisa ditinggal sedangkan ladang pahala Ais akan melangkah.


By... Terimakasih atas Cinta dan Kasih sayang yang hubby berikan pada Ais dan juga keluarga kecil kita.


Maafkan Istrimu ini By...

__ADS_1


Mungkin Ais bukan Syaidah Fatimah istri Ali bin Abi Tholib yang begitu Sabar,Tawakal,Ridho dan Tangguh.


Wanita dengan sejuta pesona akan kesabarannya..


Wanita Cantik akan keteguhan imannya..


Wanita Kuat akan kesabarannya..


Dan Wanita lembut akan kesholehahannya...


Mungkin Ais hanya butiran debu yang singgah di belahan bumi ini, Ais hanya manusia bisa yang berusaha halnya syaidah Fatimah R. A.


Tapi Ais berusaha untuk menjadi istri yang baik untuk seorang 'AIMAN MAHMUED' Laki-laki keempat yang membuat seorang Ais jatuh cinta .


Jangan cemburu jika cinta pertama Ais adalah Abi, cinta kedua Ais adalah Airumi dan cinta ketiga Ais adalah Adam. Selain dari pada itu hanya hubby yang bisa menggetarkan hati Ais.


Maafkan lah istrimu ini yang kadang membuatmu resah dan gelisah...


Maafkanlah sikap kekanak-kanakan, manja, keras kepala dan susah diatur.


Terkadang Ais merasa tak pantas berada di sisi Hubby yang begitu punya Sejuta Iman,ketakwaan dan kesabaran.


Terimakasih hadirnya dirimu menjadi penguat dikala Ais lemah..


Menjadi sandar dikala Ais lelah...


Menjadi benteng disaat Ais rapuh...


Entah kata apa yang harus Ais ucapkan, rasanya Ais begitu sulit untuk sekedar mengungkap, Aku Aisyah Khoer El-qolayuby wanita lemah dengan seribu kekurangan bukan Syaidah Fatimah R. A. binti Rosulallah dengan sejuta keteguhan.


Ais hanya wanita kotor dengan dosa bukan Syaidah Fatimah yang dijaga kesuciaannya.


Ais hanya mau bilang! terimakasih atas Cinta dan kasih sayang yang hubby berikan.


Rasanya hidup Ais terasa kosong kalau bukan hubby yang sudah memberikan pelangi dihidup Ais.


Apa hubby tau !!


Pertemuan kita bukan tampa sengaja hingga Allah ikat kita dalam tali pernikahan berasal dari cinta yang sama-sama kita pendam .Membuat Ais yakin ikatan cinta kita sudah 'TAKDIR ILLAHi ' yang ditulis di lauhmahfudz.


Pertama hanya aku terus kamu hingga kita dan menjadi kami didalam Rumah Tangga. Ais hanya mau bilang.


I Love You My Hubby...


Salam dari istrimu yang manja.


(Aisyah Khoer El-qlayuby)


Tak terasa cairan bening begitu saja lolos dipelupuk mata Aiman, hatinya berdesir hebat menbaca untain bait kata yang sang istri tulis.


Sungguh Aiman tak bisa berkata hingga Aiman langsung berlari keluar kamar dengan tangan yang masih menggenggam erat selembar kertas.

__ADS_1


Aiman dengan cepat menuruni anak tangga disaat itu pula sang istri baru basuk bersama abi Azam, dengan cepat Aiman melesat mendekati sang istri.


Bruk....


Aiman memeluk sang istri erat sambil terisak membuat Ais sedikit terhuyung kebelakang. Ais sedikit bingung apa yang terjadi pada sang suami kenapa sang suami menangis.


Tapi detik kemudiaan Ais tersenyum ketika melihat selembar kertas yang dipegang sang suami.


"Ais mencintai hubby... "


"Hubby lebih mencintai sayang... "


"Terimakasih.. "


Mereka kembali berpelukan kembali menumpahkan gejolak cinta diantara sepasang suami istri itu .Mereka tak peduli dengan orang-orang yang ada disekitarnya, mereka pikir hanya ada mereka saja padahal dari tadi ada seseorang yang sudah berdiri dengan wajah masamnya melihat dua orang dewasa yang sedang berpelukan.


"Fatih gak diajak! "


"Hah.. "


Ucap Aiman dan Ais barengan, tak lama Ais dan Aiman tersenyum dengan lembut Aiman menggendong sang putra hingga Fatih ada diantara Ais dan Aiman.


"Baba mencintai Fatih.. "


"Ummah juga, malahan sangat! "


Cup.... Muahhhccc...


Ais dan Aiman langsung mencium pipi sang putra barengan membuat Fatih seketika tersenyum.


"Semoga kalian selalu bahagia.. "


Gumam Abi Azam tersenyum melihat keluarga kecil putrinya.


.


.


TAMAT......


.


.


Gimana seru gak...


Jangan lupa Vote ya Ok...


Eh... jangan lupa Like, Komen, dan Hadiahnya


Terimakasih....

__ADS_1


__ADS_2