Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda
Di rumah


__ADS_3

"Sudah beberapa lama kamu menikah dengan Rendy?"


"Ba-ru beberapa bulan ma"


"Kamu tau makanan kesukaan Rendy apa?"tanya sang mertua lagi dan di jawab gelengan oleh Carla


"Kamu tau masak?"lagi-lagi Carla menggelengkan kepalanya memang selama ini dia tidak tau masak dan tidak pernah mencobanya.


"Sudah ku duga perempuan seperti mu pasti cuma bisa menghabiskan uang Rendy,Beres-beres rumah kamu bisa?"


"Bi-sa sedikit ma" jawab Carla pelan,dia benar-benar takut dengan tatapan tajam sang mertua bohongan nya ini.


"Lalu pekerjaan mu apa saja di rumah ini? tidur-tiduran saja dan membuntuti kemana Rendy pergi! enak bener jadi kamu ya, fasilitas mewah kerja nggak ada, kamu pikir semua yang di dapat kan Rendy ini dengan mudah! atau kamu hanya ngincer harta Rendy saja,ia kan ngaku?"cecar mama Rendy

__ADS_1


Clara hanya diam saja dia bingung mau menjawab apa karena dia terjebak di rumah ini juga karena Rendy, dua kali menikah Carla tidak pernah merasakan memiliki mertua,Mama Fahmi tak pernah ikut campur dengan rumah tangga mereka dan mama Pieters dia tidak tau di mana rimba nya sekarang dia di hadapi dengan mama bohongan yang rasanya lebih galak dari pada mama nya sendiri membuat Carla mati kutu dan tak memiliki keberanian untuk melawan.


"Jawab kenapa diam saja"


"Yang mana dulu yang mau di jawab ma?" tanya Carla bingung


Mama Veni menghela nafas berat melihat Carla dia tidak mau Rendy menikah dengan perempuan lain selain anak sahabat nya Dena karena dia sudah berjanji akan hal itu pada sahabat nya tapi sekarang dia menemui Rendy yang sudah menikah membuat nya ingin Rendy menceraikan Clara.


"Hari ini kamu harus masak yang enak dan bereskan seisi rumah ini"


"Saya tidak mau tau kamu harus mengerjakan nya,itu suatu bentuk kamu pantas atau tidak menjadi menantu saya, meskipun kalian sudah menikah belum berarti kamu bisa masuk di keluarga saya karena ada syarat-syarat yang harus kamu lewati,jangan mau jadi nyonya saja!" potong mama Rendy ketus membuat Clara terdiam, Bagaimana caranya dia bisa mengerjakan semua nya,hal yang tidak pernah dia lakukan sebelum nya ternyata mertua kejam bukan hanya ada di sinetron saja sekarang dia sedang menghadapi nya bagaimana jika dia menikah sungguhan mungkin Clara akan pingsan tiap hari di hadapi dengan mertua seperti ini, sungguh benar-benar dia mencampakkan sebuah berlian saat bersama Fahmi dulu pikir nya.


"Ayo kerjakan jangan diam saja berdiri di situ,"mama Veni sedikit mendorong Carla kebelakang

__ADS_1


Carla yang melihat tumpukan piring membuat perutnya mual


"Huek....huek"


"Hey...kenapa kamu? kamu mengejek saya"


"Buk-an ma, sa-ya"


"Tidak terbiasa melihat tumpukan piring atau mau berbohong kalau kamu sedang hamil agar saya kasihan dan tidak jadi menyuruh kamu!! jangan harap saya berbaik hati begitu cepat kerjakan" bentak mama Veni


"Iy-a ma" jawab Carla dengan sedikit menitikkan air mata,ntah kenapa keberanian Carla menghilang saat ini,dia lebih suka mewek dari pada melawan.


"Nangis!! kamu nangis di suruh cuci piring nangis! anak yatim piatu saja kamu belagu,dulu sebelum nikah sama Rendy apa kerjaan kamu? kantoran? atau kamu penyanyi kafe? oh saya tau mungkin kamu tidak bekerja karena hobby nya menggaet lelaki kaya raya"ujar Mama Vena membuat Clara tersinggung dan menghentak kan kaki nya kecil lalu segera pergi.

__ADS_1


"Hey mau kemana kamu,jangan kurang ajar kamu Ra,anak saya yang memberi kan kamu makan di rumah ini jangan belagu" pekik mama Vena tapi tak di perduli kan Clara dia masuk ke dalam kamar dan menguncinya, dia lebih memilih di kamar dari pada meladeni mama Rendy, terserah Rendy mau marah pada nya toh mereka bukan suami istri pikir Clara.


"Kenapa aku harus terjebak di sini, rumah mewah tapi ada singa nya" kesal Clara


__ADS_2