Takdir Illahi 2

Takdir Illahi 2
Episode 109 Mereka Kembali !


__ADS_3

Aiman dan Ais memutuskan langsung pulang kerumah karna hari ini hari minggu jadi Aiman bisa menghabiskan waktu dirumah dengan keluarga kecilnya.


Dengan santai Aiman melajukan mobilnya sambil sesekali melihat orang-orang yang berjalan kaki, ada juga yang sedang joging, ada juga yang belanja dan bermain.


Membuat Aiman terlintas dalam pikirannya untuk mengajak sang istri ketaman atau ketempat romantis ala-ala jaman sekarang.


Tapi Aiman sedikit bingung kemana membawa sang istri ,karna Aiman juga kurang tau tempat-tempat seperti itu. Yang Aiman tau hanya tempat-tempat yang sang istrinya sukai saja, seperti pegunungan, danau atau pantai.


"Sayang, mau jalan-jalan dulu atau bagaimana?? "


Tanya Aiman karna tak tau tempat apa yang menurutnya bagus.


"Terserah Hubby, tapi kan Fatih kita tinggal. Ais takut nanti Fatih nungguin kita "


" Masalah Fatih sayang tidak usah kewatir anak itu tidak akan menunggu kita, Sayang kan tau sendiri Fatih orangnya bagai mana! "


"Mungkin sayang mau rekomondasikan tempat makan, atau tempat nongkrong. Emmz mau belanja juga boleh, Hubby ingat-ingat sih sayang jarang beget belanja. "


Ucap Aiman lembut ,Ais hanya diam saja sambil berpikir .Emang benar apa yang dikatakan sang suami kalau putranya itu benar-benar putra ajaib.


Dimana sebagiaan anak selalu ingin ikut kemanapun kedua orang tuanya pergi tapi Fatih hanya cuek saja, dia malah asik dengan dunianya sendiri.


Pernah satu kali Ais melihat buku gambar yang selalu Fatih bawa kemanapun Fatih pergi,ketika Ais memeriksanya hanya ingin tau apa yang putranya lakukan.


Ais malah dibuat tercengang, anak seusia Fatih sudah bisa meneliti tentang kupu-kupa, dari awal Kepongpong hingga berubah menjadi ulat dan seterusnya lagi. Bahkan Fatih juga menggambarnya.


Dan yang membuat Ais tercengang lagi, Fatih menjelaskan cara perubahannya.


Kupu-kupu adalah salah satu serangga yang mengalami transformasi yang menakjubkan, sebuah proses yang dikenal sebagai metamorfosis.


Metamorfosis kupu-kupu berawal dari telur. Sebagaimana Kupu-kupu berkembang biak dengan cada bertelur (ovipar).


Telur kemudian menetas menjadi ulat atau larva kupu-kupu. Ulat bertugas mengonsumsi makanan yang cukup untuk menopang dirinya sendiri selama proses metamorfosis.


Metamorfosis berlanjut ke tahap kepompong. Selama beberapa waktu, kupu-kupu tumbuh di dalam kepompong dan keluar sebagai kupu-kupu dewasa yang cantik.


Kupu-kupu jantan dan betina dari spesies yang sama dapat mengenali satu sama lain melalui ukuran, warna, bentuk, dan struktur urat sayap.


Kupu-kupu juga dapat saling mengenali melalui feromon atau aroma. Selama kawin, jantan menggunakan organ penjepit di perut mereka untuk menangkap betina.


Kupu-kupu jantan dan betina dari spesies yang sama dapat mengenali satu sama lain melalui ukuran, warna, bentuk, dan struktur urat sayap.


Kupu-kupu juga dapat saling mengenali melalui feromon atau aroma. Selama kawin, jantan menggunakan organ penjepit di perut mereka untuk menangkap betina.


Kupu-kupu betina akan mengeluarkan satu per satu telurnya. Mereka dapat menghasilkan ratusan telur, bergantung spesiesnya.


Saat bertelur, kupu-kupu harus berhati-hati karena telurnya harus tetap hangat dan berada di tingkat kelembapan yang tepat.


Ulat yang menetas dari telur pun harus segera makan. Oleh sebab itu, induk kupu-kupu akan biasanya meletakkan telur-telurnya pada jenis tanaman yang akan dimakan ulat.


Terlepas dari upaya induk kupu-kupu dalam mempertahankan telurnya, sangat sedikit yang berhasil mencapai usia dewasa.


Pasalnya, telur kupu-kupu dapat dengan mudah dimangsa oleh burung hingga kelelawar. Beberapa serangga juga kerap mengintai di dalam atau di sekitar bunga untuk memangsa kupu-kupu dewasa.


Begitulah kiranya penjelasan yang sang putra tulis.


Ais sempat memberi tahu sang suami tapi Aiman hanya tersenyum saja, Aiman hanya berkata "Fatih adalah berlian di tengah keluarga kita "


Ketinga mengingat kejadiaan itu Ais langsung berbalik pada sang suami sambil tersenyum.

