
Apa salah kalau aku gak pernah mondok, memang kenapa kalau Aiman memilihku.Apa memang aku tidak pantas untuknya, sungguh menyebalkan dan menjengkelkan. Ingin sekali aku menarik kerudungnya yang sok alim itu.
Kenapa juga hubby gak pernah cerita kalau dulu dia akan di jodohkan dengan anak yang punya pondok. Ah... kesel.. kesel.. untung Adam sudah keluar dari situ kalau tidak akan Ais paksa keluar.
Atau apa mungkin memang aku tak pantas bersanding dengan seorang Aiman Mahmued yang punya sejuta perestasi. Sedangkan aku lulus saja belum,tapi tak seharusnya kan wanita itu merendahkan diriku.
Batin Ais terus memberonta dengan kekesalan yang mengubun ingin sekali menghancurkan muka yang sok alim itu.
Sedangkan Aiman hanya tersenyum-senyum saja melihat sang istri yang dari tadi hanya diam dengan bibir yang mengerucut.
Aiman terpaksa pamit pulang karna kejadian tadi membuat sang mertua bertanya-tanya kenapa ? Aiman hanya beralasan masalah baby Fatih saja hingga sang mertua mengizinkan.
"Kenapa Hubby senyam-senyum, senengnya istrinya di rendahkan hik... hubby jahat.. "
Ketus Ais kesal dan marah sang suami malah menertawakannya bukannya bi bela dia hanya diam saja.
"Eh.. sayang kenapa nangis... "
"Siapa wanita tadi kenapa hubby gak pernah cerita.. Apa hubby memang menyukai wanita itu.. "
"Tidak sayang, dia hanya masa lalu.. "
"Pantes saja hubby semangat ternyata hubby ingin bertemu dengannya kan ! "
"Astagfirullahhaladzim... Apa yang sayang katakan.. "
"Sudahlah Ais memang tidak pantas untuk hubby.. "
Deg...
Aiman langsung terkejut dengan apa yang sang istri katakan, bagai mana mungkin Ais tak pantas untuk Aiman sedangkan cinta Aiman hanya untuk seorang Aisyah Khoer El-qolayuby tidak ada nama yang lain.
Bagai mana cara menjelaskan pada sang istri bahwa dirinya benar-benar tak ada hubungan sama sekali, bertegur sapa pun tidak. Dulu hanya sebatas perjodohan saja tapi dengan cepat Aiman menolak dengan lembut.
"Sayang yang pantas bersanding dengan hubby hanya sayang gak ada yang lain.. "
"Cinta hubby hanya untuk kamu sayang percayalah.. "
Ais masih tetap diam dengan pikiran dan hati berkecamuk .Apa benar yang sang suami katakan atau itu hanya obat penenang sementara, batin Ais sakit jika itu memang benar.
"Sayang ma'afkan hubby, hubby tidak bermaksud tidak bercerita hubby pikir itu hanya masalalu.. "
"Sayang.. "
"Pergilah By Ais ingin sendiri... "
Jder...
__ADS_1
Aiman menggeleng kuat tetkala sang istri tak mau melihatnya dan tidur membelakanginya. Sungguh Ais benar-benar merasa direndahkan dan diinjak habis-habisan.
Tak lama Aiman hanya tersenyum entah apa yang ada di pikirannya yang ada saat ini Aiman begutu gemas ketika sang istri merajuk.Walau di sisi lain Aiman ada sedikit takut kalau sang istri benar-benar marah pada dirinya.
"Sayang.... "
"Sayang lihat Hubby... "
"Jangan ganggu Ais by..."
"Kenapa sayang harus marah ?... "
"Hah.. wajarlah Ais marah dan kesal wanita itu sudah merendahkan Ais dan sekarang hubby malah bertanya ! "
Bentak Ais menyala tak terima dengan apa yang sang suami katakan. Kenapa harus marah!! istri mana yang mau di rendahkan oleh wanita lain sungguh Ais tak tau jalan pikiran sang suami.
Hati Ais semakin berkecamuk saja dan tak tau harus bersikap bagai mana.
Membuat Ais semakin yakin bahwa dirinya memang tidak pantas untuk sang suami, buktinya Aiman tak membela atau menenangkan apapun.
