
Tangan mungil itu dari tadi terus mengelus wajah pucat dihadapannya.
Kedua matanya tertutup dengan bibir pucat tapi didalam alam sadarnya dia merasakan bahwa wajahnya sedang di belai lembut penuh kehati-hatian.
Tapi hatinya seakan lelah hingga dia tak mau tau siapa yang membelai wajahnya hingga terdengar suara yang sangat dia cintai membuat hatinya sakit.
"Ummah.. Bangun.. Fatih sayang Ummah... "
"Fatih Janji akan selalu melindungi Ummah hik.. hik.. "
"Ba.. bangun hik.. hik.. "
Ucap baby Fatih sedih dengan tetesan air mata yang keluar bibir merahnya yang mengerucut sakit melihat sang Ummah yang hanya diam tak membalas ucapannya.
Grepp...
Baby Fatih memeluk lembut leher sang Ummah hingga kelapanya diletakan diatas dada sang Ummah sambil memejamkan mata kantuknya.
Aiman hanya diam dengan raut wajah datarnya dengan tatapan yang terus menuju sang istri dan sang putra dengan tangan yang menggenggam lembut tangan Ais yang di infus.
Semuanya sudah berlalu Sa.. sayang. Cepatlah bangun, jangan merasa lelah Hubby dan Fatih butuh sayang. Semuanya baik-baik saja, Hubby janji akan membawa sayang ketempat ketenangan dimana disitu kita akan hidup bahagia. Hubby, Sayang dan Fatih jagoan kita, Batin Aiman nyeri melihat keadaan sang istri yang tak kunjung sadar.
Aiman tau jiwa sang istri terguncang oleh keadaan hingga membuat rasa sakit itu kembali datang membuat Aiman benar-benar takut kalau sang istri benar-benar merasa lelah hingga tak mau bangun dalam alam sadarnya.
Ais begitu sok hingga memicu aliran darah cepat membuat deguban jantung tak terkontrol apalagi dengan Troma yang kembali muncul membuatnya merasa lelah akan semuanya hingga Ais seakan tidak mau bangun kembali.
Sok dan rasa troma yang Ais alami begitu berat membuat Ais terkena penyakit Jantung ringan tapi Aiman takut jika sang istri tidak bisa melepas semua bebannya malah akan menjadi hal lain yang tak bisa Aiman bayangkan.
Apapun yang baby Fatih ucapkan Ais bisa mendengar dengan jelas apa yang sang putra ucapkan membuat Ais tak sadar bahwa dirinya telah menangis dalam alam bawah sadarnya sendiri hingga keluar dipelupuk dua matanya.
Tapi sayang, Ais seakan lelah akan semuanya hingga Ais tak mau berusaha bangun. Ais seakan nyaman dengan dirinya yang seperti itu. Tak ada beban pikiran, rasa sakit dan ketakutan.
Aiman yang melihat itu berdenyut nyeri sambil perlahan tangannya terulur menghapus air mata sang istri yang keluar dimata terpejamnya.
"Hubby tau sayang lelah. Ta.. tapi Hubby mohon bangunlah demi Hubby dan Fatih.. "
" Jangan terlalu mengenang rasa sakit.. Kenanglah ketika Sayang bangun dan hidup bahagia dengan keluarga kecil kita.. "
"Apa Sayang ingat dimana pertama kali kita saling mengungkap kata Cinta melalu jalan takdir-Nya. Hanya ada kebahagiaan, Hubby Janji itu.. "
Lilir Aiman dengan suara gemetar sambil mengecup puncak kepala sang istri lama penuh kasih sayang dan Cinta.
Ma.. ma'afkan Ais By, Ais lelah dengan semua ini. Bagai mana mungkin Ais bisa melupakan kejadian itu jika Ais melupakannya maka rasa takut dan jiji selalu membelenggu Ais By hik.. hik.. To.. tolong Ais By untuk keluar dari belenggu ini.
Ais mengingatnya Sangat. Ma'afkan Ais By,Jerit batin Ais sakit mendengar setiap kata yang sang suami ucapkan apa lagi mendengar dengkuran halus sang putra yang menerpa telinganya dengan liliran " Umm.. mah.. "
"Selamat Malam sayang,mimpi Indah.. Ingat sampai kapapun Hubby akan menunggu.Sampai seberapa lelah Sayang tertidur.. "
Cup...
