
"Papa memberi kan kamu kesempatan untuk memperbaiki diri Mi,papa tidak ingin kamu mengulang kesalahan dua kali,cukup sudah menikah dengan Carla menjadi pelajaran bagi mu jangan ulangi pagi,mama bilang kamu sudah bercerai dari Carla"
"Iya pa"
"Perempuan itu tidak baik untuk mu,dari awal papa sudah tidak suka tapi kamu kekeh ingin dengan nya,kamu lihat Nia sekarang dia menikah dengan pengusaha kaya raya dan hidup bahagia,Carla apa mengurus satu anak saja tidak becus hingga meninggal, istri macam apa dia" kesal papa Fahmi.
"Untuk saat ini papa menerima mu bekerja di sini, meskipun kamu anak papa bukan berarti kamu berhak di perusahaan ini,kamu bekerja sebagai staf biasa! papa tidak ingin ada kesenjangan sosial jika memang pekerjaan mu bagus maka akan naik jabatan mu,lagi pula tidak ada yang tau bukan kalau kamu anak papa di sini selain om Suryo " ujar papa Fahmi, memang Fahmi tidak pernah muncul di perusahaan papa nya sebagai anak karena dia sibuk meniti karir nya sendiri di perusahaan Pieter.
"Apa ada masalah? jika kamu keberatan ungkapkan papa tidak ingin ada ucapan di belakang atau kaduan pada mama mu "
"Tidak pa, terimakasih untuk pekerjaan nya,aku suka" jawab Fahmi cepat,meskipun sedikit kecewa dia tetap harus berjuang dan membuktikan pada papa nya kalau dia bisa dan mampu membuat perusahaan papa nya maju.
Papa Fahmi menepuk pelan pundak sang anak,dia orang yang tegas tidak mau jabatan di jadikan alasan untuk Fahmi bermalas-malasan,lagi pula dia ingin menguji anak nya ini sampai di mana kesabaran Fahmi agar bisa memimpin perusahaan nya nanti.
__ADS_1
****
"Jadi kapan kita menikah mas,aku tidak mau lama-lama loe aku sudah tidak sabar untuk menjadi istri mu, nyonya besar di perusahaan ini.
"Urus dulu perceraian kamu dan Fahmi,La baru kita menikah"
"Kalau secara Siri tidak masalah lah mas kita menikah duluan"
"Aku sudah menghubungi pengacara ku,dia sedang mengurus perceraian kamu paling tidak Minggu ini akan keluar lalu awal bulan kita menikah"
Mr.Pieter tidak akan menampakkan sisi iblis nya jika perempuan tersebut belum dia nikahi,dia akan tetap baik selagi belum menikah dan jika sudah menjadi milik nya barulah dia akan menampakkan sisi liar nya.
"Tapi aku mau mas kawin nya rumah ya mas,terus mobil yang kamu janjikan"
__ADS_1
"Iya tenang saja aku akan memberikan kamu mobil minggu ini,kamu pilih saja dulu mau yang mana nanti akan aku belikan dan akan aku kirim langsung ke rumah mu"
"Beneran mas???"tanya Carla tidak percaya
"Iya sayang asalkan kamu mau menuruti semua keinginan ku"
"Pasti mas, pasti akan aku turuti semua yang kamu mau" ujar Carla tersenyum manis dan memeluk Mr.Pieter lebih erat lagi.
"Pilihan yang sangat tepat bercerai dari mas Fahmi dan mendapatkan tambang emas seperti Mr.Pieter" batin Carla tersenyum dalam pelukan Mr.Pieter.Carla sengaja mendatangi kantor untuk memberitahu kalau dia yang akan menjadi nyonya di perusahaan itu jadi jangan ada yang macam-macam dengan nya.
****
Fahmi pulang ke rumah siang ini,dia ingin menjadi suami yang berguna untuk Shela, selagi istri nya itu bekerja dia yang akan merapikan rumah agar nanti Shela pulang bisa istirahat, meskipun tak secekat sang istri Fahmi tetap berusaha,mulai dari menyapu,mengepel dan mencuci serta memasak telur dadar untuk makan mereka nanti.
__ADS_1
Fahmi mulai bekerja besok jadi hari ini dia pergunakan untuk menyenangkan sang istri.
Meskipun sangat lelah Fahmi tetap berusaha karena ini yang di rasakan sang istri selama ini, sambil bekerja Shela menyempatkan diri mengurus rumah dan dirinya sungguh perempuan yang hebat pikir Fahmi.