Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Hamil


__ADS_3

Rendy mengerut kan kening nya sesudah memeriksa Carla.


"La kamu hamil?" tanya Rendy membuat sang mama terkejut, Carla mengangguk lemah.


Awalnya Rendy mengira Carla hanya bermain-main saja hingga dia tak menanggapi dengan serius tapi ternyata benar ada nya Carla hamil.


"Kamu hamil la?" tanya mama Veni lagi dan diangguki Carla


"Kenapa kamu nggak bilang kalau kamu hamil la?"


"Ak-u"


"La,maaf kan mama,Ren ayo bawa Carla kerumah sakit sekarang juga"


"Kenapa ma?"tanya Rendy kaget melihat reaksi sang mama


"Bawa sekarang Ren, periksa kandungan nya"


"Sabar ma,besok juga bisa"


"Tidak! mama mau sekarang" kekeh nya karena dia khawatir dengan kondisi kandungan Carla


"Ayo Ren, sudah tidak ada waktu lagi" ucap nya lagi membuat Rendy semakin bingung sedangkan Clara memang sangat lemah saat ini dia tidak tau apa yang terjadi dengan Perut nya yang terus terasa mules dan tegang.


Rendy menggendong Carla ke dalam mobil dan di ikuti mama nya terlihat Mama Veni merasa sengat bersalah dan jika terjadi sesuatu pada calon cucu nya sudah pasti Rendy akan marah dan mengutuk mama nya sendiri.

__ADS_1


Setelah sampai dia rumah sakit mama Rendy segera meminta perawat untuk memanggil dokter kandungan untuk memeriksa Carla.


"Sakit?" tanya Rendy yang melihat Carla meringis dan di anggukki Carla pelan


"Dok tolong periksa menantu saya,perut nya sakit" ucap mama Veni pada salah satu dokter kandungan tersebut membuat teman sejawat Rendy ini terdiam,dia tau kalau mama Veni mama Rendy tapi dia bingung siapa perempuan yang di katakan menantu ini, istri siapa ini kenapa ada Rendy?


"Ayo dok,cepat!"


"Iy-a bu"jawab nya sedikit bingung


Rendy hanya memasang wajah cuek dia tau apa yang ada dalam pikiran teman nya ini tapi mau bagaimana lagi mau tak mau dia harus melanjutkan sandiwara ini.


"Ren-"


"Seperti nya dia meminum obat pencahar stimulan yang bekerja dengan cara merangsang dinding usus untuk mempercepat jalannya tinja melalui usus sehingga berisiko menyebabkan diare dan kram perut seperti saat ini" jelas sang dokter


"Obat pencahar"


"kamu minum obat pencahar La?" tanya Rendy dan dijawab gelengan oleh Carla


"Lalu kenapa bisa ada obat pencahar di dalam perut kamu kalau bukan kamu minum"


"Aku juga nggak tau mas" jawab Carla lemas membuat Rendy menatap Sang mama yang terlihat mengalihkan pandangannya, Rendy tau kalau ini ulah sang mama.


"Lalu bagaimana Sam?" tanya Rendy khawatir

__ADS_1


"Beri banyak minum air putih Ren agar tidak kekurangan cairan,dan saat tidak cari posisi yang nyaman bagi bumi,nanti akan di resep kan vitamin penguat kandungan nya dan jika besok pagi masih juga kram bawa kembali besok dan harus di rawat, jangan banyak bergerak dulu ya karena masih sangat rentan"


"Mas,aku tidak mau di rawat mas" tolak Carla karena dia terlalu trauma dengan kejadian kehilangan anak nya dulu.


"Anda boleh pulang dan obat nya di minum terlebih dahulu ya perbanyak makan makanan sehat" ujar sang dokter dan di anggukki Carla patuh.


"Terimakasih Sam"


"Sama-sama tapi ngomong-ngomong ini siapa?" bisik Sam dan di jawab dengan senyuman oleh Rendy membuat tanda tanya besar, selama ini dokter tampan ini tidak terlihat menggandeng seorang perempuan tapi tiba-tiba membawa wanita hamil membuat tanda tanya besar untuk orang yang mengenali Rendy saat ini.


"Mas aku mau ke belakang dulu" ucap Carla pelan dan Rendy tau maksud Carla dia ingin melihat mama nya, mungkin memang sudah lama dia tak bertemu mama nya dan ingin tau kondisi nya saat ini.


"Ma,ke parkiran saja duluan aku mau temani Carla ke toilet" alasan Rendy


"Jangan lama-lama Ren"


"Iya ma" sahut Rendy


Carla tersenyum tipis dan segera ingin bangkit dari tidur nya.


"Tunggu sebentar aku ambil kursi roda nya"


"Mas,aku tidak apa-apa, jalan saja"


"Jangan,kamu dengar kan apa kata dokter tadi,kamu harus hati-hati karena kandungan nya belum terlalu kua,jadi menurut saja" ucap Rendy membuat Carla mau tak mau menuruti nasehat suami pura-pura nya ini.

__ADS_1


__ADS_2