"Cemburu... "
Glek...
Ais menelan ludahnya dengan kasar, cemburu. Apa itu kata yang pantas buat Ais? apa benar Ais sedang cemburu! Ck. yah tentu, istri mana yang tidak akan cemburu kalau ada wanita lain yang menyukai sang suami.
"Ya iyalah setiap istri manapun akan cemburu jika ada wanita lain yang menyukai hubby. "
Ketus Ais tidak habis pikir kemana jalan pikiran sang suami yang menurutnya aneh.
"Itu tandanya sayang benar-benar mencintai hubby.. "
"Tidak.. "
Grep...
Ais dibuat melotot Tetkala sang suami memeluknya erat dan membalikan badannya hingga Ais berada di atas tubuh sang suami.
Aiman mengunci kedua tangan sang istri yang memberonta dengan air mata yang sendari tadi Ais tahan.
Perlahan Aiman menghapus air mata itu dengan lembut .
"Jangan menangis, hubby tersenyum hanya bahagia ternyata istri hubby begitu cemburu dan itu tandanya sayang sangat mencintai hubby.. "
"Hubby diam karna hubby tau istri hubby yang cerdas ini bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Terbukti dari setiap kalimat yang sayang ucapkan pada akhirnya wanita itu malu sendiri kan. Sayang adalah wanita yang pantas untuk bersanding dengan hubby tak ada wanita manapun. Dia hanya masa lalu yang hadir tampa di undang dan tampa permisi, memaksa pak Kiayai untuk melamar hubby tapi hubby menolak karana hubby tau jodoh hubby ada dalam pelukan hubby sekarang.Jadi jangan sedih atau kesal lagi yah, dimata hubby sayang adalah wanita paling sempurna dan ibu yang baik .Jangan marah lagi yah.. ingat cinta dan sayang hubby untuk sayang dan Fatih saja gak ada yang lain, percayalah. "
Ais hanya diam mendengar kalimat yang sang suami katakan membuatnya terharu.Ais menatap wajah sang suami seksama tak ada satupun yang cacat diwajah itu pantas saja banyak orang yang menyukai suaminya.
__ADS_1
"Ais cemburu ketika ada wanita lain yang menginginkan hubby tapi Ais kesal karna wanita itu sudah merendahkan Ais. "
"Maka buanglah rasa kesal itu karna dimata hubby sayang yang paling sempurna dari pada siapapun terkecuali satu orang.. "
"Tuhkan katanya Ais yang paling sempurna tapi kenapa masih ada sih.. "
Ais hanya memberenggut saja, sesaat Ais terharu akan ucapan sang suami sesaat Ais dibuat kesal kembali.
"Mamah Dinda.. "
Deg....
Ais terdiam bagai mana mungkin Ais lupa tentu saja orang yang paling sempurna di mata sang suami bukan dirinya tapi mamah Dinda .
Ais bisa merasakan dan melihat begitu besar kerinduan dari sorot mata sang suami yang membuncak.Kenapa Ais baru menyadarinya akan tatapan itu sungguh istri macam apa dirinya itu.
"Ais mencintai hubby tapi Ais juga tak bisa menggeser mamah Dinda di hati hubby. Karna cinta mamah Dinda mungkin lebih besar dari cinta Ais. Tapi Ais juga tidak akan pernah membiarkan siapapun merebut hubby dari Ais. "
Ucap tulus Ais memeluk tubuh sang suami erat seakan tidak mau kehilangannya.
"Sayang yang lebih paham hati hubby,jadi jangan pernah ragukan lagi cinta hubby.. "
"Maafkan Ais By.. "
"Maafkan hubby juga sayang... "
Mereka hanyut dalam pelukan yang menyalurkan rasa yang begitu dalam, memberi nyaman dan hangat satu sama lain.
Itulah sebuah keluarga terkadang sesaat dilanda ujian dan cobaan terkadang sesaat kebahagiaan dan ketentraman. Tapi itulah hidup harus ada konflik-konflik yang membuat mereka semakin saling menjaga dan melindungi satu sama lain.
.
.
Bersambung.....
.
.
.
Bagai mana seru tidak???
Jangan lupa like, komen dan vote
Terimakasih....
__ADS_1