
Tak terasa sudah satu bulan lebih Sky berada di Indonesia, hari-harinya Sky habiskan mengunjungi beberapa tempat yang ada dikota Bandung.
Dari mulai Kuliner, Wisata dan Museum, membuat Sky bahagia karna bisa menjelajah sampai kepelosok-pelosok kota Bandung.
Tapi Sky juga tidak hanya berlibur Gadis itu juga membantu pekerjaan sang Om di kantor, menjabat menjadi skertaris walau sebenarnya Sky menolak lebih baik ditempatkan dibagiaan lain supaya orang-orang tidak curiga tapi dengan rencana sudah matang Om Air membuat sebuah rencana yang seolah-olah Sky bekerja karna Kecerdasan dirinya sendiri tampa takut orang lain menggunjing.
Menjadi skertaris begitu mudah untuk Sky karna kemampuaannya dibidang bisnis sangatlah memukau.
Bagai mana tidak seorang Emira Halime Sky Mahmued pengusaha muda yang menduduki Kursi nomor satu pengusaha muda sukses di Negaranya.
Ditambah gelar Hukumnya yang sudah tidak diragukan lagi cara kerjanya membuat pengusaha-pengusaha lain mencuit jika ingin mengusiknya.
Gadis dengan sejuta pesona, kecerdasan, ketangguhan dan wibawaannya tidak diragukan lagi. Jika orang cerdas bisa merasakan bahwa Sky bukanlah gadis biasa begitupun sebaliknya, apalagi Sky selalu suka berpakaian bisa saja tak mencolok sedikitpun.
Kemampuaan Sky diwarisi dari keluarga Khoer sedangkan Fatih mewarisi kemampuaan di keluarga Mahmued. Tapi jangan salah kedua adik itu begitu ajaib seakan bisa menguasai semua bidang tapi kedua adik kakak itu begitu pintar menyembunyikan keistimewahan didalam dirinya.
Hanya Baba Aiman saja yang mengetahuinya sedangkan sang istri hanya beberapa, Aiman sengaja merahasiahkannya karna takut kesehatan sang istri terganggu karna mencemaskan keadaan putra putrinya jika jauh dari jangkauannya.
Dan Sky juga tidak pernah absen untuk selalu berjiarah kemakam Kakek Azam dan Nenek Rahma. Dua manusia yang begitu Sky idolakan apalagi ketika mendengar kisa cinta mereka membuat Sky selalu senyum-senyum sendiri.
Sesudah urusannya dikantor Sky meminta izin pergi ke Museum yang letaknya masih di Gedung Sate.
Sky juga meminta Izin untuk mengendarai mobilnya sendiri tapi Om Air melarangnya, Sky si anak penurut hanya bisa pasrah tak mau membantah dengan terpaksa harus di kawal oleh dua orang Bodyguard .
Nampaknya cuaca mulai mendung tapi tak sedikitpun mengurangi niat Sky untuk mengunjungi Museum itu.
Museum ini terletak di lantai dasar Gedung Sate. Dalam museum tersebut,Sky melihat-lihat berbagai macam koleksi seni seputar Bandung.
Sky terus menelusuri hingga berhenti di tempat batu kali, batu gelas, dan baja Swedia yang digunakan untuk membangun Gedung Sate.
Tidak hanya itu,Sky juga bermain dengan enam instalasi interaktif. Untuk media interaktif, visual Pembangunan Gedung Sate, dan miniatur Gedung Sate.
Sedangkan dua Bodyguard berjalan tak jauh dari Sky mereka tak mau kecolongan satu langkah saja yang akan menghantarkan kemurkaan Bos besarnya yang tak lain adalah Airumi.
Sudah puas menjelajahi dan mencatat apa yang Sky butuhkan, Sky memutuskan untuk pulang karna Hujan mulai turun.
Cuaca hari ini begitu buruk, suara petir dan Geludug terus bersahutan membuat sang Bodyguard hati-hati membawa mobilnya takut-takut malah membahayakan keponakan kesayangan tuannya.
Sedangkan Sky tak merasa takut sekali, malah Sky menatap keluar jendela dengan telapak tangan di tempelkan di kaca mobil sesekali Sky menggerakan tangannya membentuk hurup abstrak.
"Berhenti... "
__ADS_1
Cittt...
Sang Bodyguard langsung menekan rem karna terkejut mendengar teriakan keponakan tuannya.
"Ada Ap.."
Brakk..
Deg....
Kedua Bodyguard itu terperanjat kaget mendengar pintu mobil ditutup dengan kencang dan yang membuat kedua Bodyguard itu membelalakan kedua matanya melihat keponakan tuannya sudah berlari menembus derasnya hujan.
Sret...
Bruk....
"Jika bunuh diri membuat masalah selesai kau salah, yang ada kau membuat Tuhan marah"
"Ha.. ha.. Tuhan! jika memang dia ada, dia tidak akan mengambilnya dari ku! "
"Karna kau manusia yang jauh dari kata Syukur, sampai Allah mengambil miliknya kembali! dasar Bodoh ! "
"Miliknya! Syukur! "
Ctas...
Duar...
Bentak Sky memburu dengan nafas ngos-ngosan.
Sky langsung meninggalkan manusia tidak berguna itu sambil mengumpat disepanjang jalan ,kedua matanya memerah menandakan bahwa amarahnya belum reda.
Kedua Bodyguard itu tetap bungkam tidak mau bicara apapun,melihat umpatan dan tatapan keponakan tuannya saja sudah membuat kedua bodyguard itu menciut.Tatapan yang baru pertama kali kedua bodyguard itu lihat, tatapan tajam yang menghunus membuat siapa saja akan tenggelam didalamnya.
Tapi dengan setia salah satu Bodyguard itu tetap memayungi keponakan tuannya itu. Hingga mobil yang membawa Sky pun langsung melesat menjauh dari kejadiaan tadi.
"Paman kita mampir ketoko baju, tidak mungkin kita pulang dengan keadaan basah kuyup. Yang ada Om akan murka! "
Glek...
"Ba.. baik Nona.. "
__ADS_1
"Ah... dasar manusia Bodoh ! "
.
.
Bersambung....
Penasaran !!!!
Ikutin yuk kelanjutan ceritanya di AMARAH CINTA (Bukan salah Tuhan).
Terimakasih Teman-teman sudah setia terus menunggu. Jangan lupa jaga kesehatan ya di bulan Ramadhan ini he.. he..
Jaga hati
Jaga Telinga
Janga Mata ya..
Supaya puasa kita berkah dan semoga tidak berpaling dari cerita dan karya Author selanjutnya he.. he..
Do'ain ya semoga cepet Up karya ya...
Mana.
Like... like...
Hadiah... hadiah....
Komen... komen...
Vote... vote... vote...
Dukungan kalian adalah semangatku 😍😍😍
Salam kenal dari Author (Rahma Qolayuby) untuk pembaca setia author...
Dadah....
Kita ketemu di karya selanjutnya ya....
__ADS_1
Terimakasih Muacchhh...😘