Aiman memberikan kecupan di bibir pucat sang istri lalu perlahan menggendong Fatih supaya tidur dengannya diatas shofa.
"Ti.. tidak ja.. jangan laukan i.. itu By.. "
Berbeda dengan Seseorang yang sendari tadi hanya diam mendengarkan cerita Daddy dan Mommynya.
__ADS_1
Membuat gadis itu sedikit terenyuh mendengarnya walau ada rasa lain yang masih tetap sama.
Perjuangan,pengorbanan dan kesetiaan yang sempurna tak jarang orang lain miliki.
Halnya kisah cinta Aiman dan Ais membuat Emely bisa melihat semuanya dengan kejadian kemaren yang dia hadapi dan pengakuan sang Daddy kalau dirinya sengaja tak memperdulikan Emely . Karna om Ilham meminta bantuaan pada Murat supaya memanipulasi kalau Emely memang tersangka atas kejadiaan tabrak lari itu supaya dalang dibalik semuanya bisa lengah seolah-olah memang keluarga Aiman hanya sibuk mencari Emely saja .
Dan benar saja ternyata siasat yang Azam pakai sangat jitu membuat semuanya terbongkar secara bersamaan walau Emely harus terseret atas penangkapan paman Bayu yang begitu cerdik bersembunyi di Villa yang jauh dari keramaian.
"Ma'afkan Daddy, Baby. Daddy hanya ingin membantu om Ilham saja.. "
Ucap Murat merasa bersalah membiarkan putrinya harus kesusahan tinggal di Indonesia. Tapi Murat juga hanya ingin memberi arahan supaya sang putri lebih dewasa lagi dalam hal berpikir.
"Jadi Emely jadi tumbal ceritanya.. "
"Tidak Sayang.. "
Potong Alev merasa bersalah tapi dirinya harus membantu Ilham dengan cara itu walau dulu kelakuan Emely tak sebanding dengan apa yang mereka lakukan.
Ucap Alev lembut sambil menangkup wajah putrinya yang nambak sedikit kurus dan kucel.
Emely membenarkan apa yang sang Mommy katakan. Dikejadian itu memang Emely dapat banyak pelajaran dari awal kepercayaan dan sahabat .
Membuat kedua orang tua kecewa itu sangat menyakitkan bagi Emely hingga dikala Emely butuh kepercayaan kedua orang tuanya malah seakan acuh tak peduli tapi sekarang Emely faham alasan kenapa kedua orang tuanya melakukan itu.
Sahabat yang Emely butuhkan nyatanya tak ada.Dikala Emely kesusahan tak ada satupun yang membantunya mereka seakan hilang di telan bumi. Membuat Emely ingat apapun yang terjadi pada dirinya maka Aiman orang pertama yang selalu membantunya Tapi disaat perasaan itu hadir semuanya jadi berubah membuat Emely sadar bahwa dirinya di sisi Aiman tak lebih dari kata Sahabat dan Adik.
Tapi Emely sadar akan satu hal bahwa didunia ini masih ada orang yang berhati baik menolong walau tak kenal.
Pikiran Emely langsung melayang pada seseorang yang membantu dirinya ketika sedang lemah tak berdaya. Merawat dengan baik dan Ah.
__ADS_1
Kesal Emely kenapa pikirannya malah ingat satu sosok yang sedang rapuh dan begitu banyak tanda tanya di kepala Emely.
Ternyata nasibnya sama dengan sosok itu mengingatnya membuat Emely ingat akan seseorang yang begitu ceria dan cerewet ketika beberapa hari lalu merawatnya .
"Sayang kamu kenapa? "
Cemas Alev mengguncang tubuh sang putri yang malah bengong . Membuat Emely langsung tersadar dengan pikirannya,dengan cepat Emely merubah mimik wajah biasanya.
"Emely lelah Mom, ingin istirahat ! "
"Yasudah Baby istirahat Mommy tau kamu pasti masih lelah. "
"Besok antarkan Emely ke Rumah sakit.. "
Deg...
.
.
.
Bersambung....
.
.Bagai mana seru tidak???
Jangan lupa terus dukung athor dengan beri
Like Komen Vote
__ADS_1
terimakasih....