__ADS_1


"Kita izin dulu aja lewat vidio call, Ais takutnya pulang terlambat nanti Fatih marah. Hubby kan tau gimana merajuknya Fatih.."


"Yasudah, kita telepon pak Muh.. "


Jawab Aiman langsung, memang benar apa yang dikatakan sang istri, Kalau Fatih sudah merajuk maka Aiman sendiri yang dibuat kesusahan karna Fatih tidak mengijinkan Babanya sehariaan dekat-dekat dengan Ummahnya.


"Assalamualaikum Pak.. "


"Waalaikumsalam Tuan.. "


"Fatih mana ? saya ingin bicara.."


"Ada dibelakang tuan sama Badar, sebentar saya kesana dulu. "


Pak Muh pun langsung pergi ketaman belakang mencari keberadaan tuan mudanya.


"Den Fatih ini Baba telepon.. "


"Assalamualaikum.. jagoan Baba, sedang apa? "


"Waalaikumsalam.. Lagi main,kapan Baba sama Ummah pulang. Eh ummah mana Ba? "


" Ini Ummah disamping Baba.. "


"Hai.. sayangnya Ummah.. sedang apa nak.. "


"Lagi main Ummah.. "


"Sayang Ummah sama Baba akan pulang telat, gak apa-apa kan, Fatih mau oleh-oleh apa ? "


"Iya gak apa-apa, Emmz apa ya... "


"Buku gambar dan pensil warna Ummah.. iya itu.. "


"Yakin gak ada yang lain! "


Tanya Ais memastikan biasanya anak-anak suka mainan atau makanan nah ini Fatih malah milih buku gambar dan pencil.


"Itu aja Ummah... "


"Yasudah sayang nanti Baba belikan.. Hati-hati ya mainnya ,ummah tutup dulu teleponnya.. "


"Iya.. dadah... "


"Assalamualaikum... "


"Waalaikumsalam.. "


Ais langsung mematikan sambungan vidio callnya, Aiman hanya tersenyum saja ternyata sang putra sama seperti dirinya dulu.


Yang selalu menghabiskan lembar demi lembar buku gambar untuk sebuah penelitiaan dan sang Ayah selalu membantunya.


" Sudah biarkan Fatih melakukan apa yang dia mau.. "


Ucap Aiman karna merasa ada sesuatu yang mengganggu pikiran sang istri.


"Tapi By.. Ais hanya takut suatu saat nanti kepintaran Fatih mala..."


"Sutttt sayang jangan kejauhan, tidak akan terjadi apa-apa Ok. Percaya sama Hubby.. "

__ADS_1


"Kita berdua akan sama-sama melindunginya Ok.. "


Ucap Aiman lembut menenangkan sang istri Aiman tau apa yang dikewatirkan sang istri, karna Aiman sendiri pernah menjadi buruan para peneliti.


Semenjak itu sang ayah menyembunyikan identitas Aiman, dan kenapa Aiman selalu berpenampilan culun karna itu salah satunya menghindari dari orang-orang yang mencari Aiman.


"Jadi kita mau kemana? "


Ucap Aiman lagi mengalihkan pembicaraan supaya sang istri tidak terlalu berpikir keras.


"Emmz Ke Mall aja By, rasanya Ais sudah lama tidak belanja.. "


"Yasudah kita kesana.. "


Ucap Aiman tersenyum karna wajah sang istri kembali ceria lagi.


Aiman memberhentikan mobilnya disalah satu Mall terbesar di Bandung,Aiman menggandeng sang istri masuk kedalam.


"Kita makan dulu ya sayang.. "


"Iya By,nanti kita ketoko baju anak-anak ya.. "


"Iya.. "


Aiman dan Ais langsung masuk disalah satu Resort Mall itu, Tapi baru saja mau masuk Aiman seperti melihat sesuatu yang membuat langkah kakinya berhenti.


"Ada apa By ?"


"Sayang kita cari tempat lain ya.. "


Ucap Aiman langsung menggandeng sang istri keluar lagi dengan langkah sedikit cepat membuat Ais kesusahan untuk mengimbangi langkah sang suami.


Ais terheran-heran apa yang membuat sang suami bertingkah seperti itu! Sesekali Ais mau bertabrakan dengan orang lain tapi Ais berusaha mengimbanginya. Ais ingin perotes tapi melihat wajah tegang sang suami membuat Ais mengulurkan niatnya dan pasrah akan tarikan sang suami .


"By.. hubby.. "


Panggil Ais lembut sambil menggenggam tangan sang suami, seketika Aiman tersentak.


"Ada apa? "


Tanya Ais sekarang mereka sudah berada di dalam mobil kembali.


"Mereka kembali ! "


.


.


.


**Bersambung.....


.


.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...


Like, Komen, dan Vote Ok

__ADS_1


Terimakasih**....


__ADS_2