Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
takut penyakit


__ADS_3

"Sayang ini" ujar Om Ben mengangkat satu kantong kresek es lilin pesanan sang istri.


"Ya ampun mas kamu mau jualan apa,aku cuma butuh satu mas"


"Takut nya nanti kamu mau lagi sayang,ya aku borong saja,jauh loe sayang dapat nya es lilin ini,kamu tau dari mana es ini?"


"Dulu ibu ku sering membuat kan nya saat aku kecil mas,aku suka sekali ini" jawab Nia sambil mengambil satu es nya


"Yah... lembek mas,aku mau yang keras!"


"Tadi nya keras sayang, mungkin perjalanan nya terlalu jauh"


"Kalau lembek begini nggak enak mas,kamu cicip deh rasa air sama manis doang" ucap Nia memberi kan pada om Ben


"Mana aku tau sayang"jawab Om Ben membuat Nia kecewa, tiba-tiba terlintas di pikiran om Ben ide.


"Sini sayang,kamu mau yang keras kan" ujar Om Ben dan di anggukki Nia


Om Ben mengambil es tersebut dari tangan Nia dan berjalan ke arah dapur,lalu menaruhnya di dalam freezer kulkas.

__ADS_1


"Nanti dia akan beku sendiri sayang sambil menunggu beku ayo aku mandikan" ajak Om Ben membuat Nia menjerit karena om Ben menggendong nya tiba-tiba.


"Mas nanti jatuh" pekik Nia


"Jangan khawatir suami mu ini kuat"


"Mas aku takut" ujar Nia karena bobot tubuh nya kini tidak sama dengan yang dulu, tubuh Nia sudah lumayan gendut tapi om Ben menyukai setiap perubahan tubuh sang istri karena ada buah cinta mereka di sana.


Om Ben membuka semua pakaian sang istri dan dirinya lalu menghidupkan shower,Om Ben menyabuni seluruh tubuh sang istri membuat Nia geli saat tangan sang suami bergerilya di benda kenyal nya.


"Mas...nakal deh"


"Sayang, semakin berisi ya, pasti nanti aku bakalan rebutan sama debay nya ini,papa nya sebelah kanan debay nya sebelah kiri"canda om Ben


"Kalau dia sudah bobok ya aku yang harus kamu berikan nutrisi kalau tidak mana bisa bobok aku nya bobok sayang,aku sudah terbiasa dengan ini" goda Om Ben sambil menaikkan alis nya sebelah


"Kamu mah nggak ada bosan-bosannya mas"


"Hahahaha.... orang enak begitu mana bisa bosan sayang,kamu tau banyak lelaki di luar sana yang rela menyewa PSK untuk sekedar memuaskan nafsu nya-"

__ADS_1


"Terus kamu juga mau begitu?" potong Nia sambil membelakan mata nya


"Aku masih punya iman sayang,kalau aku mau ya dari dulu sebelum kita menikah tapi aku tidak mau sayang aku takut dosa, lebih nikmat dengan yang halal"


"Tapi yang halal banyak mengeluarkan uang mas,kalau dengan PSK bisa gonta-ganti dan uang nya pun nggak seberapa"


"Tapi penyakit nya sayang,aku tidak mau mengakhiri hidup ku dengan hal begituan, biarpun mengeluarkan uang banyak untuk anak istri tapi lebih terasa tenang, sudah ah kenapa jadi bahas PSK aku mau nya sama kamu aja" ucap Om Ben sambil meremas bokong sang istri


"Awww....."


"Kenapa sayang?"


"Kaget mas"


"Hahaha......sayang angkat satu kaki kamu de arah bathub nya aku mau main dari belakang"


"Mas ini di kamar mandi loe "


"Kenapa memang nya? orang kamu pecah perawan pertama kali saja di kamar mandi,kamu masih ingat kan" ucap Om Ben sambil membalikkan tubuh sang istri

__ADS_1


"Hmmmmp...aahhh...." Nia mendesah saat sang suami memasuki benda tumpul nya di dalam milik Nia.


Om Ben melakukan nya dengan hati-hati takut menyakiti sang istri.


__ADS_2