Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
terjebak


__ADS_3

"Mama kelewatan! kalau sampai terjadi apa-apa pada kandungan Carla siapa yang bertanggung jawab ma" ujar Rendy marah


"Maaf kan mama Ren,mama nggak tau Carla hamil kamu juga suaminya tidak bilang kalau Carla hamil kan!"


"Ya a-ku juga tidak tau ma, Carla be-lum ngomong apa-apa sama aku tentang kehamilan nya" alasan Rendy


"Maafin mama Ren,mama menyesal sudah mau mencelakai cucu mama sendiri,maaf Ren mama mengaku salah,mama janji akan memperlakukan Carla dengan baik"


"Ma,aku hanya ingin mama tidak egois ma,jangan mementingkan diri mama sendiri! aku punya kehidupan ma jadi tolong hargai keputusan ku"


"Ya maaf kan mama,nanti mama yang akan merawat Carla,Ren. kamu tenang saja mama janji akan berubah"


"Terserah mama aku pusing jika tiap hari harus mendengar keributan antara mama dan Carla" ucap Rendy meninggal kan mama nya masuk kedalam kamar.


Rendy tak melihat Carla padahal tadi dia membaringkan Carla di ranjang ke mana istri pura-pura nya itu, Rendy mencari ke kamar mandi tetap tidak ada, Rendy mulai panik sejak di rumah sakit tadi sikap Carla berubah menjadi diam apa dia marah pada mama Veni pikir Rendy, Rendy berjalan ke arah lemari pakaian untuk mengecek masih ada apa tidak barang-barang Carla tapi sekilas melihat bayangan Carla di jendela balkon Rendy segera ke sana,dia melihat Carla menangis.


"La,kamu nangis?" tanya Rendy mendekat sedangkan Carla segera menghapus air mata nya.

__ADS_1


"Cuma kelilipan mas" jawab Carla pelan sambil terus menyeka air mata nya.


"Jangan bohong"


"Iya mas,cuma kangen papa saja"alasan Carla


"Kenapa di luar la? kondisi kamu masih lemah la, tidak baik" ujar Rendy mengingat kan


"Mas, tolong lepaskan aku!" pinta Carla membuat Rendy terdiam sejenak


"Mas....aku mohon lepaskan aku mas biarkan aku pergi dari sini"


"Entah lah yang jelas aku ingin menghilang mas dari kehidupan ini,aku lelah"jawab nya lemah


"La, kamu marah dengan mama? jika ia mama sudah mengakui kesalahannya dan berjanji akan berubah"


"Tidak mas, tidak sama sekali aku tidak marah dengan mama,aku hanya ingin sendiri saat ini mas,aku butuh waktu untuk menenangkan diri"

__ADS_1


"La,kita sudah terlanjur menjalani sandiwara ini dan sekarang mama tau nya itu anak aku la"


"Tapi aku nggak bisa bohong lagi mas,aku takut jika mama kamu tau! mungkin aku akan menerima perlakuan lebih dari ini"alasan Carla


"La,kalau kamu nggak bicara nggak akan ada yang tau,yakin sama aku bantu aku la,hanya sebentar lagi"


"Mas kamu nggak kenal aku dan keluarga ku, kita terjebak dalam situasi yang begitu cepat,aku saat itu kalut mas nggak tau harus mengadu dengan siapa jadi aku memutuskan nya dengan singkat"


"Dan sekarang kamu punya uang untuk mengganti semua nya! tidak kan? jadi selesai kan saja sandiwara ini la"


Carla memikirkan satu hal jika mama nya tau dimana dia saat ini sudah pasti Rendy akan jadi bulan-bulanan mama nya dan bisa saja mama nya yang akan membongkar siapa ayah dari anak yang dia kandung pada mama Rendy karena Carla tau watak mama Dina akan menghalalkan segera cara demi uang.


Carla menghela nafas panjang dia bingung harus bagaimana saat ini.


"Biarkan aku sendiri dulu mas" ujar Carla


"Oke,tapi jangan bertindak aneh-aneh la kamu sedang hamil meskipun itu bukan anak ku setidaknya sesama manusia aku harus mengingat kan"ucap Rendy dan di anggukki Carla pelan.

__ADS_1


Rendy segera pergi dia bukan egois tapi saat ini sandiwara nya dan Carla sudah terlanjur jauh,jika jujur mama nya pasti akan kecewa dan menikah kan nya langsung dengan Dena sementara Bianca perempuan yang dia cintai.


__ADS_2