
"Mas tadi aku ketemu Carla"
"Di mana?"
"Di acara fashion show butik tante Endang mas,dia seperti nya sedang hamil dan aneh nya dia punya mertua lagi mas"
"Kok aneh sih sayang, mungkin saja dia menjebak lelaki kaya lain nya setelah Pieter masuk penjara,kan memang itu kelakuan Carla"
"Husf nggak boleh sembarang ngomong mas,siapa tau Carla sudah berubah tadi dia nangis saat kami bertemu, rasanya dia sedang ada beban"
"Kamu percaya air mata buaya nya dia, Carla itu bunglon sayang bisa berubah kapan pun dia mau"
"Mas,dulu memang dia jahat tapi aku rasa sekarang udah berubah deh mas, mertua nya saja baik banget sama dia"
"Memang nya mertua kamu nggak baik apa?"
"Siapa yang bilang begitu mas, aku hanya cerita tentang Carla bukan aku"ujar Nia sedikit kesal karena Ben selalu saja tidak suka pada Carla
"Lagian kenapa harus cerita dia sih sayang, orang jelas-jelas dia dan mama Dina itu orang jahat, nggak perlu di pikirkan"
"Aku nggak lihat mama Dina mas,cuma Carla dan mertua nya,tapi tampilan Carla cukup elegan tadi"
__ADS_1
"Ya iya lah elegan hasil ngerampok suaminya"
"Kalau ngerampok suami sendiri sih nggak masalah mas yang parah ngerampok suami orang!"
"Siapa tau aja memang suami orang kita kan tidak tau,dulu saja masih menjadi istri Fahmi dia main gila dengan Pieter yang masih menjadi suami Ambar" ketus Ben,dari dulu Ben memang tidak menyukai Carla
"Mulai deh negatif thinking mas!"
"Gimana nggak negatif yang,kita sama-sama tau jejak perjalanan Carla"
"Siapa tau sudah berubah mas,dia aja ketemu aku langsung peluk gitu,aku kasihan jadi nya"
"Jangan terpancing yang, hati-hati"ingat Ben
****
"Ma,udah yuk kita pulang ini udah banyak banget loe ma belanjaan nya"
"La,kita belum beli sepatu,di toko sana seperti nya banyak yang bagus"
"Buat apa ma? nanti kaki ku bakalan gede kalau udah 7 sampai 9 bulan, udah lahiran kecil lagi kan mubazir beli sekarang ma,nanti ketinggalan model juga"
__ADS_1
"Iya juga ya la, tunggu kamu lahiran aja deh"
"Iya ma,ayo pulang saja aku sudah lelah sekali pengen rebahan"
"Ya sudah kalau begitu mama bayar dulu ya,kamu tunggu di sana saja duduk santai biar mama yang ke kasir"ujar mama Veni, setelah acara fashion show mama Veni membawa Carla ke mall untuk berbelanja keperluan Carla dan dirinya.
Carla duduk sambil menghela nafas panjang dan mengusap perut nya,tak terasa waktu terus berjalan dan perut nya makin membesar saja.
"La,mama sudah memutuskan Minggu depan pernikahan ulang kamu dan Rendy"
"Apa tidak terlalu cepat ma"
"Kamu lihat perut mu makin membesar La,mama sudah siapkan tempat bukan madu untuk kalian,mama lihat di Turki sedang ada paket bulan madu la dan mama sudah memesan nya, mumpung kamu masih hamil tiga bulan masih bisa liburan lah" ucap mama Veni membuat Carla terdiam sejenak, dulu luar negri sangat menjadi impian Carla, apapun akan dia lakukan demi bisa jalan-jalan ke luar negeri tapi sekarang tak sedikit pun rasa bahagia di hati Carla
"La,kamu kenapa? tidak suka?"
"Buk-an ma ta-pi apa ini tidak terlalu cepat, bagaimana setelah bayi ku lahir saja ma peresmian nya"
"Peresmian gimana orang kalian nikah siri kok jadi harus di sah kan di agama agar anak itu dapat status dan untuk kamu juga lebih kuat la,kamu ini gimana sih di luar sana wanita berlomba-lomba cari pengakuan lelaki sedangkan kamu malah menunda"oceh mama Veni
"Sudah jangan membantah Minggu depan kalian menikah,mama ini peduli la sama kamu,agar Rendy juga nggak bisa macam-macam lagi"
__ADS_1
Carla menghela nafas panjang,dia hanya bisa pasrah dengan keputusan sang mertua, membantah pun percuma dia hanya boneka Rendy yang kapan Rendy bosan akan di tendang keluar.