
"Mama nggak suka ya perlakuan istri kamu itu Ren,mama sedang bicara dia malah masuk kamar, istri macam apa itu Ren" adu mama Rendy pada Rendy yang baru pulang kerja.
"Ma,, sudah lah kami baru menikah ma mungkin Carla belum terbiasa dengan mama lagi pula mama mungkin juga terlalu memaksa Carla"
"Ren,hanya karena perempuan itu kamu jadi marah-marah dengan mama!"
"Ma bukan begitu maksud ku, tidak ada yang marah sama mama" ujar Rendy mulai melunak
"Ma,Carla baru bertemu mama jadi belum tau sifat dan watak mama jadi tolong lah mama juga mengerti dia ma"
"Mama tidak suka kamu menikah dengan perempuan yang tidak tau asal-usul nya"
"Mama selalu saja begitu ma, dengan Bianca mama juga tidak suka dengan Carla mama juga tidak suka jadi aku harus bagaimana ma"
"Ya ceraikan dia,nikahi Dena"
"Ma, tidak semudah itu membolak-balikkan perasaan,aku dan Dena tidak saling mencintai ma"jelas Rendy
"Terserah mama nggak suka perempuan ini" tegas mama Rendy lalu pergi membuat Rendy mengusap wajah nya kasar,mama nya selalu saja egois dengan permintaan nya sendiri.
Tiba-tiba ponsel Rendy berbunyi, lelaki tampan ini melihat siapa yang menghubungi nya ternyata kekasih nya Bianca, Rendy segera masuk ke arah kamar nya tetapi pintu terkunci, untung saja dia membawa kunci cadangan karena tadi Carla mengingat kan nya kalau dia mengunci pintu dari dalam Rendy buka sendiri dari luar.
"Iya sayang"
"Kenapa lama sekali sih angkat telpon nya beb"
__ADS_1
"Ini baru pulang kerja,kenapa?"
"Aku mau ngabarin kalau liburan semester ini aku nggak bisa pulang beb,kalau kamu nggak sibuk kamu aja yang kesini ya"
"Clek" terdengar pintu kamar mandi terbuka,Carla keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk putih yang menutupi tubuh nya, bumil ini kegerahan jadi dia baru saja selesai mandi.
"Mana bisa sayang ak-u"Rendy menatap Clara tanpa berkedip,dia lelaki normal di suguhkan wanita cantik yang setengah telanjang membuat nya menelan saliva.
"Beb,kamu masih di situ?"
"Hallo!!!"
Clara melihat Rendy yang menatap nya penuh nafsu membuat nya bingung ingin teriak malah akan membuat sang mertua datang jika tidak teriak bagaimana cara mengusir Rendy keluar.
"Iy-a say-ang aku masih di si-ni"
"Nanti aku hubungi kamu lagi ya,ada mama di sini" ujar Rendy masih terus menatap Carla yang berjalan cepat ke arah lemari pakaian nya.
"Kapan mama kamu datang?" tanya Bianca tapi Rendy segera mematikan ponsel nya.
Carla cepat-cepat memasang baju nya membuat suasana menjadi canggung,ini yang di takutkan Carla jika mereka satu kamar tapi mau bagaimana lagi karena permainan nya sudah seperti ini.
"Bagaimana kabar mama ku mas?" tanya Carla setelah semua pakaian nya terpasang
"Baik, perkembangan nya juga bagus"
__ADS_1
"Apa mama mencari ku?"
"Tidak!! beliau masih menikmati sakit nya barang kali"jawab Rendy asal membuat Clara mengerutkan keningnya tidak mengerti maksud Rendy
"Maksud nya mungkin mama kamu sedang fokus pada penyembuhan nya"ujar Rendy
"Kamu kenapa dengan mama?"
Carla menghela nafas berat
"Mama kamu nyuruh aku beres-beres rumah kamu,kamu pikir deh rumah sebesar ini mana aku bisa beresin nya,mana minta aku masak lagi"
"Maaf ya,mama udah marahin kamu"
"Dari mana kamu tau kalau mama marahin aku?"tanya Carla
"Aku tau siapa mama la,dia akan lakukan apapun jika dia tidak suka"
"Kenapa kamu nggak jujur aja kalau kita nggak nikah"
"Mana bisa la, yang ada hari ini juga aku di nikahin sama Dena"
"Aku juga nggak bisa mas kalau tiap hari di omelin mama kamu"
"Sabar la palingan mama di sini juga semingguan,mama orang nya nggak akan betah di sini lama-lama"
__ADS_1
"Seminggu tapi rasa satu tahun" oceh Carla.